Selir Hati Sang Penguasa
tanya Dimas sambil memeriksa pilihan hotel di ponselnya.
Kiara memikirkan sejenak. “Aku pikir, kita hanya butuh satu kamar besar dengan dua ranjang. Bagaimana?”
Dimas terkejut. “Satu kamar? Kenapa tidak dua? Kita kan tidak—”
“Dimas, ini hanya liburan. Lagipula, aku tidak mau terlalu jauh dari kamu. Satu kamar lebih baik,” Kiara memotong, berharap suasana tetap hangat. "Lebih hemat, biayanya lebih baik kita pakai untuk makan makanan mahal."
الفصول الرائجة