Misteri Kematian di Kota Hema
pinta Bima dengan raut wajah yang puas.
“Dih ... satu semprot doang? Ogah, mending mandi sekarang.”
“Gue kasih sama botol-botolnya,” paksa Bima.
“Plus pomade gue,” timpal Athur.
“Rugi bandar, mending nggak usah. Sorry bos, harga diri di atas segalanya,” desis Aldo.
“Tambahin satu juta, Bim.”
“Kecil,” tukas Bima, seraya mengeluarkan dompet di saku celana. "Tambah, lo harus buat gue jadian sama Alana."
Hot Chapters