Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LOVERS AT CHRISTMAS EVE 1

LOVERS AT CHRISTMAS EVE 1

Daniel and Stefany had been friends since childhood. They seemed inseparable, always spending time together, playing and having fun to create beautiful memories that they would remember in their adulthood. Especially when Christmas arrived, Daniel and Stefany always made appointments to meet at an old church in the village to spend Christmas Eve together by playing snowball fights, lighting fireworks and creating snowmen. As teenagers, they became more intimate and the seeds of romance began to emerge between them. However, because they were comfortable with a very close friendship. It made Daniel and Stefany deliberately keep their feelings of affection in their respective hearts.
10585 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as fate grand order game
Read
+Library
Tinta Merah Takdir yang Terhapus

Tinta Merah Takdir yang Terhapus

Aku hidup lagi. Di detik kesadaran itu, aku bingung untuk tidak merasa bahagia atau harus merasa bahagia, karena mengulang waktu dan kini merasa terhantam rasa malu yang menusuk hingga ke tulang dimasa lalu. Aku, Eleanora de Villon, putri dari keluarga Duke Villon, telah mati di kehidupan sebelumnya di tangan pria yang kucintai—Putra Mahkota. Alasannya sederhana sekali "Aku kejam" Setiap air mata wanita yang kusebabkan, setiap hinaan yang kuucapkan, setiap langkah manipulatif yang kuambil—semua itu adalah Tinta Merah Takdir yang kini kulihat dengan mata kepedihan. Aku berhak dibenci. Aku pantas mati. Kesempatan kedua ini, seperti anugerah untuk memperbaiki takdirku, namun perasaanku t
103.3K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as fate grand order game
Read
+Library
Catatan Usang

Catatan Usang

“Dek, tolong catat semua hadiah yang udah aku kasih ke kamu. Bonnya ada di tasku!” “Catat lagi?” “Iyalah kita harus menghemat. Pengeluaran dan pemasukan harus ada notanya. Tidak boleh kita pakai berlebihan sehari hanya boleh 70 ribu. Tidak boleh lebih.” Tak ada sahutan dari istriku malah menatap lurus dengan pandangan kosong. Aku mendekat untuk memastikan dia mendengarnya atau tidak. “Kau dengar tidak, Dek?” Baru saja kau ingin menyentuh pundaknya. Prily sudah lebih dahulu berjalan menghindar. “Hmm,” sahutnya tak acuh. Bahkan barang-barang yang kuberikan sebagai hadiah ulang tahun pernikahan kita saja dia abaikan. Bukankah dia pernah bilang menginginkan long dress dengan berwa
1013.6K viewsCompletedAdded to Library 286 Times as fate grand order game
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status