Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mantanku Panik Setelah Pengunduran Diriku

Mantanku Panik Setelah Pengunduran Diriku

Setelah mengumumkan pengunduran diri, banyak orang bersorak dan sangat setuju. Hanya pacarku yang terlibat gosip dengan seorang pria bernama Sherwin, seorang musisi jenius yang tidak setuju. Di depan banyak wartawan, pria itu berpura-pura peduli. “Semua ini salah paham. Kak Yonatan adalah musisi berbakat yang tak tergantikan di dunia musik. Aku berharap dia bisa kembali berkarya.” Aku mematikan ponsel dan mengabaikannya. Di kehidupan sebelumnya, karya dan laguku sama persis dengannya. Netizen menyebutku plagiat, bahkan mengutuk seluruh keluargaku. Aku tidak terima dan membuktikan proses pembuatan laguku, tapi tetap saja kalah dengan waktu rilis lagunya. Lagu barunya dirilis sepuluh menit lebih cepat dariku. Hanya karena sepuluh menit itu, netizen mengirimkan karangan bunga dan foto pemakamanku, bahkan ada yang datang ke rumahku untuk menyiram cat. Selama beberapa tahun, perundungan media yang terus-menerus membuatku mengalami depresi. Orang tuaku menghabiskan semua harta mereka untuk membersihkan namaku, tetapi akhirnya mereka dibakar hidup-hidup oleh penggemar fanatik. Pada hari Sherwin memenangkan Golden Melody Awards untuk ciptaan lagunya, aku melompat dari gedung tinggi. Tak kusangka, saat membuka mata lagi, aku terlahir kembali.
Baca
Tambahkan
Fined Thousands for Water

Fined Thousands for Water

I just closed a deal worth 50 million. The room did its job, so I went to the reception to check out, and I got myself a bottle of water worth 2 dollars. That very same day, I got an email from the company accusing me of misusing company funds. They canceled three months' worth of KPI from my records and fined me 5,000 dollars. I ignored that, thinking that it was a mistake some new guy in finance made. When I went to work the next day, my access card was denied. It was canceled. I couldn't even get into the building. Furious, I called my CEO fiance, but his secretary took the call instead. "How many times do I have to tell you to follow the rules when it comes to money? Did you tell finance about that bottle of water? No? Then that's against the rules! Everyone else follows the rules, so why can't you? You're a veteran!" The CEO chimed in, "Christina, you're a veteran of the company. You must be an example. You're not allowed back to work until you finish your 8000-word reflection and read it out loud at the all-employee meeting!" They tossed the phone aside, and a moment later, moans of delight and passion traveled through the air. Stone-faced, I hung up and called our competitor's CEO. "I've got a 50-million-dollar deal and a sales manager who just got fired for you. Are you taking that deal?"
Baca
Tambahkan
Sumpah Palsu Suami Siri

Sumpah Palsu Suami Siri

Setelah menghilang 3 tahun lamanya, Kang Wirna kutemukan menjadi seorang pengamen buta di sebuah pasar kaget. Ia menyanyikan sebuah lagu yang sering ia putar di telepon genggamnya ketika kami masih bersama 3 tahun yang lalu. Bersamanya ada seorang bocah lelaki yang tangan kirinya buntung. Apa yang terjadi dengan laki-laki yang sampai sekarang masih menyandang status suami siriku itu? Waktu 3 tahun ternyata telah banyak membawa perubahan pada dirinya yang menghilang dariku tanpa alasan. "Bagaimana kalau suatu saat nanti Abi meninggalkan Ami?" tanyaku risau setelah 2 bulan aku menikah dengannya. "Abi tidak akan pernah meninggalkan Ami walau apapun yang terjadi. Jika itu Abi lakukan, demi Allah, hidup Abi akan sengsara selamanya dan mati dalam keadaan sesat." Kang Wirna mengulangi lagi sumpah yang memang sering ia ucapkan kepadaku. "Lalu jika suatu saat Abi kembali kepada mantan istri Abi, gimana?" lanjutku bertanya. Dan lagi-lagi ia mengulangi sumpahnya. "Itu tidak akan pernah terjadi, Mi..! Jika itu terjadi maka Abi mengangkat sumpah agar Allah menyengsarakan hidup Abi dan seluruh keturunan Abi." "Jangan main-main dengan sumpah, Bi! Bahaya..!" ucapku mengingatkannya kala itu. "Abi sadar kalau Abi telah mengangkat sumpah yang paling tinggi di antara semua sumpah anak manusia dibumi. Abi sudah siap dengan segala konsekwensi dan resikonya. Karena itu tolong Ami percaya kepada Abi." ucapnya berulang kali di banyak malam. Namun bulan kedelapan pernikahan kami Kang Wirna menghilang. Yuk pembaca... ! Kita simak bersama curahan hati seorang istri yang didustakan dan akibat bagi seorang suami yang mempermainkan pernikahan dan menganggap sepele sumpah dan janji.
Rumah Tangga
5.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Dicintai Pangeran

