Cinta Pengganti
“Aku lihat rate hotel di sana, ya, Bun. Kalau uangku ada lebih, nanti malam kita nginap di sana.”
“Nggak usah!” tolak Raissa, kemudian duduk perlahan setelah menarik sebuah kursi di meja makan. “Bunda tahu hotel itu! Terkenal, pasti mahal! Kan, punyanya pak Raja, gubernur yang sekarang, kan? Nggak usahlah, Ki. Mending uangnya buat nambah bikin rumah, atau sekolahnya Duta.”
Kiya seketika tersadar, bila hotel yang akan digunakan untuk RUPS Jurnal, ternyata adalah milik keluarga Sagara. Pasti mahal dan gaji Kiya sebulan bisa habis hanya untuk menginap satu malam di sana.