Cinta dan Dosa
Perasaan Bisma sedang campur aduk saat ini, antar kembali mengkonsumsi obat-obatan terlarang lagi atau tidak.
“Gak! Gue harus belajar berubah demi Melati.” Bisma menggelengkan kepalanya. Dia sudah bertekad untuk tidak mengkonsumsi barang haram tersebut, untuk alkohol pun sudah Bisma kurangi kadarnya, dan hanya Rokok yang belum bisa Bisma jauhi. Rokok bagaikan candu untuknya.
Bisma melajukan mobil dengan keadaan gelisah, sesekali dia meremasi bagian dada sebelah kirinya. Akhir-akhir ini dia sering sesak, efek dari terlalu memikirkan Melati, pikirnya.