Dicintai Pangeran

Sm. Soediro
Adalah Dwi Setyani, seorang gadis desa yang cantik dan cerdas memiliki cita-cita sebagai seorang pramugari, kecerdasannya membawa Dwi Setyani menjadi seorang bintang sekolah, bahkan dia mendapatkan nilai tertinggi se kota Kecamatan, sayangnya ekonomi keluarga tidak bisa membawa Dwi Setyani untuk melanjutkan segala impian nya itu. Suatu senja di saat Dwi Setyani pulang sekolah, dia sengaja melewati hutan pinus, sambil berdendang riang, menyanyi dan menari dia terus melangkahkan kaki, saking meresapi lagu dan tariannya, dia tidak menyadari ada sepasang mata terus memperhatikannya. Sepasang mata itu terus mengikuti kemana arah langkah kaki Dwi Setyani, hingga saat Dwi Setyani terjatuh, pemilik sepasang mata itulah yang menolongnya. "Kamu nggak papa?" Suara bariton mengejutkan Dwi Setyani. Bukannya menjawab pertanyaan itu, Dwi Setyani justru malah terpukau oleh ketampanan lelaki itu, sorot mata yang teduh, wajah yang sangat tampan, membuat hati Dwi Setyani di penuhi kupu-kupu, dan sorot mata yang penuh kelembutan itu, sanggup menembus dasar hati, hingga panah asmara langsung menancap ke lubuk hati Dwi Setyani yang paling dalam, ya Dwi Setyani langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Rasa cinta yang Dwi Setyani terbalaskan, sebab ternyata sang pemuda itu sudah lama menginginkan Dwi Setyani sebagai kekasihnya, namun pemuda itu sadar bahwa Dwi Setyani adalah seorang anak manusia dan dia adalah seorang anak pangeran dari penunggu hutan pinus. Seiring berjalannya sang waktu, pemuda itu menawarkan sebuah persahabatan, dan karena pemuda itulah Dwi Setyani bisa melanjutkan impian nya yaitu sekolah di Akademi Pramugari. Suatu hari pemuda itu harus meninggalkan Dwi Setyani sebab kedua orang tuanya mengetahui bahwa sang pangeran mencintai anak manusia, sedangkan sang pangeran di 300 tahun yang lalu pernah memiliki kisah sedih dan tragis dengan seorang anak manusia juga. Agar sang pangeran tidak melakukan kesalahan yang sama, kedua orang tua pangeran menjodohkan pangeran dengan seorang gadis dari bangsa nya yaitu bangsa jin.
Romansa
4.4K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Left Behind by My Alpha and Our Twins

Left Behind by My Alpha and Our Twins

When I was surrounded by the rogue pack far from our territory, I mind-linked my mate, Alpha Luke, begging for help. He refused me fifteen times—and finally, he blocked the link entirely. In the end, I collapsed from exhaustion and lost consciousness, my wolf howling in despair. When I woke up in the infirmary, Alex, the commander of the Werewolf Tribe, was sitting quietly beside me. He was the one who had received my desperate mind-link. He led his warriors, crushed the rogues, and saved me from the jaws of death. Looking into his worried eyes, I no longer hesitated. I took a deep breath and said with unwavering resolve: “Alex, I’ve made up my mind. I’ll go to the Northern Territory for training. I leave in 2 days.” Ten minutes later, Luke barged into the room with Kristy—his so-called adoptive sister—and our twin pups trailing behind. Before anyone could speak, he kicked the door open and pointed at me, shouting with cold fury: “You staged this stunt just to outshine Kristy? Do you realize how much warrior strength you wasted just to feed your vanity? You are not worthy to be a Luna!” My elder son, Chris, gave me a sharp glance and scoffed: “Where’s the wound, Mom? You look perfectly fine. Did you fake this just to get attention?” My younger son, Collin, stared at me, eyes filled with disappointment. He shook his head slowly and whispered: “Mom, did you lie to us again… just because we care about Kristy more?” Kristy gripped Luke’s hand, her voice trembling with fake innocence and tears falling down her cheeks: “I’m sorry, Christina… I won’t celebrate my birthday again. Please… stop causing trouble for Luke and the twins.” I clenched my fists, restraining my furious wolf, and stopped Alex from standing up for me. I watched the four of them turn and leave without a second glance. Then, I turned to Alex and said, with icy clarity: “This time, I have no hesitation, no regret. I’m leaving. I’ll go with you to the Northern Territory. And I won’t eat my words.”
Baca
Tambahkan
Von meinem Alpha und unseren Zwillingen zurückgelassen

