Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Habis Manis Sepah Dibuang

Habis Manis Sepah Dibuang

Seorang klien menyiramku dengan air dan memakiku. Namun, saat aku menahan makian itu, Michael malah memeluk asistennya dan menatapku sambil berkata dengan dingin, “Jocelyn, kamu bahkan nggak becus untuk tangani hal sepele ini. Perusahaan ini nggak butuh karyawan sepertimu!” Aku menyeka air dari wajahku, lalu mengambil segelas alkohol dan menghabiskannya. Setelah itu, aku mengisinya kembali dan langsung menyiramnya ke wajah Michael. Siapa yang sudi kerja di perusahaan ini? Aku berhenti!
7.0K viewsCompletedAdded to Library 272 Times as menyeka
Read
+Library
Kuberi Segalanya, Tetapi Dia Berpaling

Kuberi Segalanya, Tetapi Dia Berpaling

Aku disiram segelas air oleh klien, tubuhku gemetar saat menghadapi makiannya, sementara Raisa Gunawan memeluk asistennya sambil menatapku dengan dingin. "Yoga, hal kecil seperti ini saja nggak bisa kamu selesaikan. Perusahaan nggak butuh pemalas!" Aku menyeka air di wajahku, mengambil gelas dan menenggaknya sekaligus. Lalu, tanpa ragu, aku menuang segelas lagi dan menyiramkannya balik! Siapa yang mau bekerja di sini, silakan ambil alih. Aku nggak peduli lagi!
6.2K viewsCompletedAdded to Library 172 Times as menyeka
Read
+Library
Setelah Berpisah, Bunga Persik Tetap Mekar

Setelah Berpisah, Bunga Persik Tetap Mekar

Di hari Naomi Maruli mengetahui kehamilannya, dia menerjang hujan deras menuju klub yang sering dikunjungi Rehan Kurniawan. Di pintu masuk ruangan pribadi, dia menyeka rambutnya yang basah dan bersiap untuk memberi kejutan setelah Rehan selesai. Dari celah pintu yang sedikit terbuka, suara seorang pria diselingi tawa, terdengar. “Rehan, tinggal seminggu lagi pernikahanmu dan Naomi. Apa semua kejutan untuk pernikahan itu sudah siap?” “Sudah siap.” Suara dingin Rehan terdengar seperti sedang mabuk. “Aku akan memberinya kenangan yang tak terlupakan.” Naomi berhenti sejenak saat mengeringkan rambutnya, senyum manis tanpa sadar mengembang di bibirnya. Selama tiga t
7.4K viewsCompletedAdded to Library 279 Times as menyeka
Read
+Library
Senja di Matamu

Senja di Matamu

[Pa, aku setuju berimigrasi ke Prancis untuk menikah. Cepat, atau aku akan menyesal.] Pak Agus, ayah Tania Sane, langsung menjawab: [Putriku sayang, paling lama sebulan lagi semua prosedur selesai!] Tania diam-diam menyeka air matanya dan menyimpan ponselnya. Satu jam yang lalu, dia masih di dalam Bentley, mendesah pelan karena ciuman Chaz Limex. Ketika ponsel Chaz berdering, dia menjawab dalam bahasa Georgia, "Ngapain nelpon sekarang?" Orang di ujung sana tertawa. "Kenapa? Emangnya kau lagi sibuk dengan apa? Yang ini seberapa mirip dengan Nina Lopez?" Chaz membelai wajah Tania yang lembut dan berkata dengan acuh tak acuh, "70%. Kalau nggak ada yang penting, a
23.0K viewsCompletedAdded to Library 781 Times as menyeka
Read
+Library
Penolakan Ke-99 Kali yang Membekas

Penolakan Ke-99 Kali yang Membekas

Ketika suamiku, Rocco dari Keluarga Fauzian, menutup teleponku untuk ke-99 kalinya, aku menyeret tubuhku yang sudah berada di tahap akhir leukemia melangkah masuk ke kantor penasihat hukum keluarga. "Selamat siang, saya ingin mengajukan perceraian." Namun, sepuluh menit kemudian Rocco sudah menerima kabar itu dan menerobos masuk bersama keluargaku. Pemimpin keluarga itu baru masuk, lalu langsung menamparku. "Demi mengacaukan pesta kenaikan jabatan Sofia, kamu menyalahgunakan nomor komunikasi darurat? Otakmu taruh di mana?" Laporan diagnosis yang kugenggam, direbut paksa oleh ibuku. Dia melirikku lalu mencibir sambil tertawa sinis. "Pura-pura sakit untuk cari simpati, cuma supaya kami memperh
8.4K viewsCompletedAdded to Library 209 Times as menyeka
Read
+Library
Aku Menyelamatkan Nyawanya, Dia Membiarkan Ibuku Mati

