LOGINDi meja makan, salah satu sahabat suamiku tiba-tiba berbicara dalam Bahasa Italia. “Tiga tahun lalu, demi membantu Liora mendapatkan surat damai dari Amara, kamu menikahi Amara dengan pesta yang megah. Selama ini aku melihat sendiri, Amara makin lama makin peduli padamu. Tapi kamu masih saja terus membohonginya. Jelas-jelas itu pil KB, tapi kamu bilang obat depresi. Kamu nggak takut, kalau suatu hari dia tahu kebenarannya… hatinya akan hancur?” Suamiku tersenyum pahit, wajahnya dipenuhi kerumitan. “Seorang anak yang nggak diharapkan, nggak perlu lahir ke dunia. Soal Amara… selama dia nggak mengganggu kebahagiaan Liora, aku akan menepati janjiku, melindunginya seumur hidupku.” Tak ada yang tahu, demi bisa mengikuti langkah suamiku, aku sudah menguasai Bahasa Italia sejak lama. Aku berdiri di ambang ruang tamu. Bekas ciuman masih membekas di leherku. Tanganku menggenggam obat yang katanya “obat depresi”, padahal… Tubuhku membeku. Jadi… semua rasa yang suamiku tunjukkan padaku hanyalah kebohongan semata. Yang kukira sebagai penyelamatan, rupanya hanya tipu daya yang direncanakan dengan rapi. Kalau begitu, aku memilih untuk merelakan mereka semua.
View MoreMendengar semua yang kukatakan, Rafael hanya bisa berdiri terpaku di tempat.Detik berikutnya, dia langsung menggenggam pergelangan tanganku, menarikku masuk ke dalam pelukannya secara paksa.Suara seraknya bergetar seakan menahan emosi.“Amara, kita pasti masih bisa bersama. Kamu pernah bilang akan mencintaiku selamanya.”“Kita bisa punya anak… keluarga kecil kita pasti akan sangat bahagia…”Mendengar itu, aku tak bisa menahan tawa yang keluar begitu saja.“Rafael, kamu masih ingat nggak?”“Kamu sendiri pernah bilang… anak yang nggak diharapkan ayahnya, hanya akan hidup sengsara.”“Dan sekarang kamu malah bilang ingin punya anak denganku?”“Dulu… waktu kamu diam-diam menukar obat antidepresiku dengan pil KB, pernah nggak kamu mikir… kalau aku, sebagai seorang wanita, juga punya hak untuk ingin punya anak?”“Saat kamu menulis nama wanita lain di ruang kerjamu, pernah nggak kamu bayangkan… betapa sakitnya hati ini?”Kalau kata maaf bisa menyembuhkan segalanya, mungkinkah luka yang perna
Kemarahan netizen membara tanpa henti.Tak butuh waktu lama, mereka mulai memboikot semua produk Dirgantara Group. Saham perusahaan pun anjlok, aliran dana nyaris terputus total.Baru kemudian publik sadar, kisah cinta menghebohkan yang dulu diumumkan ke seluruh dunia, hanyalah tirai penutup untuk menyembunyikan keberadaan wanita lain.Dalam waktu singkat, Dirgantara Group limbung. Saham terus merosot hingga menyentuh titik terendah. Kebangkrutan tinggal menunggu waktu.Di tengah kekacauan itu, para pemegang saham tak punya pilihan lain selain bersatu mencopot Rafael dari posisi CEO. Drama itu pun perlahan mereda.Namun sayangnya, nasib Liora tak seberuntung itu.Video percobaan bunuh dirinya dianalisis frame demi frame, membuktikan dia perenang ulung yang bahkan tanpa bantuan bisa berenang dan terapung dengan mudah.Namun saat ibuku melompat ke air untuk menyelamatkannya, dia malah berpura-pura panik.Dia merobek pelampung ibuku, mendorong ban penyelamat menjauh, berulang kali menekan
Tiba-tiba saja, berbagai rumor liar mulai menyebar ke mana-mana.Banyak yang percaya bahwa serigala berbulu domba di sekitarku perlahan-lahan mendorongku masuk ke dalam jurang depresi... sampai akhirnya aku memilih mengakhiri hidupku sendiri.Saat aku berada di luar negeri mengetahui semua itu, tanah airku sudah melewati pergantian tahun baru.Ya, aku belum mati.Sejak memutuskan bercerai, aku sudah menghubungi sebuah agensi khusus untuk memalsukan kematianku.Melihat berita-berita itu, aku hanya menanggapinya dengan pandangan datar.Perasaanku padanya sudah benar-benar mati.Kini, yang aku inginkan hanya satu——melihat mereka hidup dalam penderitaan.Lebih baik kalau mereka musnah sekaligus.Mungkin kematian ibu takkan pernah bisa terbalas, tapi aku akan menggunakan kekuatan moral dan opini publik agar mereka menanggung penderitaan sepanjang hayat.Musim dingin di Islanda sangatlah keras.Malam yang panjang membuatku kesepian, tapi entah kenapa, aku merasa semua itu sangat cocok dengan
[Aku menghabiskan seluruh hidupku mengejar kebahagiaan yang begitu kubanggakan. Tapi nyatanya, semua itu hanyalah mimpi semu—sebuah lelucon yang menyakitkan.Surat damai darimu sudah kubaca. Ditulis dengan indah... namun penuh ejekan pedih terhadap pernikahan ‘sempurna’ yang selama ini kubanggakan.Selamat tinggal.Jangan rindukan aku.]Sebenarnya aku sudah lama tahu kalau pernikahan ini hanyalah sandiwara yang terancang rapi.Saat dia membaca surat wasiatku, wajahnya seketika berubah pucat pasi.Kata ‘selamat tinggal’ menusuk matanya seperti duri yang menancap langsung ke jantungnya.Begitu menusuk. Begitu menyakitkan.Air matanya pun tumpah tanpa kendali.Tubuhnya gemetar, lalu limbung jatuh ke lantai.Dengan suara lirih yang nyaris terdengar seperti rintihan, dia bertanya pada polisi, “Di mana... di mana jenazah istriku?”Petugas membawanya ke kamar jenazah.Tubuh itu sudah membusuk dan nyaris tak bisa dikenali. Tapi pakaian yang dikenakannya... persis seperti milikku.Rafael tak sa


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews