Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hati Yang Terpilih

Hati Yang Terpilih

Hela Kafka. “Hidup memang terkadang kejam, Kaf. Kadang juga seperti mempermainkan kita,” sahut Rafi. “Lalu sekarang, kamu ingin menikahi Naz, karena apa?” taut Rafi menyelidik. Kafka tersenyum. “Rafi, aku ingin menikahi Naz, karena ia wanita yang tulus. Hatinya putih bagai hati malaikat. Itu sudah cukup bagiku. Anak-anak kalian, Salsabila dan Hanif, anak-anak yang baik, santun dan pintar. Didikan tulus seorang Nazwa terpancar begitu jelasnya pada mereka berdua,” Jawab Kafka penuh keyakinan.
6.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai kastil franz kafka
Baca
+Pustaka
Menjadikanmu Milikku

Menjadikanmu Milikku

76. Frustrasi *** "Apa?" tanya Kafka dengan suara kerasnya. Ia bangkit dari kursi sembari menggebrak meja, menatap tajam beberapa orang di hadapannya. Kali ini Kafka berada di kantornya. Ya. Setelah bujukan dari Rasya juga kondisi papanya yang menurun akhirnya Kafka kembali ke perusahaan. Kenyataan apa yang diyakininya mengenai Ava dan jabang bayi dalam perut wanita itu pun sebagai stamina untuknya.
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 369 kali sebagai kastil franz kafka
Baca
+Pustaka
MENANTU SETENGAH DEWA

MENANTU SETENGAH DEWA

Iblis merasa Hakya itu terlalu nekat, apalagi tidak mengenal Tuan Kafka malah berani membawa kabur Kanaya. "Bahkan kamu tidak tahu siapa Tuan Kafka?Tapi kamu berani membawa kabur anaknya yang telah dia persiapkan sejak dulu?” tanya si iblis yang membuat Kanaya bingung maksud dari dipersiapkan itu apa. “ku akan memberitahumu agar kau segera sadar, anak muda. Tuan Kafka adalah pimpinan dari kerajaan Naga Hitam dan anak buah langsung dari Ratu Ilmu Hitam.”
9.888.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai kastil franz kafka
Baca
+Pustaka
Suami Dingin Pilihan Ayah

Suami Dingin Pilihan Ayah

Raut wajahnya menggambarkan ketakutan. "Perkenalkan, nama saya Kafka." Pria ini mengulurkan tangan kanannya, tapi tidak semudah itu Riana menyambut tamu tidak diundang yang datang secara tiba-tiba. "Dari mana kamu tahu alamat rumah saya?" selidik Riana yang menganggap jika Kafka adalah penguntit atau jenis pria berbahaya lainnya. "Mudah." Senyuman ramah Kafka, tetapi tentu saja tidak mengubah penyelidikan Riana.
1046.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kastil franz kafka
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Istri Sahabat Kekasihku

Mendadak Jadi Istri Sahabat Kekasihku

Kafka sengaja menggantung kalimatnya agar papanya itu merasa cemas dengan apa yang akan diucapkan oleh dirinya. "Aku nunggu kamu, Ka. Udah lama juga kita nggak ketemu dan bicara," jawab Aster bersikap layaknya tidak pernah terjadi apa-apa. "Oh ya?" tanya Kafka sambil menyeringai. "Bukannya tadi aku udah pulang dan ketemu kamu ya? Tapi, kenapa kamu nggak bilang? Justru, aku malah lihat kamu lagi 'main' sama Papa," jawab Kafka sambil mengangkat dua jarinya.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai kastil franz kafka
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status