Aku Menyelamatkan Nyawanya, Dia Membiarkan Ibuku Mati

Dari pacaran hingga menikah selama tujuh tahun, Eiden Banara membatalkan lima puluh dua perjalanan kami. Setiap kali, dia selalu berdalih sibuk dengan proyek, tugas mendadak ke luar kota, atau kesehatan orang tua yang kurang baik. Dia berkata akan menebusnya lain kali. Aku mempercayainya lima puluh dua kali. Sampai bulan lalu, aku menemukan sebuah buku agenda perjalanan di ruang kerjanya. Di dalamnya terselip lima puluh dua tiket pesawat menuju kota yang sama, serta lima puluh dua foto dirinya bersama kekasih masa kecilnya. Pada foto pertama tertulis, [Dia bilang ingin melihat laut, jadi aku menunda semua pekerjaan dan menemaninya.] Pada foto ketiga puluh tiga tertulis, [Dia mabuk dan berkat
1.5K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as menyeka
Read
+Library
Si Badut Itu, Pangeranku!

Si Badut Itu, Pangeranku!

Siska Kurniawati
Blurb Wanita independen bukan berarti tidak membutuhkan pria atau tidak ingin menikah. Memang, secara finansial sudah mampu. Namun, mental yang terlalu berat memikul segalanya sendiri. Itulah pemicu luka yang menjadi pertimbangan. Ditakutkan akan menjadi bumerang di kehidupan pernikahannya kelak. Tania Nuraini, wanita single dan berkarir yang belum menikah diusia matang. Dia jadi tulang punggung keluarga. Satu lagi broken home, ibu meninggal saat melahirkannya. Sang ayah —Ucup Suherman menikah lagi dengan Rose Daryoto. Ibu tiri dan kakak ipar yang selalu meremehkan, merendahkan, dan menghina Tania. Semenjak, Sang ayah lumpuh dan sudah pensiun. Mereka pun gila harta, berhutang kemana-ma
102.0K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as menyeka
Read
+Library
Aira's

Aira's

Bukan kisah cinta yang berawal bahagia lantas terluka. Tapi kisah lara tentang orang tua yang amat ambisius mengejar harapan yang nyaris menyakiti perasaan. Berbagai siloka menjadi jalan cerita, berbagai diksi menjadi arti hidup ini. Berbagai lantunan sendu menjadi tangis amat pilu. Caci-maki yang selalu mengintai seakan-akan menyangkal bahwa ia tidak boleh bahagia. Meninggalkan kisah lara penuh kata penyesalan. "Ayah hidup itu tidak harus tentang nilai yang bagus. Tapi tentang seseorang yang menyayangi dengan tulus." "Ibu pintar itu tidak harus menguasai semua bidang. Satu bidang saja, jika sudah mengerti dengan perasaan orang lain, ia bukan sekedar pintar tapi jenius." "Kak pinta
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 309 Times as menyeka
Read
+Library
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Ketika Susan terluka parah akibat ledakan kompor gas, hanya putranya yang berusia lima tahun yang berada di sisinya. Rohnya berdiri di samping Julian, melihatnya menangis sambil menelepon dan memohon agar Ginos bisa pulang untuk menyelamatkan ibunya. Namun, Ginos hanya memarahi dan menyuruhnya untuk jangan belajar berbohong seperti ibunya, lalu menutup telepon. Julian menyeka air matanya dan akhirnya memanggil ambulans, tetapi ambulans malah direnggut oleh Ginos. "Ayah, Ibu berdarah banyak dan sekarat. Bisakah Ayah tidak merebut ambulans?" "Dasar penipu, jangan ribut! Minggir, Wenny akan melahirkan, dia lebih butuh ambulans daripada Susan!" Ginos mendorong Jul
17.0K viewsCompletedAdded to Library 408 Times as menyeka
Read
+Library
Kukira Dia Cinta, Ternyata Pemberi Luka

Kukira Dia Cinta, Ternyata Pemberi Luka

Pada hari ketika Erni Lousa, pujaan hati suamiku yang sedang mengidap penyakit mematikan, melahirkan anak untuk suamiku, Riko Fosa, ayah dan ibu mertuaku memanggil sepuluh pengawal untuk berjaga di depan ruang bersalin hanya untuk mencegah aku datang dan membuat keributan. Namun, hingga proses persalinan berakhir, aku sama sekali tidak muncul. Ibu mertua menggenggam tangan Erni dengan sangat emosional sambil berkata, "Erni, selama kami ada di sini, Nisa nggak akan punya kesempatan menyakitimu atau anak dalam kandunganmu!" Sementara itu, Riko menatap Erni dengan wajah penuh kasih sayang, menemaninya dengan setia di ruang bersalin sambil menyeka keringat di dahi
6.3K viewsCompletedAdded to Library 207 Times as menyeka
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status