Suami Misteriusku
Halaman itu bukan lagi menjadi taman yang seharusnya indah dengan banyak ditumbuhi tanaman bunga. Melainkan tempat tertanamnya banyak jasad wanita yang Tristan nikahi.
Pengeras suara di tempat itu bukan lagi berfungsi untuk menyerukan panggilan ibadah. Benda tersebut seolah telah beralih fungsi menjadi alat untuk mengumumkan kematian istri Tristan.
Ironis, kejadian berulang, kematian setelah pernikahan, tak lantas membuat orang-orang curiga. Kecuali diriku.
Semakin dibiarkan semakin banyak jasad tertanam itu bertambah. Rasa penasaran kian melambai, hingga aku sadar, bahwa aku harus menghentikan semua kegilaan ini.
Aku, Sophia. Memberanikan diri masuk ke dalam rumah tempat kematian mereka. Menguak sisi gelap seorang Tristan, hingga berhasil menuntunku menemukan sebuah fakta yang sangat mengejutkan.