Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gadis Bodoh Untuk Tuan Muda Cacat

Gadis Bodoh Untuk Tuan Muda Cacat

Wulan hanyalah anak haram. Kehadirannya sudah pasti tidak disenangi. Dia dijadikan tumbal, harus bersedia menikahi Tuan Muda Cacat demi menyelamatkan perusahaan sang ayah. Dia tidak bisa menolak. Tetapi pernikahannya ini, justru merubah seluruh kehidupannya dan Tuan muda cacat itu. “Dia diracuni!” Kata Wulan, ketika mengetahui kondisi suaminya. “Kalau begitu, tolong selamatkan Tuan muda!” Mohon bibi pengasuh. “Jadilah istriku satu-satunya dan untuk selamanya. Akan kuberikan seluruh kebahagiaan untukmu.” Pinta Tuan Muda Saka, setelah dia sembuh dari cacatnya.
1011.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 377 kali sebagai kata kata mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Terjebak Gairah Casanova Tampan

Terjebak Gairah Casanova Tampan

Anarita
Vino selalu dilarang ini itu oleh adiknya, lama kelamaan dia pun marah dan tidak bisa menahan semua itu. Di belakang sang adik, Vino menyusun sebuah rencana untuk memberikan pelajaran pada gadis itu. "Tidurin adek gue--" pintu Vino pada sahabatnya. "Gila! Ngga ada otaknya lo biadab!" Marco menatap Vino marah. Raut wajah lelaki itu dipenuhi emosi. "Gue serius, Ege!" "Serius lo gila, Vin!" Umpatan kesekian kali keluar dari bibir Marco. Berawal dari kata ini, semesta pun seolah menurunkan sebuah karma.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai kata kata mengingat kematian
Baca
+Pustaka
PLAYER

PLAYER

Kata orang, “Jodohmu adalah cerminan dirimu.” Ervin menikmati masa mudanya dengan mengadakan ‘sayembara cinta’, mendekati secara bersamaan beberapa wanita, lalu memilih salah satunya untuk jadi kekasih, dan mengakhiri hubungannya secepat biang es mencair. Arla menikmati masa mudanya dengan memacari lelaki berkelas dan berkantong tebal. Tidak masalah bila ia harus berganti setiap bulannya. Menyakiti lelaki dengan tipe seperti itu adalah kebahagiaan untuknya. Takdir mempertemukan dua orang player Ibukota dengan ego setinggi langit. Siapa yang akan menurunkan egonya lebih dulu?
1037.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai kata kata mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Badai Pun Belum Berlalu

Badai Pun Belum Berlalu

alfinadamayantii1122
Sosok Pinot yang berjuang melawan kerasnya hidup, percaya bahwa badai akan berlalu, bahkan akan ada pelangi setelah hujan merupakan kalimat penguat yang ia yakini selama ini. Berusaha sebaik mungkin, menunda kata lelah menjadi lillah, berusaha menjadi sosok yang selalu bisa bertahan untuk diri sendiri dan keluarga nya, menahan semua luka menjadi tawa, menahan derita menjadi sedikit harapan. Hidup memang suka bercanda selucu itu lah kuasa sang pencipta, tawa untuk hamba Nya kadang harus ada air mata sebagai pengiringnya.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai kata kata mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Aku Pergi Ketika Dia Memilih Wanita Lain

Aku Pergi Ketika Dia Memilih Wanita Lain

Pada hari perceraian, aku hanya membawa pergi satu set pakaian yang kupakai saat menikah dulu. Rumah, mobil, harta, dan anak-anak ... semuanya kutinggalkan untuk Sultan. Dia menatapku dengan agak terkejut, lalu mencibir. "Kamu sudah pikirkan baik-baik? Tiga anak itu kamu besarkan dengan tanganmu sendiri dan sekarang kamu lepaskan mereka? Kalau kamu benar-benar nggak menginginkan apa pun, aku juga nggak akan minta biaya nafkah darimu. Itu adil." Aku segera menandatangani perjanjian itu, lalu menyahut dengan datar, "Mm, sangat adil." Sultan terdiam sejenak sebelum akhirnya perlahan menandatangani namanya. "Kalau nanti kamu nyesal, kita bisa ...." Aku mengibaskan tangan untuk memotong ucapannya, lalu pergi tanpa menoleh lagi. Dulu Sultan sering mengatakan bahwa aku menikah dengannya demi uang dan kekuasaan, bahkan mencoba mengikatnya dengan anak-anak. Tidak apa-apa. Saat dia mengurus jenazahku nanti, dia akan mengerti semuanya.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai kata kata mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Setelah Mati Pun Aku Masih Nomor Dua

