Pengkhianatan Istriku
Seiring dengan waktu yang berjalan.
"Beri aku waktu."
"Sampai kapan, Bang?"
"Sampai aku benar-benar bisa melupakannya."
"Berapa banyak lagi waktu yang Abang minta? Satu hari, satu Minggu, satu bulan, atau satu tahun?"
Aku menarik napas berat, lalu menghembuskan dengan kasar. Sulit untuk memutuskan bila tentang masalah cinta.
"Aku mohon, Sayang. Bukan Abang tak mencintaimu. Tapi …."