SENYAWA
Ibu Naina -Umma Nameera- kemudian menangkup kedua tangannya di depan wajahnya.
Varo pun mengikuti yang dilakukan oleh Ibu Naina, ia merasa asing dengan hal ini sebenarnya.
“Masuk dulu, Nak Varo.” Ibu Naina kemudian mempersilakan Varo masuk, dibukanya daun pintu lebar-lebar agar Varo ikut masuk bersama anaknya.
“Duduk, Varo,” ucap Meera saat mereka sudah sampai di ruang tamu. Varo pun kemudian duduk di salah satu kursi.
Hot Chapters