Rimba Memburu Senala
Dadanya mengempis dalam desahan yang rapuh.
“Kitab ..., itu ..., harus ....” Ucapannya tak selesai.
Dari semak belukar, suara geraman dan langkah berat mendekat. Mata mata-kuning berkilau muncul satu per satu: harimau lapar, serigala hutan, dan burung pemangsa berputar di langit, mencium aroma darah.
Bayur berusaha mengangkat tangannya, tetapi tubuhnya sudah tak bisa diajak kompromi. Dia hanya sempat melirik langit sebelum suara cakar dan gigi menyudahi segalanya.
Hot Chapters