Misunderstanding
sentak Ara yang jantungnya masih berdebar kencang, khawatir Bion kenapa-kenapa setelah berkelahi dengan teman sekolahnya.
"Maaf, Kak. Aku enggak akan ulangi," janji Bion dengan wajah tertunduk.
Ara mendesah lelah. "Lagian kenapa, sih, berantem segala? Biar kamu kelihatan jagoan, gitu? Inget, Bion. Enggak ada siapa-siapa yang perhatiin kita. Jadi kamu enggak perlu bikin ulah!"