Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pemuas Nafsu Liar Majikanku

Pemuas Nafsu Liar Majikanku

Jelas Yesa. Agam manggut-manggut, ucapan Yesa ada benarnya juga. Agam mulai belajar banyak, Yesa yang merupakan seorang CEO perusahaan besar tentu memiliki pengalaman yang lebih banyak. Mereka mulai saling share pengalaman, banyak yang mereka obrolkan hingga tak terasa satu jam berlalu. Usai makan pria itu pamit karena masih banyak pekerjaan yang harus dia kerjakan. “Aku besok akan makan ke sini lagi, menu best seller ini benar-benar membuatku ketagihan.” Kata Yesa.
10236.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.8K kali sebagai jamu nafsu makan orang dewasa
Baca
+Pustaka
Pemuas Nafsu Kakak Tiri

Pemuas Nafsu Kakak Tiri

“Otak kamu itu isinya mesum terus, ya.” Revan tertawa lepas, tawa puas seorang pria yang berhasil menggoda calon istrinya. “Masalahnya nasi nggak seenak kamu,” sahutnya santai. “Aku lebih suka makan kamu. Lebih manis. Lebih nagih.” Alya mendengus, buru-buru memalingkan wajah ke arah jendela. Ia berusaha menyembunyikan senyum malu yang nyaris pecah di bibirnya.
10116.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai jamu nafsu makan orang dewasa
Baca
+Pustaka
Madu Di Kamar Tamu

Madu Di Kamar Tamu

puji Zain yang tidak suka pilih-pilih makanan. "Pantes badan kamu kurus begini," ujar Lisa sok dewasa menepuk bahu Zain. "Kamu itu harus banyak malan daging dong." Lisa membuka bekal miliknya. Bekal miliknya dibuat oleh koki terkenal. Keluarga Lisa termasuk orang yang sangat kaya raya. Melebihi keluarga Zain. Bekal itu pun juga sangat banyak. Karena dia sangat doyan makan. Makanya porsi makannya setara orang dewasa. Sesuai dengan energi yang dia habiskan setiap hari.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai jamu nafsu makan orang dewasa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status