Pengantin Baru di Rumah Mertua
sindirku.
Dia tersenyum menampilkan gigi-giginya yang rapi dan bersih.
"Kau tahu, berkat uang darimu aku bisa memenangkan slot malam ini. Nah, minumanmu biar aku yang traktir."
Segera aku memundurkan gelas milikku.
"Tidak usah, aku bisa membayarnya sendiri."
"Kenapa?"
"Aku yang akan membayar semuanya. Lagi pula aku tidak mau makan dan minum hasil dari judi, karena itu tidak berkah dan haram," sahutku tegas.