Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ESCAPE

ESCAPE

tanya Kevin membuat Ranti tersedak karenanya dan dengan sigap Kevin menyodorkan segelas air kepada gadis itu. “Soal itu, memang aku tak sengaja meninggalkan ponselku dirumah,” jawab Ranti dengan sesekali menepuk-nepuk dadanya sehabis minum. “Apa orangtuamu bertengkar lagi tadi pagi?” dengan hati-hati Kevin bertanya dan Ranti pun mengangguk dan kembali merasa sedih. “Sepertinya mereka akan segera bercerai,” ucap Ratih dengan sesekali mengelap air matanya yang mulai membasahi wajah.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as close close
Read
+Library
Pulang

Pulang

Sementara itu Yotta keluar menutup semua jendela dan pintu yang terbuka, gadis muda itu dengan enggan tapi tetap memaksa diri untuk membereskan rumah yang terlihat begitu berantakan. Waktu berlalu begitu cepat, si kembar juga sudah terlihat rapi, di rumah itu hanya ada sebuah televisi yang dapat menghibur mereka, tidak seperti anak-anak lain yang sibuk bermain ponsel, mereka tidak memiliki benda itu dirumah.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as close close
Read
+Library
Kesendirian

Kesendirian

“Ma, sudah dulu ya. An, mau mandi dulu tidak terasa sudah sore saja.” “Ok, An, next time. See you, An.” “See you too, Ma.”
102.2K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as close close
Read
+Library
U

U

Bip. Samar terdengar suara sambungan telepon yang terputus. 'Huft...' "Dunia begitu sempit, ya." gumam seorang pria sambil menatap layar laptopnya. Layar laptop yang tengah menampilkan sebuah foto seorang pria berseragam SMA. Pria pemilik laptop tersebut sedikit menyunggingkan senyum menatapnya. Setelah itu dia merebahkan kepalanya di sandaran kursi dan mengingat masa lalu.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as close close
Read
+Library
PLAYER

PLAYER

Baru saat Ervin berbalik badan untuk berjalan ke ujung lorong di mana toilet berada, matanya bertumbukan dengan sepasang mata hazel milik Arla. “Ervin.” Ervin hanya mengangguk singkat dan tersenyum tipis untuk menjawab sapaan Arla. “Boleh bicara bentar, Vin?” “Cafenya udah mau tutup,” jawab Ervin dingin. “Jam sepuluh kok tutupnya, ini masih jam sembilan.” Ervin mengalah. Tidak, lebih tepatnya ia dikalahkan tatapan mata hazel itu. “Mau ngomong apa?” tanya Ervin setelah menarik kursi terdekat dan memosisikannya di dekat Arla.
1038.6K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as close close
Read
+Library
Back To Home

Back To Home

2025 “Anin, bangun Nin.” Aku membuka mata setelah Nanda mengguncang badanku pelan. “30 menitan lagi kita nyampe. Kamu mau nyegerin wajah dulu gak? Nanti kita berhenti di minimarket terdekat ya.” Aku menggumam iya dan melihat Nanda berbalik ke depan, mengatakan kalimat yang sama kepada Fatih yang memegang kemudi.
580 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as close close
Read
+Library
REINKARNASI

REINKARNASI

Tak pakai basa-basi si Kakek tua segera memberikan mereka kain bersih untuk mengelap muka dan juga bajunya yang basah. “Iya nih, Kek, hujannya deras sekali. Mmm, tapi ngomong-ngomong kenapa tadi kami lihat warung ini tutup dan sekarang tiba-tiba buka?” ucap Buana langsung tanpa banyak basa-basi lagi.
9.946.7K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as close close
Show Reviews (71)
Read
+Library
Gladys Shanum
Cara penulis menyampaikan cerita berlatar kerajaan Kahuripan lalu lompat ke masa 600 tahun mendatang itu, kereeen. Perlu riset pustaka nih untuk dapat setting kerajaannya. Ditunggu uploadnya lagi, Thor.
Marion D'rossi
Kak, ceritanya bagus dan lain dari yang lain. Sebuah cerita di zaman kerajaan yang begitu menggugah selera. Konflik di awal cerita adalah langkah tepat yang Kakak lakukan untuk membuat pembaca tergugah dan ingin terus mengetahui kisah selanjutnya. Dari segi plot, sebenarnya cerita Kakak ini berat
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status