Mistery of Life : Daffa Albana
Tok.
Langkah kaki perlahan dengan hentakan tongkat terdengar jelas di malam yang hening itu. Pria berkumis juga berjalan dengan perlahan keluar menuju ruangan di depan mereka. Rangga dan anak laki-laki mengikutinya dari belakang. Berjalan menuju pintu keluar dan sedikit berbelok ke kiri ke tempat yang ditujunya. Lalu, dia berhenti dan berdiri di tengah-tengah antara dua ruangan baru. Pria itu berdiri di ruangan yang diperuntukkan sebagai ruang tamu, sedangkan di depan adalah ruangan yang diperuntukkan sebagai ruang makan. Masih terlihat meja makan lengkap dengan kursinya di ruangan itu. Namun, sudah termakan usia. Di tengah dinding pembatas kedua ruangan terdapat pintu penghubung selebar du
인기 회차