Pernah suatu hari mertuaku datang berkunjung ke rumah, dan aku berniat membuat masakan spesial untuknya. Aku bukan koki handal, tapi semangatku menggebu-gebu. Tanpa disangka, saat menggoreng ikan, minyak tumpah dan nyaris membakar dapur. Mertuaku langsung mengambil alih dapur dengan tenang, sambil bilang, 'Dulu suamiku juga gitu, sampai akhirnya aku ajari pelan-pelan.' Aku cuma bisa tertawa malu, tapi dari situ justru jadi bahan cerita lucu setiap keluarga kumpul. Lucunya, sekarang dia malah sering kirim resep via chat, seolah takut aku 'membakar rumah' lagi.
Yang bikin momen itu berkesan adalah cara dia menertawakan kesalahanku tanpa menghakimi. Justru itu jadi awal bonding kami. Sekarang kalau masak bersama, pasti ada cerita tentang 'si ikan yang nyaris jadi arang' itu. Rasanya aneh tapi menyenangkan punya mertua yang bisa mengubah momen awkward jadi kenangan seru.