Ditipu Mertua dan Suami
"Ya karena jodoh itu takdir, sebuah ketetapan Allah yang dikukuhkan berdasar ikhtiar makhluknya. Beda dengan kematian yang merupakan qodar, ketetapan Allah yang sudah dikukuhkan sebelum kita lahir tidak bisa ditawar ditawar, tidak akan berubah sampai kita meninggal. Kalau persoalan jodoh itu terbuka bagi siapapun. Masih bisa ditawar. Kita diberi kesempatan Allah untuk berikhtiar memilih jodoh kita sendiri."
"Kenapa aku yang Mas Putra pilih?"
"Rejeki kamu berarti, hatiku digerakkan Allah untuk memilihmu," ucapnya sambil terkekeh memencet hidungku.
"Ih, tanyanya serius jawabnya nyebelin." Kucubit lengannya.
"Ya iya, kan. Aku rejeki kamu, kamu rejeki aku. Semoga saja kita sama-sama tidak salah
Bab Populer