Setelah Mati Pun Aku Masih Nomor Dua

Tahun ketiga setelah kematianku, suamiku akhirnya teringat denganku. Itu karena penyakit leukemia kekasih masa kecilnya kambuh, dia membutuhkan transplantasi sel hematopoietik lagi. Dia mencari ke tempat tinggalku untuk memintaku menandatangani perjanjian donor. Tetapi dia mendapati rumah itu sudah kosong. Dia bertanya kepada tetangga. Tetangga berkata, “Maksudmu gadis bernama Candy Wongso itu? Dia sudah lama meninggal! Kudengar dia dipaksa mendonorkan sumsum tulangnya saat sedang sakit, dia meninggal beberapa hari setelah kembali.” Dia menolak memercayainya, mengira tetangga itu telah bersekongkol denganku untuk membohonginya. Dia berkata kepada tetangga itu dengan tidak sabar, “Jika kamu bisa menemuinya, tolong beri tahu dia, jika dia tidak muncul dalam tiga hari, aku tidak akan membayar sepeser pun biaya pengobatan anak haramnya.” Melihatnya yang keras kepala dan tidak mau mendengarkan, tetangga itu menggelengkan kepala dan pergi, bergumam sendiri, "Kasihan anak itu, dia juga sudah lama mati kelaparan..."
16.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 487 kali sebagai kata kata mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Demi Selingkuhan, Kakak Rela Mengorbankan Kami

Demi Selingkuhan, Kakak Rela Mengorbankan Kami

Di kehidupan sebelumnya, kakakku rela mengantar wanita simpanannya keluar kota hanya karena wanita itu bilang ingin melihat hujan meteor. Dia pun membawa seluruh pengawal di rumah dan mengemudi keluar kota demi menciptakan malam hujan meteor untuk wanita itu. Tak disangka, musuh lama yang pernah dihancurkan oleh kakakku malah memanfaatkan kesempatan itu untuk menyelinap ke rumah. Dia berusaha membantai seluruh keluarga sebagai pembalasan dendamnya. Ibu berjuang mati-matian untuk melindungiku. Dia terluka parah dan nyaris kehilangan nyawa. Aku terus-menerus menelepon kakakku, memohon agar dia segera pulang membawa bantuan. Akhirnya, dia pun terpaksa pulang bersama pengawal. Musuhnya berhasil ditangkap, tapi malah datang kabar buruk dari luar kota. Wanita simpanan itu meninggalkan sepucuk surat dan menghilang. Entah hidup atau mati, tak ada yang tahu. Dalam suratnya, dia menuduhku dengan kejam. Katanya aku sengaja memancing kakakku menjauh darinya, hingga dia disiksa oleh musuh dan memilih mengakhiri hidup. Kakakku hanya membakar surat itu tanpa ekspresi dan menyuruhku jangan memikirkannya. Setelah kejadian itu, kakak pun disalahkan. Ayah memutuskan menyerahkan kendali perusahaan padaku. Namun, di malam perayaan syukuran itu, aku dibunuh oleh kakakku di kamar tidurku sendiri. Wajahnya tanpa emosi dan berkata, “Orang sekejam kamu memang pantas mati.” “Yang seharusnya mati itu kamu! Aku yang seharusnya menjadi pewaris keluarga ini!” Aku mati tak tenang, tapi saat membuka mata kembali, suara pintu vila didobrak oleh para musuh pun terdengar dari luar.
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai kata kata mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Penyesalan yang Dimulai dari Pemakaman

