Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

NYANYIAN RINDU Kala Rasa ini Tak mampu kuungkapkan, Kala Rindu ini Tak mampu kuceritakan, Yang ada hanya bisu dan sembilu. Rindu ini, Bagai malam merindukan siang, Laksana bintang-bintang merindukan gugusan awan, Selaksa mentari merindukan hadirnya Rembulan, Yang ada hanya asa yang terangan. Berpuluh-puluh musim telah berganti
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai puisi kopi dan rindu
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Mita el Rahma
Semoga terhibur dan mendapatkan sesuatu yang terselip-selip dalam cerita setiap chapternya ... Jangan lupa tinggalkan jejak rate dan komen karena itu adalah vitamin buat author ... Tengkyu untuk semua reader kesayangan yang udah kasih support. Semoga Allah limpahkan kasih sayangNya pada kita ...
Rendra Lima
lanjutannya usahain ceritanya yang ringan aja..klo bs konflik nya sedikit aja..klo terlalu banyak dan muter2 bakal bosen juga hehe...so far msh ringan lah...masih bisa dinikmati sambil minum soklat hangat di Indomaret..wkwkwkwkwk...
Baca Semua Ulasan
RINDU SUAMI ORANG

RINDU SUAMI ORANG

Di hadapan mereka, aku masih istri Mas Taka, meskipun sudah ada niatnya menceraikanku, bahkan sudah terlontar. Kemudian, kusuguhkan minuman untuk Mas Reno dan Diana. Satu teh hangat, dan kopi hitam untuk Mas Reno. Ya, aku masih ingat kebiasaannya yang sangat menyukai kopi hitam. Setelah menyediakan minuman di meja, aku duduk sejajar dengan Mas Taka. Ada keanehan ketika berhadapan dengan mereka berdua. Tangan Mas Taka tiba-tiba meraih tanganku, lalu menggenggamnya erat-erat.
1017.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 513 kali sebagai puisi kopi dan rindu
Baca
+Pustaka
Cintai Aku, Seperti Aku Mencintaimu

Cintai Aku, Seperti Aku Mencintaimu

Setiap pagi kopi Irish adalah penyambung nyawanya setelah kelelahan ONS, atau begadang dengan pacar-pacarnya. Padahal Irish hanya membuat kopi itu dengan tambahan 1 sendok gula, karena Reagan tidak terlalu suka manis. Tapi tetap saja menurut Reagan itu adalah kopi terenak, bahkan OB hotel saja tidak ada yang mampu menggantikan kopi buatan Irish. “Elo kasih jampe-jampe pasti nih kopi gue, masa gue ketagihan cuma sama kopi elo doank Rish.”
1060.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai puisi kopi dan rindu
Baca
+Pustaka
Di Balik Rupa Burukku

Di Balik Rupa Burukku

tanyaku dengan raut wajah malu. "Ya, secangkir kopi! Aku merindukannya," katanya "Apa?" Wajahku memerah mendengar perkataannya, apakah dia tidak salah bicara? "Aku merindukan secangkir kopi buatanmu setiap sore, sehingga aku berusaha mencarimu sampai ketemu." Kali ini lelaki itu menolehkan wajahnya menatapku. "Oh?" Ternyata hanya secangkir kopi yang dia rindukan, aku hampir saja memikirkan yang tidak-tidak. Tidak mungkinlah dia merindukan aku, secangkir kopi saja lebih berharga dibandingkan denganku.
1084.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai puisi kopi dan rindu
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Nainamira
terima kasih untuk kakak pembaca yang Budiman, yang setia mengikuti kisah Aina dan Hasan. sudah tamat di 263 bab ya ... ikuti novel baruku yang berjudul " misteri cinta di lokasi KKN" gak kalah baper loh ...
Agus Irawan
Gadis Desa itu merantau ke kota Jakarta, entah mendapatkan nasib manis atau sial. yang jelas menurutnya nasib sial. karena telah dipertemukan dengan seorang pengusaha sekaligus tunangan majikannya. Baca novelnya. "Kembang Desa Sang Miliarder. nama pena" Agus Irawan.
Baca Semua Ulasan
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

KENANG LUKA Oleh: Pesona Senja ________ Kaukah yang bersembunyi sewindu penuh Menyaru bayang terasa candu Laksana api berkobar tanpa membakar Senyap padam terhempas keputusasaan Lagi-lagi rasaku tumbuh Serupa pucuk kentang di musim hujan Leleh meleleh bulir bening Kenang rindu tanpa berujung temu Kaukah anila sepoi penggetar jiwa Padamu ... pernah kugantung cita cinta
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai puisi kopi dan rindu
Baca
+Pustaka
Perempuan Kopi

Perempuan Kopi

“Airin suka kopi. Dan, kamu sekarang mencoba minum kopi. Kamu rindu aroma kopi yang biasa diminum Airin atau… kamu rindu sama Airin.” Sandy seolah tertampar. Mencoba kopi atau ia tengah rindu aroma kopi? Aroma kopi itu adalah perwujudan Airin. Perempuan yang acap kali menghabiskan waktu dengan berdiri di sisi jendela dapur, sambil membawa secangkir kopi, dan mata indahnya menatap kosong ke arah jalan.
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 313 kali sebagai puisi kopi dan rindu
Baca
+Pustaka
Presdir Dingin itu, Ayah dari Putraku

Presdir Dingin itu, Ayah dari Putraku

Mengaduk-aduk kopi yang sudah dibuat sejak tadi, tapi setetes pun belum diminumnya. Cantika melihat Rihana yang duduk termenung, lantas dia pun mendekat dan menarik kursi yang ada di hadapan Rihana, lantas duduk di sana. “Lama-lama bukan kopi lagi rasanya, tapi rasa gula karena terlalu larut dalam kopi kalau diaduk begitu. Sedih amat, mikirin suami yang pulang kampung,” ledek Cantika karena Rihana masih fokus mengaduk kopi yang ada di hadapan, bahkan tidak menyadari kedatangan Cantika.
9.5283.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.4K kali sebagai puisi kopi dan rindu
Baca
+Pustaka
KUTINGGALKAN ISTRI TAK TAU DIRI

KUTINGGALKAN ISTRI TAK TAU DIRI

BAB 13 Perhatian Rania Rendi menyesap kopi yang sudah disiapkan istrinya. Sruttt …. Rasa pahit kopi beradu dengan manis gula yang pas. Tak terlalu pahit dan juga tak terlalu manis. Rania memang pintar membuat kopi.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai puisi kopi dan rindu
Baca
+Pustaka
Runaway Bridesmaids

Runaway Bridesmaids

Menandakan memang jadwal tidurku sangat berantakan. Ah ya, belakangan aku mulai menyukai kopi. Rasanya sedikit mengobati rasa rindu pada lelaki pecandu kopi yang sedang jauh di mata. Setiap kali menghirup aroma kopi, aku seperti bernostalgia dan membayangkan ada dia duduk di hadapan.
1013.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 456 kali sebagai puisi kopi dan rindu
Baca
+Pustaka
Can is mine

Can is mine

Mana bisa dia. *** "Bagus gak ya?" Candra memperhatiakam segelas kopi buatannya dengan hiasan emotikon love di atasnya. "Semoga dia suka," Setelah dipikir berulang kali, ia rasa ide dari ibunya tidaklah terlalu buruk tapi untuk membuat puisi rasanya Candra tak mampu. Ia bukanlah pemuda melankolis yang setiap perasaannya bisa ia tuangkan kedalam puisi. Jadi, ia putuskan untuk membuat kopi ala-ala kafe yang ia pelajari dari temannya dulu.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai puisi kopi dan rindu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status