Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
JANIN YANG KAU SURUH GUGURKAN

JANIN YANG KAU SURUH GUGURKAN

Tiba saatnya untuk memotong kue. "Tiup lilinnya, tiup lilinnya, tiup lilinnya sekarang juga. Sekarang, juga. Sekarang, juga" Arga meniup lilin angka 1 itu. "Potong kuenya, potong kuenya, potong kuenya sekarang juga. Sekarang, juga. Sekarang, juga." Arga memotong kue dengan bantuan Tiara. "Suapin mamanya Arga." titah Sri. Arga menyuapi Tiara sepotong kue.
3.5K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 93 veces como potong kuenya potong kuenya
Leer
+Biblioteca
Bukan Siti Nurbaya

Bukan Siti Nurbaya

"Makasih ya, Fai. Udah percaya sama gue." Setelah acara tiup lilin, mereka semua kembali bernyanyi dengan riang. "Potong kuenya, potong kuenya, potong kuenya sekarang juga, sekarang juga, sekarang, juga..." Gadis kecil itu memotong kue, dibantu dengan mama dan papanya. Kue pertama Kanaya diberikan untuk mama dan papanya. Gadis kecil itu celingukan seperti sedang mencari seseorang. Siapa lagi kalau bukan Adinda yang dia cari? Kanaya ingin memberika kue ini untuk Adinda.
1010.2K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 234 veces como potong kuenya potong kuenya
Leer
+Biblioteca
Disangka Ojek Ternyata Miliuner

Disangka Ojek Ternyata Miliuner

"Kami musafir, Bu. Rasanya nggak enak cuma makan dan tidur aja. Jadi pengen bantuin." Ibu itu tersenyum. "Oh, baguslah kalau gitu. Sini bantu potongin sayur ya pak!" Morgan dan teman-temannya segera mengambil posisi. Dion dan Jon mengupas kentang, sementara Derren, meski masih terlihat loyo, mulai memotong tahu dengan hati-hati. "Kalian ini musafir dari mana?" tanya salah satu ibu sambil mengaduk panci besar.
9.220.0K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 518 veces como potong kuenya potong kuenya
Leer
+Biblioteca
Tetangga Kos Menawan

Tetangga Kos Menawan

potong gw "..........." Rena tersenyum kecil "lo suka sama gw khan Han?" sebuah perkataan maut meluncur dari mulut Rena "hah?" gw terkaget "udah Han, lo mau jawab bo'ong juga gw tetep tau kalo lo suka sama gw!" lanjut Rena sambil tertunduk "jujur lagi nih Han, perasaan gw kuat banget soal itu dan gw bisa ngerasain itu semua!" terangnya
8.918.2K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 545 veces como potong kuenya potong kuenya
Leer
+Biblioteca
Benih Terlarang Kakak Angkat

Benih Terlarang Kakak Angkat

Angela memuji sekalian biar Yugo tidak protes. Saat mendengar pujian dari kedua orang tuanya, wajah Siena tampak bersinar. Dia tampak begitu gembira sampai-sampai dia menawarkan untuk memotongkan sepotong kue yang lebih besar lagi untuk kedua orang tuanya. "Papa mau lagi?" tanya Siena sambil menunjukkan potongan kue yang lebih besar. Yugo mengangguk dan menerima potongan kue tersebut dengan senyum lebar di wajahnya. "Boleh."
1011.6K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 254 veces como potong kuenya potong kuenya
Leer
+Biblioteca
Magic You

Magic You

Hehe. "Siapa?" Cya melihat Ken. "Kenapa kau kepo." Ken mendengus kesal. "Terserah aku. Mau tanya apa. Apa urusanmu huh? Dasar cebol!" "Jangan. Panggil. Aku. Cebol." Ken menatap Cya kesal. "C-E ce, B-O no tambah L, CEBOL." "Jangan paksa aku gigit bibirmu!"
104.2K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 137 veces como potong kuenya potong kuenya
Leer
+Biblioteca
Menjadi Istri Milyuner

