Elegi
tanyanya ketika menatap Laksmi.
"Itu adalah penebusan dosamu," jawab Sang Sura, dan Aksa lekas membaca tulisan di lembar bambu itu.
"Satu permata penghubung kedua jiwa, bagaikan mata rantai yang berkelindan sakral menandai tiga memori dalam sembilan dunia. Terpecah oleh empat arah mata angin di lima benua berbeda dengan enam musim dan tujuh samudra. Ialah afeksi terkutuk akan delapan gugusan bintang, pada keabadian yang tidak kekal." Aksa berkedip beberapa kali setelah membaca tulisan itu. Ia kemudian menatap sepasang Sura di hadapannya secara bergantian. "Apa maksud dari semua ini? Apa maksud penebusan dosa dan sebuah tujuan yang kalian bicarakan? Aku tidak mengerti."
Hot Chapters