Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bu Dokter, Suamimu Tak Mau Cerai!

Bu Dokter, Suamimu Tak Mau Cerai!

Refleks, pria itu menunduk, lalu menempelkan kening mereka. “Panas,” gumam Adrian. Dia sedikit menarik diri, tapi sambil terus mengunci mata Cantika. “Sayang, kamu demam. Aku ambil kotak obat dulu.” Kali ini, Cantika merespons. Dengan suaranya yang agak bergetar, dia memberikan arahan, “Ada thermogun di kotak obat. Cek suhu kalau di atas 38 derajat langsung tempel kompres demam di kening dan ambil obat flu, udah aku tulis di botolnya.”
101.2K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as menurunkan demam
Read
+Library
After Marriage

After Marriage

Bersama dengan obat dan plester penurun demam. Merawat Dean. Siera mengartikan permintaan Ana tadi dengan melakukan hal seperti ini. Membantu pria itu makan, minum obat dan memakaikan kompres penurun demam. "Lihat sini, bentar." Siera berdiri dengan lutut di atas sofa. Perlahan, ia tempelkan plester tadi di kening si pria. Masih di posisinya, setelah kompres demam terpasang, Siera menatapi wajah Dean di bawah.
1030.9K viewsCompletedAdded to Library 618 Times as menurunkan demam
Read
+Library
Bos, Kamu Terlalu Panas

Bos, Kamu Terlalu Panas

Putingnya runcing dan sisi intimnya penuh dengan semak belukar di balik celana dalam yang tipis. Arka menelan ludahnya, dia pria normal dan dia sudah lama jatuh cinta padanya. Ariana menyadari penampilannya kurang sopan, dia tidak memakai penutup dada karena benda itu jatuh di genangan air ketika dia mandi tadi. “Dokter, pakaian dalamku jatuh di lantai dan basah, aku tidak bisa memakainya, maafkan aku jika kurang sopan,” tuturnya dengan canggung.
719.0K viewsCompletedAdded to Library 417 Times as menurunkan demam
Read
+Library
RATU YANG DINGIN

RATU YANG DINGIN

Seru Ajeng dengan cemas melihat wajah Ibu Cayapata begitu pucat dan lemah. "Ba-baik, Nona." Begitu selesai diperiksa, tabib memberikan sebuah minuman ramuan kepada Ibu Cayapata. Tanpa menunggu lama, wanita parubaya itu pun langsung tertidur. "Tabib, apa yang terjadi pada Ibu ku?!" Tanya Cayapata begitu kaget, melihat sang Ibu langsung menutup mata. "Ibumu akan baik baik saja, dia hanya sedang beristirahat saat ini. Tolong, agar kita semua segera keluar demi menjaga keamanan beliau sekarang."
3.5K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as menurunkan demam
Read
+Library
Temen Tapi Demen

Temen Tapi Demen

TEMAN TAPI DEMEN 10 Oleh: Kenong Auliya Zhafira Berpura-pura memang hal yang tidak enak dalam hidup. Karena bisa membuat semangat meredup. Shasa masih duduk seperti patung mendengar ajakan pulang dari Rey. Ia merasa tidak enak hati dan bersalah. "Ayo ...! Jangan sampai aku berubah pikiran nih?" ajak Rey untuk kedua kali.
108.3K viewsCompletedAdded to Library 282 Times as menurunkan demam
Read
+Library
Menjadi Istri Pak Dosen

Menjadi Istri Pak Dosen

“Mas, kita periksa ke rumah sakit aja gimana?” saran Ayana karena demam Kenzo tidak turun juga. Ketika satu jam usai minum obat, demam Kenzo memang turun, tapi tidak lama kemudian demam itu naik lagi. Saat ini Ayana duduk di atas tempat tidur di samping Kenzo yang tengah berbaring sambil mengompres dada dan kening Kenzo.
105.6K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as menurunkan demam
Read
+Library
Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

"Pak Arnold, tolong ukur suhu tubuhmu. Tadi kupanggil nggak ada jawaban, aku sampai panik." "Baik." Hasilnya 39 derajat. Cukup tinggi. "Nggak bisa dibiarkan. Kamu harus pergi ke rumah sakit." Arnold menggeleng. "Minum obat saja sudah cukup." "Kalau begitu, kamu punya obat di rumah?" Arnold terdiam. "Nggak ada." Nadine menghela napas lagi. "Di rumahku ada. Tunggu sebentar, akan kuambil. Ada obat flu dan penurun demam. Kalau diminum sama-sama, biasanya lebih cepat sembuh."
9.7383.5K viewsCompletedAdded to Library 11.5K Times as menurunkan demam
Show Reviews (96)
Read
+Library
efedrinHCL
ntah kenapa tokoh ibu ibu di sini bikin darah tinggi aja......gimana kalo nadine nggak usah sama arnold ato stendy..jadi wanita single dan mandiri aja deh,repot dapat mertua macam yenny dan inez......
Putri Ramadini Mumpuni
Seperti biasalah...ceritanya emang seru banget tapi banyak kejadian yang terlalu dipaksakan dan muter-muter, cerita yg intinya sebenernya bisa dipangkas 70 chapter panjang, Villains nya terlalu banyak dan overpower..
Read All Reviews
Kesempatan Kedua

Kesempatan Kedua

Sepasang iris mata Arletta menunjukan jelas khawatir yang luar biasa. Mirna mengangguk cepat. “Iya, Bu. Den Keanu demam tinggi.” “Tolong ambilkan kompresan air hangat. Dan siapkan obat penurun demam milik Keanu,” titah Arletta panik dan cemas. “Baik, Bu,” jawab Mirna patuh.
1046.8K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as menurunkan demam
Read
+Library
Belongs to The Billionaire Brothers [INDONESIA]

Belongs to The Billionaire Brothers [INDONESIA]

Manik berwarna hijau itu melebar. Artikel dalam internet menjelaskan jika air hangat yang di perlukan untuk mengompres demam seharusnya tidak melebih suhu tubuh. Kent bahkan belum mengukur suhu tubuh gadis itu. Tidak ada termometer disini. “Fuck!” Tempramentalnya naik. Kent melempar ponselnya. Ia bertumpu di ujung meja dengan kedua tangan. Menutup mata, berharap otak jeniusnya akan memberikan jalan keluar terbaik.
9.834.6K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as menurunkan demam
Show Reviews (39)
Read
+Library
Dreamer Queen
Untuk teman-teman penulis, ada media sosial tempat promosi Novel hebat kalian. Saya rasa tidak efektif promo cerita sendiri di LAPAK orang lain. Semoga teman-teman penulis yang mampir di Novel ini gak nyampah lagi di bagian REVIEW, yah :) Thankyou ;)
Hanaya
uhh, ken so sweet banget. Aku suka kalau Ilona sama Ken aja. mereka cocok. Ilona bisa menangkan Ken. Ken berubah jadi bayi menggemaskan. suka di manja gitu.wkwkwkk seru.seru. lebih seru kalo updatenya banyak.🤭
Read All Reviews
Suhu Tubuh si Primadona Kampus

Suhu Tubuh si Primadona Kampus

Sekarang … kulit yang hangat, ditambah reaksi tegang yang halus, membuatku semakin sulit menahan diri. Napas Fanny berubah, matanya menjadi sayu, dia menggigit bibirnya lalu berbisik, “Jangan sentuh lagi, ya?” Aku merangkak di atasnya dan berbisik, “Sebentar lagi saja.” “Apa kamu masih mau menonton videonya?”
4.6K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as menurunkan demam
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status