Menjadi Istri Milyuner

Apa yang sebenarnya telah terjadi? "Riek, bisa nggak motong kuenya? Kalau gak bisa biar si Embak saja yang motongin?" Kartika bertanya lembut kepada Rieka yang masih terlihat kebingungan. "Eh? Bisa! Bisa, Ma." Rieka menjawab dengan gelagapan. Buru-buru menghampiri meja, meletakkan kuenya disana dan mulai mengiris-irisnya menjadi potongan dengan ukuran yang biasa disuguhkan.
1012.7K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 343 veces como potong kuenya potong kuenya
Leer
+Biblioteca
SALAM TERAKHIR

SALAM TERAKHIR

bisik Mega. Tania melepas pelukannya. Ia belum banyak berbicara. Ia masih tak menyangka dengan apa yang ia dapatkan sekarang. Tania meraih kuenya, mengambil pisau plastik yang sudah disiapkan di dalam kotak kue, memotong kuenya lalu memberikan potongan pertama pada ibu Icha. "Hari mana? Tidur ya," tanya Tania pada ibu Icha.
103.6K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 85 veces como potong kuenya potong kuenya
Leer
+Biblioteca
Video Pernikahan Papa

Video Pernikahan Papa

Euforianya terjun bebas dari kemarin menyiapkan ini itu untuk adiknya, tiba-tiba saja semua itu hilang begitu ia melihat wajah yang paling ia benci. Tiba saat pemotongan kue. Inaya dengan senyum cerianya memotong salah satu bagian kue yang bertuliskan angka delapan, tidak ada acara tiup lilin, hanya ucapan selamat dan angka umur yang terlukis di kue itu. Tangan Inaya bergerak memotong dibantu Nindita. Lalu, dengan penuh kebahagiaan ia menyuapi suapan pertama untuk mamanya. Potongan kedua untuk Bima. Hingga potongan selanjutnya untuk Angga. “Kok kak Angga dulu sih, Dek?” protes Khanza yang belum menerima suapan dari adik bungsunya.
1070.5K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 2.5K veces como potong kuenya potong kuenya
Leer
+Biblioteca
Pesona Wanita yang Ternoda

Pesona Wanita yang Ternoda

timpal Kiya lagi. “Kiya.” Ratna memperingati putrinya lewat tatapan. “Maaf, Bu,” ucapnya ketika melihat tatapan kecewa dari sang ibu. Kiya menghampiri Kenzie. “Sini biar aku. Nih, kamu potong timun saja.” Kiya menyodorkan timun ke depan Kenzie. “Terima kasih. Ternyata kamu baik juga.” Kenzie menggeser duduknya, berharap Kiya akan duduk di sampingnya.
1.7K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 55 veces como potong kuenya potong kuenya
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
1234567

Preguntas frecuentes

Ada satu adegan di film 'Laskar Pelangi' yang bikin aku ngerasa gregetan banget pas tokoh utama dipotong mulutnya sama temennya. Potong mulet itu sebenernya bukan cuma soal adegan fisik, tapi lebih ke simbol kekerasan verbal atau penindasan yang sering terjadi di kehidupan sehari-hari. Di konteks film Indonesia, adegan kayak gini biasanya dipake buat nunjukin konflik sosial atau tekanan psikologis yang dialamin karakter.

Aku perhatiin kalo adegan potong mulet sering muncul di film-film dengan tema bullying atau kekerasan di sekolah. Misalnya di '5 cm', ada momen dimana salah satu karakter dicibir sampe ngerasa ga berdaya. Potong mulet di sini lebih ke metafora buat ngegambarin perasaan 'dibungkam' atau ga dianggap. Seru sih liat gimana sineas Indonesia pake simbol-simbol sederhana buat ngangkat isu berat.

ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status