Penyesalan yang Dimulai dari Pemakaman

Sepuluh hari setelah longsor salju, suamiku akhirnya teringat padaku. Cinta pertamanya menderita anemia aplastik dan sangat membutuhkan sumsum tulangku. Dia pulang dengan membawa formulir persetujuan donor supaya aku bisa menandatanganinya. Namun, dia malah mendapati rumah yang kosong. Kelly bersandar lemah padanya. "Apa Vanessa begitu membenciku, makanya dia sengaja kabur dari rumah karena nggak mau donorkan sumsum tulangnya? Sudahlah, aku masih bisa bertahan beberapa saat." Kelvin menghibur Kelly dengan lembut, "Aku nggak akan membiarkan apa pun terjadi padamu. Cuma minta dia donorkan sumsum tulang kok. Itu nggak akan membunuhnya." Kelvin mengeluarkan ponsel dan mengirimiku pesan. [ Nggak peduli di mana pun kamu berada, segera kembali untuk tandatangani formulir persetujuan donor. ] [ Kamu nggak boleh begitu egois! Penyakit Kelly sangat parah. Kalau nggak segera jalani transplantasi sumsum tulang, dia akan meninggal. Cuma mau kamu donorkan sumsum tulang kok, bukan mau ambil nyawamu! ] [ Kalau kamu nggak setuju, aku akan putuskan biaya pengobatan ibumu! ] 'Kelvin, aku meninggal setelah kamu bawa Kelly pergi dari resor ski. Aku dan anak dalam kandunganku sudah mati terkubur dalam longsor salju. Demi menolongku, ibuku diterkam serigala dan juga sudah meninggal. Kenapa kamu nggak tahu?'
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai kata kata mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Upacara Terakhir untuk Cinta yang Telah Pergi

Upacara Terakhir untuk Cinta yang Telah Pergi

Di hari ulang tahunku, aku dan adik angkatku mengalami kecelakaan mobil. Saat api mulai mengoyak tubuhku, tunanganku justru menunjuk ke kursi penumpang dan berseru, "Selamatkan Julia dulu, dia punya penyakit jantung!" Saat terbangun, wajahku hancur sepenuhnya, dan hidupku divonis tinggal satu bulan lagi. Demi kepentingan bisnis kedua keluarga, orang tuaku memutuskan agar adik angkatku menggantikanku untuk menikah. Tunanganku membelai perban di wajahku dengan penuh simpati, lalu berjanji, "Setelah kamu sembuh, posisi Nyonya Rivano tetap akan menjadi milikmu." Aku tersenyum dan menyetujuinya. Bahkan, aku memberikan semua saham, aset properti, hingga karya lukisanku yang belum dipublikasikan sebagai hadiah pernikahan untuk adikku. Bermodalkan lukisanku, dia menjadi seniman besar yang dipuja banyak orang. Saat diwawancarai wartawan, ibuku menangis haru. "Syukurlah dulu bukan dia yang celaka. Kalau nggak, keluarga kami pasti akan kehilangan sosok genius seperti dia!" Tunanganku pun mengumumkan dengan bangga bahwa adikku akan menjadi satu-satunya nyonya di Keluarga Rivano. Akan tetapi, mereka tidak tahu bahwa sang genius yang asli sedang memperhatikan mereka dengan dingin dari sudut ruangan. Dan segala hal yang kuberikan dengan tanganku sendiri itu .... Sejak awal hanyalah tumbal yang kusiapkan untuk membalas dendam.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai kata kata mengingat kematian
Baca
+Pustaka
KAU SESALI USAI KU PERGI

KAU SESALI USAI KU PERGI

Rizka Fhaqot
Apa yang kau rasakan ketika kesalahpahaman memisahkanmu dari orang yang kau cintai?  Itu pula yang Akbar rasakan. Ia harus menelan sesal ketika tahu jika istrinya yang berselingkuh hanyalah korban fitnah.  Cinta yang begitu besar membuat hatinya patah. Lebih lagi ketika ia kembali dipertemukan dengan Rumi—mantan istrinya, namun Rumi selalu menghindar karena luka hati sebab kata talak.  Mampukah Akbar meyakinkan Rumi untuk rujuk? Ataukah Rumi lebih memilih untuk tetap tinggal pada  hati lain yang tulus mencintainya? 
1011.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai kata kata mengingat kematian
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
3334353637
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status