AJUDAN SELEMBE
Fahreza dan teman-temannya melenggang menuju pintu utama, di mana beberapa pria berbadan tinggi besar tengah berjaga.
Fahreza memindai sekeliling. Dia merasa lega, karena banyak wajah Asia yang turut menghadiri pesta itu. Hingga kehadiran tim Indonesia tidak terlihat menonjol dan mencurigakan.
Sementara di mobil, Aditya mengambil tas dari bagasi. Dia membuka tas itu dan mengambil kacamata baca, kumis dan janggut palsu. Aditya berpindah lagi ke kursi depan. Dia memasang semua atribut sambil bercermin, kemudian dia mengecek arloji di tangan kiri.