Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hasrat dalam Gelapnya Bioskop

Hasrat dalam Gelapnya Bioskop

"Enak nggak?" "Hmm... suamiku saja nggak pernah memperlakukan aku seperti ini!" Malam itu, di sebuah bioskop privat, aku sengaja menggoda suamiku, membiarkan tangannya yang besar meraba pinggang dan bokongku. Namun, ketika menoleh, aku baru menyadari bahwa aku salah orang, dia ternyata pria asing. Pria itu bahkan lebih perkasa daripada suamiku, dan berhasil menaklukkan aku sepenuhnya...
Cerita Pendek · Gairah
82.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Menikah dengan Cinta Pertama

Menikah dengan Cinta Pertama

Aku dan James bersama-sama menghadiri reuni dan ditanya kapan menikah. “Belum memikirkannya.” “Tanggal 11.” Kami berdua menjawab bersamaan. Dia tiba-tiba menatapku dengan pandangan bingung dan mempertanyakan. Mengabaikan pandangannya, aku memalingkan wajah dan menjelaskan dengan serius pada teman-teman: “Aku akan menikah pada tanggal 11 nanti, silakan hadir.” Aku tahu apa yang ingin dia tanyakan, setelah delapan tahun berpacaran, dia tidak pernah membahas soal pernikahan denganku. “Bukankah kita bilang untuk menunda soal pernikahan? Apa maksudmu sekarang ini?” Dia menarik aku ke sudut dengan wajah marah, aku melepaskan jarinya yang memegang tanganku. “Kamu tunda saja, aku tetap menikah.” Dia sudah bosan denganku, memilih perempuan muda, mengira bisa menyembunyikannya dengan baik. Untungnya, orang yang akan aku nikahi, bukan dia.
Baca
Tambahkan
Jebakan Kemenangan

Jebakan Kemenangan

Hatiku benar-benar hancur, saat mengetahui putriku terlibat dalam prostitusi. Aku tidak bisa membayangkan putri kecil yang selama ini kuanggap seperti permata berharga, ditindih di bawah pria paruh baya yang menjijikkan. Bahkan membayangkannya saja sudah sangat menyakitkan.
Cerita Pendek · Gairah
2.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Setelah Dua Kali Dikhianati, Aku Dinikahi Sang Penguasa

Setelah Dua Kali Dikhianati, Aku Dinikahi Sang Penguasa

Di meja makan, salah satu sahabat suamiku tiba-tiba berbicara dalam Bahasa Italia. “Tiga tahun lalu, demi membantu Liora mendapatkan surat damai dari Amara, kamu menikahi Amara dengan pesta yang megah. Selama ini aku melihat sendiri, Amara makin lama makin peduli padamu. Tapi kamu masih saja terus membohonginya. Jelas-jelas itu pil KB, tapi kamu bilang obat depresi. Kamu nggak takut, kalau suatu hari dia tahu kebenarannya… hatinya akan hancur?” Suamiku tersenyum pahit, wajahnya dipenuhi kerumitan. “Seorang anak yang nggak diharapkan, nggak perlu lahir ke dunia. Soal Amara… selama dia nggak mengganggu kebahagiaan Liora, aku akan menepati janjiku, melindunginya seumur hidupku.” Tak ada yang tahu, demi bisa mengikuti langkah suamiku, aku sudah menguasai Bahasa Italia sejak lama. Aku berdiri di ambang ruang tamu. Bekas ciuman masih membekas di leherku. Tanganku menggenggam obat yang katanya “obat depresi”, padahal… Tubuhku membeku. Jadi… semua rasa yang suamiku tunjukkan padaku hanyalah kebohongan semata. Yang kukira sebagai penyelamatan, rupanya hanya tipu daya yang direncanakan dengan rapi. Kalau begitu, aku memilih untuk merelakan mereka semua.
Cerita Pendek · Romansa
19.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sweat & Secrets: A Married Woman's Stir

Sweat & Secrets: A Married Woman's Stir

"Ah… Slow down… My husband hasn't even ended the call yet…" I slump on the floor with my butt raised high. As I listen to my husband's instructions, I continue to shift positions every now and then. Meanwhile, the gym trainer has one hand latching onto my hip while smacking my butt heavily with the other. Under my husband's instructions, he thrusts forward heavily…
Cerita Pendek · Steamy
2.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Chaos at the Concert

Chaos at the Concert

"Please, stop pushing. I can't take this anymore." The concert venue is packed tight. A man behind me keeps pressing into my backside. I'm wearing a mini skirt today with a thong underneath, and it only makes the situation worse. He lifts my skirt and presses himself against my hips. As the atmosphere heats up, someone in front of me slams into me, and I stumble back a step. My body stiffens as I feel like something just slid inside me.
Cerita Pendek · Steamy
35.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
You Are My Remedy

You Are My Remedy

No one knew that I was a sex addict until the company's team building exercise. I had forgotten to bring my medicine along for that night and was assigned to a tent with a male colleague. I was in tears as I climaxed right before his eyes, and now that there was no turning back, my impulses spiralled further away from control…
Cerita Pendek · Steamy
25.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Keperkasaan Sang Mertua

Keperkasaan Sang Mertua

"A... Ayah Mertua, ja... jangan gini, ini... ini sangat memalukan." Ayah mertua menahanku di depan jendela besar, dia mengangkat salah satu kakiku dengan satu tangan, sementara tangan lainnya menekan dan meremas payudaraku dengan kuat. "Apa yang memalukan? Lihat orang-orang di bawah sana, betapa mengasyikkannya ini."
Cerita Pendek · Gairah
88.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Di Antara Pacarku dan Janda

Di Antara Pacarku dan Janda

Setelah kembali bersama dengan Rolex, aku tidak lagi peduli ke mana dia pergi, bahkan membiarkannya memberikan seluruh tabungan kami kepada Chellyn. Sepertinya dia menyadari sesuatu. Sebelum sekali lagi meninggalkanku untuk menemani Chellyn, dia berkata, "Chellyn besok akan pergi ke luar negeri. Setelah itu, dia nggak akan kembali lagi. Setelah dia pergi, kita akan nikah." Aku menanggapi dengan asal. Bagaimanapun juga, aku pun akan pergi.
Baca
Tambahkan
Janji Pernikahan yang Tak Pernah Terwujud

Janji Pernikahan yang Tak Pernah Terwujud

Aku hanya mengungkit tentang dekorasi lokasi pernikahan, tetapi cinta pertama tunanganku langsung menangis dan berlari keluar. Alexander menamparku hingga aku tersungkur di lantai. Dia menggertakkan giginya dengan penuh kebencian. "Melinda, kamu begitu nggak sabar buat nikah? Kamu begitu takut nggak ada yang mau nikahi kamu, makanya kamu nggak berhenti paksa aku menikahimu? Pernikahan kita seminggu lagi ditunda saja dulu!" Aku menutupi wajahku, tetapi hatiku tetap tenang. Termasuk kali ini, dia telah menunda pernikahan kami delapan kali. Aku menunggunya dari usia 28 hingga awal 30-an, tetapi masih tidak mendapat jawaban. Jadi, kali ini aku mengemas barang-barangku dengan sangat tenang dan memilih untuk pergi. Sebenarnya, pernikahan ini juga tidak harus terjadi.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
454647484950
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status