KARMA
RENA ARIANAkarma is realkucarikaryakarma does exist
jelasnya lagi.
"Oh iya, Pa. Terimakasih banyak. Kalau begitu saya duluan ya, Pa," pamitku. Bapa itu hanya mengangguk.
🌟
Sepuluh menit kemudian, aku pun telah tiba di depan warung pecel Rara. Meski disebut warung, tapi tempat ini lebih tepat jika disebut rumah makan pecel Rara. Kurang cocok kalau warung. Karena tempatnya sangat bagus. Kutengok di seberang jalan, tampak perusahan ABL yang berdiri dengan gedung yang menjulang tinggi nan megah. Aku tahu pemilik gedung besar itu. Siapa lagi kalau bukan calon suami yang sangat aku cinta. Ya, aku sangat dan sangat menyukainya. Perhatiannya, tutur katanya, keromantisannya, semuanya yang ada pada diri calon suamiku, aku sangat mencintainya. Belum la
人気のチャプター