Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Riko dan Jejen memegang tanganku dengan kuat, tak memberi ruang untuk melawan. "Matamu bagus sekali. Satu biru, satu hijau. Seperti mata kucing. Atau jangan-jangan kamu keturunan alien?" Bobi melontarkan ledekan, tawanya menggelora di udara. Tiba-tiba, ia menengadahkanku, jari-jarinya menahan kelopak mataku agar tak bisa terpejam. "Mari kita lihat apa yang terjadi kalau mata seperti ini diberi sinar matahari!" serunya, dan aku terpaksa menatap matahari yang begitu menyilaukan. Air mata mulai mengalir dari sudut mataku, kepalaku terasa berputar, dan rasa pedih menjalar. Aku memberontak, tetapi Riko dan Jejen menahan tubuhku, tawa mereka menggelegar di sekelilingku.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai gambar boboiboy solar
Baca
+Pustaka
Istri Barbar Direktur Sad Boy

Istri Barbar Direktur Sad Boy

Tapi bibirnya ikut tersenyum. Geo, yang duduk paling dekat dengan Chiko, langsung berbisik sambil nyengir. “Kayaknya kita harus siap-siap ke kondangan, Bro.” Chiko langsung menoyor kepalanya. “Diam! Nanti lo kena geplak sama si Bos.” “Lah, lo sendiri yang mukul gue!” gerutu Geo sambil mengusap kepalanya. Belum sempat berlanjut, suara deheman keras terdengar. “EKHEM!” Itu suara Andra, si anggota paling barbar.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai gambar boboiboy solar
Baca
+Pustaka
Gairah Sang CEO Muda

Gairah Sang CEO Muda

Matahari Jakarta yang mulai meredup memberikan cahaya oranye hangat pada rumput hijau yang tertata rapi. Di tengah lapangan, Tobi—dengan perawakannya yang besar dan ramah—sedang membungkuk rendah, berpura-pura menjadi monster raksasa. "Kalian tidak bisa lari dari Monster Bug!" serunya sambil tertawa bariton.
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai gambar boboiboy solar
Baca
+Pustaka
Wanita Barbar Sang Ustaz

Wanita Barbar Sang Ustaz

Ziva mengeluarkan ponsel dan memberikannya pada Aynur. Aynur membaca empat pesan email baru dari Bobby. Pria itu juga mengirimkan foto sedang berada di sebuah pegunungan. Penampilan Bobby terlihat lebih rapi, dagu dan rahangnya bahkan ditumbuhi rambut tipis, menampakkan kesan yang lebih dewasa. Aynur membuka kamera di ponsel Ziva, ia mengambil foto selfi dirinya untuk dikirim ke Bobby ketika seseorang tiba-tiba berkata di depan meja kasir.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai gambar boboiboy solar
Baca
+Pustaka
A Few Years Later

A Few Years Later

Dia harus siap. “Tenang, lo udah ganteng. Sella pasti kepincut,” sindir Bobby yang baru saja kembali dari membeli empat piring siomay untuk makan siang. “Wah, ini hari yang kita tunggu-tunggu, kawan! Kalian udah siap?” tanya Roni sembari melemaskan jari- jarinya, pemanasan sebelum memetik gitar di atas panggung nanti.
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai gambar boboiboy solar
Baca
+Pustaka
Obsesi Sang Badboy

Obsesi Sang Badboy

"Gaji kakak disana jauh lebih besar berkali-kali lipat jadi kakak bisa membelikan kalian makanan-makanan yang enak." "Asik!" Flosie dan Kai bersemangat. Tiba-tiba ponsel Sereia berbunyi sekali. Sereia langsung mengeceknya. Kedua matanya terbelalak. Pesannya dibalas oleh pamannya. Paman
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai gambar boboiboy solar
Baca
+Pustaka
Perceraian yang Terindah

Perceraian yang Terindah

Bobby yang tadinya menoleh ke arah kaca, entah apa yang sedang dia pikirkan. "Wa'alaikumsalam, Pa." Bobby yang berusaha mengulas senyum menyambut kedatangan sang Papa. Santoso pun membalas senyuman anak keduanya itu. Beberapa alat masih terpasang di tubuh Bobby yang sudah memyusut sebelum koma badan Bobby sangatlah idealis untuk tinggi 180cm. Namun, tidak seperti sekarang, jatuhnya terlihat lebih kurus. "Gimana rasanya sekarang, Nak?" tanya Santoso pelan.
1036.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 955 kali sebagai gambar boboiboy solar
Baca
+Pustaka
Mr Genius

Mr Genius

Samudra Pasifik Bikini Atoll Satu menit sudah Chen menggeber Astromachine- Gun kaliber 30 yang dapat dimunculkan otomatis dari lengan GOB biru yang dikendalikannya. Robot biru raksasa itu terlihat gagah dan keren saat memberondong GoB merah yang dikontrol oleh Arthur. Padahal sebenarnya Chen melakukannya dengan debar jantung tak menentu penuh kekhawatiran.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai gambar boboiboy solar
Baca
+Pustaka
Feng Ru Ai

Feng Ru Ai

Suara Bobo yang begitu keras dan nyaring membuat Ai yang sempat memejamkan mata lantas terjaga dan menatap Bobo dengan tatapan bertanya namun memasang gestur tubuh waspada. "Bobo ada apa?" Tanya Ai pada Bobo yang terus menggeram menatap sosok pemuda dari kejauhan dengan tatapan nyalang dan waspada. Ai yang menyadari tatapan binatang peliharaan keluarganya lantas mengikuti arah pandang Bobo yang kini tertuju pada pemuda asing yang tidak jauh dari tempat mereka.
912.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 314 kali sebagai gambar boboiboy solar
Baca
+Pustaka
Sad Boy

Sad Boy

Dia yakin bukti yang dimaksud Marco adalah robot kesayangan Bryan dalam pelukan Elsa. Elsa memberikannya dengan senyuman mengembang. Dicarinya, dan menemukan sebuah flasdisk. Nalan mengembalikan robot itu pada wanita paruh baya tersebut yang terus memanggil nama Bryan. "Terima kasih!" Nalan pamit dan segera menuju kantornya.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai gambar boboiboy solar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status