Suami Dingin Pilihan Ayah
[Kita akan bertunangan di rumah saya, pasti saya sangat grogi, tapi kalau kamu tetap di sisi saya mungkin groginya akan sedikit hilang.
[Iya ampun Mi, kan ada orangtua kamu, lagipula mana bisa saya berada di samping kamu terus apalagi kalau sambil berjalan, kaki saya pincang. Percuma saja saya merias wajah, tapi tubuh saya tidak sempurna!]
[Maaf, saya lupa.] Emoticon tawa ditambahkan.
"Amira kurang oksigen nih, jadi tidak fokus!" ejek Nadia dengan kekeh kecil yang menggemaskan.
Hot Chapters