تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Dicintai Pangeran

Dicintai Pangeran

Sm. Soediro
Adalah Dwi Setyani, seorang gadis desa yang cantik dan cerdas memiliki cita-cita sebagai seorang pramugari, kecerdasannya membawa Dwi Setyani menjadi seorang bintang sekolah, bahkan dia mendapatkan nilai tertinggi se kota Kecamatan, sayangnya ekonomi keluarga tidak bisa membawa Dwi Setyani untuk melanjutkan segala impian nya itu. Suatu senja di saat Dwi Setyani pulang sekolah, dia sengaja melewati hutan pinus, sambil berdendang riang, menyanyi dan menari dia terus melangkahkan kaki, saking meresapi lagu dan tariannya, dia tidak menyadari ada sepasang mata terus memperhatikannya. Sepasang mata itu terus mengikuti kemana arah langkah kaki Dwi Setyani, hingga saat Dwi Setyani terjatuh, pemilik sepasang mata itulah yang menolongnya. "Kamu nggak papa?" Suara bariton mengejutkan Dwi Setyani. Bukannya menjawab pertanyaan itu, Dwi Setyani justru malah terpukau oleh ketampanan lelaki itu, sorot mata yang teduh, wajah yang sangat tampan, membuat hati Dwi Setyani di penuhi kupu-kupu, dan sorot mata yang penuh kelembutan itu, sanggup menembus dasar hati, hingga panah asmara langsung menancap ke lubuk hati Dwi Setyani yang paling dalam, ya Dwi Setyani langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Rasa cinta yang Dwi Setyani terbalaskan, sebab ternyata sang pemuda itu sudah lama menginginkan Dwi Setyani sebagai kekasihnya, namun pemuda itu sadar bahwa Dwi Setyani adalah seorang anak manusia dan dia adalah seorang anak pangeran dari penunggu hutan pinus. Seiring berjalannya sang waktu, pemuda itu menawarkan sebuah persahabatan, dan karena pemuda itulah Dwi Setyani bisa melanjutkan impian nya yaitu sekolah di Akademi Pramugari. Suatu hari pemuda itu harus meninggalkan Dwi Setyani sebab kedua orang tuanya mengetahui bahwa sang pangeran mencintai anak manusia, sedangkan sang pangeran di 300 tahun yang lalu pernah memiliki kisah sedih dan tragis dengan seorang anak manusia juga. Agar sang pangeran tidak melakukan kesalahan yang sama, kedua orang tua pangeran menjodohkan pangeran dengan seorang gadis dari bangsa nya yaitu bangsa jin.
Romansa
4.4K وجهات النظرمستمر
قراءة
أضف إلى المكتبة
Tables Turned

Tables Turned

I was in a car accident while saving my brothers. However, instead of gratitude, they urged the doctors to amputate my legs. "Carol, we're sorry," they said through tears. "We're useless… but don't worry. Even if we have to sell our blood or our kidneys, we'll make sure you're taken care of." Right after surgery, they abandoned me in a shabby apartment. Blood seeped through the sheets as they looked at me with teary eyes—then left in a hurry, claiming they needed to earn money for my treatment. I did not want to drag them down anymore. Enduring the pain, I crawled to the rooftop of a tall building, planning to end my life. That's when I saw it—inside a luxury hotel, a grand celebration was taking place. My brothers were there doting on another girl. She was eating an extravagant cake I had never even dreamed of, wearing a designer princess gown worth a fortune, sparkling with jewels. Everyone called her the Smith family's one and only princess. They had even hired a world-class symphony orchestra to play Happy Birthday just for her. While I lay bleeding in a dingy apartment, they would not spend a few dollars on bandages for me. I watched as my eldest brother gently fed her cake, his eyes full of tenderness. "Jasmine, only you deserve to be our one and only little sister." The second brother placed a tiara on her head with care. "Even for the smallest birthday, we won't let you suffer a single moment of disappointment." The third knelt to help her into a pair of crystal shoes. "Jasmine, you're our most precious darling." Then, standing on the stage, Jasmine held up the black credit card they had gifted her and smiled sweetly. "Brothers," she said, "Carol lost her legs saving you. Maybe you should go see how she's doing?" My eldest brother let out a mocking laugh. "She's not worth it. Now that she's crippled, she'll never be able to compete with you again. She got what she deserved."
قصة قصيرة · Emotional Realism
4.5K وجهات النظرمكتمل
قراءة
أضف إلى المكتبة
السابق
1
...
91011121314
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status