Von meinem Alpha und unseren Zwillingen zurückgelassen

Als ich weit entfernt von unserem Territorium von mehreren Abtrünnigen umzingelt war, kontaktierte ich meinen Gefährten, Alpha Luke, per Gedankenverbindung und flehte ihn um Hilfe an. Er lehnte die Verbindung fünfzehn Mal ab und schließlich blockierte er sie sogar vollständig. Am Ende brach ich vor Erschöpfung zusammen und verlor das Bewusstsein, während meine Wölfin vor Verzweiflung heulte. Als ich in der Krankenstation aufwachte, saß Alex, der Anführer eines Werwolfstammes, still neben mir. Er war es gewesen, der meine verzweifelte Gedankenverbindung empfangen hatte. Zehn Minuten später stürmte Luke mit Kristy, seiner sogenannten Adoptivschwester, und unseren Zwillingswelpen im Schlepptau in den Raum. „Hast du dieses ganze Theater etwa nur inszeniert, um Kristy in den Schatten zu stellen? Ist dir eigentlich klar, wie viel Kraft unsere Krieger aufgewendet haben, nur um deine Eitelkeit zu befriedigen? Du bist es wirklich nicht wert, eine Luna zu sein!“ Mein älterer Sohn Chris warf mir einen scharfen Blick zu und spottete: „Wo ist überhaupt deine Wunde, Mama? Du siehst völlig unversehrt aus. Hast du das alles nur vorgetäuscht, um Aufmerksamkeit zu bekommen?“ Mein jüngerer Sohn Collin starrte mich mit enttäuschten Augen an. Er schüttelte langsam den Kopf und flüsterte: „Mama, hast du uns schon wieder angelogen, nur weil wir Kristy mehr mögen?“ Kristy umklammerte Lukes Hand. Ihre Stimme zitterte vor vorgetäuschter Unschuld, und Tränen liefen ihr über die Wangen: „Es tut mir so leid, Christina! Ich werde meinen Geburtstag nicht mehr feiern. Aber bitte hör einfach auf, Luke und den Zwillingen Probleme zu bereiten!“ Dann sah ich zu, wie die vier sich umdrehten und ohne ein weiteres Wort mein Krankenzimmer verließen. Ich wandte mich an Alex und sagte mit eisiger und klarer Stimme: „Dieses Mal habe ich keine Zweifel und werde es auch nicht bedauern. Ich gehe! Ich werde mit dir ins Nordterritorium gehen. Und ich werde meine Worte nicht zurücknehmen.“
Baca
Tambahkan
Abandonnée par mon Alpha et nos jumeaux

Abandonnée par mon Alpha et nos jumeaux

Quand j'ai été encerclée par la meute de renégats loin de notre territoire, j'ai envoyé un lien mental à mon compagnon, Alpha Luke, le suppliant de m'aider. Il m'a refusée quinze fois — et finalement, il a bloqué complètement le lien. À la fin, je me suis effondrée d'épuisement et j'ai perdu connaissance, ma louve hurlant de désespoir. Quand je me suis réveillée à l'infirmerie, Alex, le commandant de la Tribu des Loups-Garous, était assis calmement à mes côtés. C'était lui qui avait reçu mon appel désespéré. Il avait mené ses guerriers, écrasé les renégats et m'avait arrachée à la mort. J'ai pris une grande inspiration et j'ai dit avec une détermination sans faille : « Alex, j'ai pris ma décision. J'irai dans le Territoire du Nord pour l'entraînement. Je pars dans deux jours. » Dix minutes plus tard, Luke a fait irruption dans la pièce avec Kristie — sa soi-disant sœur adoptive — et nos jumeaux qui le suivaient de près. « Tu as monté cette mise en scène juste pour éclipser Kristie ? Tu te rends compte de la force guerrière que tu as gaspillée pour flatter ton ego ? Tu ne mérites pas d'être Luna ! » Mon fils aîné, Chris, m'a lancé un regard perçant et a ricané : « Elle est où, ta blessure, Maman ? Tu as l'air en parfaite santé. Tu as tout simulé juste pour attirer l'attention ? » Mon fils cadet, Colin, m'a regardée avec des yeux pleins de déception. Il a lentement secoué la tête et a murmuré : « Maman, tu nous as encore menti… juste parce qu'on aime davantage Kristie ? » Kristie a serré la main de Luke, sa voix tremblait d'une fausse innocence tandis que des larmes coulaient sur ses joues : « Je suis désolée, Christina… Je ne fêterai plus jamais mon anniversaire. S'il te plaît… arrête de créer des problèmes à Luke et aux jumeaux. » J'ai serré les poings, retenant ma louve furieuse. J'ai regardé les quatre tourner les talons et sortir sans un seul regard en arrière.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status