Satria Roh Suci
Tidak berhenti di sana, gelombang pukulan yang diiringi oleh energi tinju berwarna merah tua dan berkilat, langsung menghantam tanah.
Getaran yang kuat terjdi, tapi ini belum berhenti begitu saja. Energi pukulan it uterus melaju sampai meretakan tanah di sana, lalu menekan sampai beberapa lapis tanah.
Booom.
Ledakan terdengar lagi, tapi kali ini gelombang kejut bertekan besar pecah ke segala arah, laksana sebuah gelembung air yang pecah.
“Rawai Tingkis!” teriak Rawas Kalat, “aku telah menyelesaikan misiku, sekarang lakukanlah apa yang kau mau, hajar orang bodoh itu!”
Hot Chapters