EUFORIA
“Selamat tinggal, Adrian. Kamu selalu bisa hidup tanpa saya atau siapa pun. Saya akan berusaha menyembuhkan luka saya sendiri. Kalau Tuhan mengizinkan kita bertemu lagi, kita akan bertemu di lain kesempatan. Percayalah, Adrian.”
Seperti itulah akhirnya, Carissa berjalan dan kulihat dia berjalan, lalu masuk ke mobil Alex. Sebelum mobil itu benar-benar melesat, Alex tersenyum padaku. Entah apa artinya, tetapi hatiku begitu sakit sampai-sampai aku tidak sanggup lagi untuk memiliki sebuah hati.
-II-
Hot Chapters