Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MBOK JAMU SEKSI

MBOK JAMU SEKSI

"Jamunya Mas," Suara merdu mendayu berjalan lenggak lenggok menawarkan Jamu yang Ia gendong setiap pagi. "Halo Sayang, biasa ya! Buat Mas. Jamu Kuat!" "Eits, Mr, Abang juga dong! Udah ga sabar nih! Jamunya satu ya!" "Marni Sayang, jadi Istri Aa aja ya Neng! Ga usah jualan jamu lagi!" Marni hanya membalas dengan senyuman setiap ratuan dan gombalan para pelanggannya yang setiap hari tak pernah absen menunggu kedatangan dirinya. "Ini, jamunya Mas, Abang, Aa, diminum cepet! Selagi hangat!" Tak lupa senyuman manis Marni yang menggoda membuat setiap pelanggannya yang mayoritas kaum berjakun dibuat meriang atas bawah.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai peredam suara pintu
Baca
+Pustaka
Rembulan di Langit Kinanah

Rembulan di Langit Kinanah

El-Nazeeya
"Kamu tahu? Terkadang alasan kita berhenti mencintai seseorang bukan karena kita telah membencinya, tetapi karena kita sudah mulai menyadari bahwa mungkin saja seseorang itu akan lebih bahagia ketika kita melepaskannya." Kali ini, airmata sudah lancang turun membasahi pipi Zea Mahia Farhana. Dia tak lagi mampu membendungnya. Niat hati tak ingin menyakiti, tetapi dengan lancangnya pisau itu telah menggores luka di hati seseorang. Jika takdir belum berpihak pada keduanya, maka mustahil cinta itu hadir. Negeri Kinanah menjadi saksi atas perjalanan kisah cintanya. Dia yakin, bahwa takdir tak akan pernah salah mengetuk pintu hati. Dia yakin, pada akhirnya dia hanya akan mencintai dan dicintai oleh lelaki yang telah Allah tetapkan untuknya sejak zaman azali.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai peredam suara pintu
Baca
+Pustaka
KELUARGAKU ADA, TAPI TIDAK NYATA

KELUARGAKU ADA, TAPI TIDAK NYATA

Zeevanya Renata
Alfio yang telah bertahun-tahun merantau, akhirnya pulang kembali ke desa. Ia tidak sabar ingin segera bertemu ibu, istri, dan anaknya. Saat perjalanan pulang ke desa, ia heran mengapa suasana desa terasa berbeda sekali dengan sebelum ia berangkat merantau. Hingga akhirnya ia sudah sampai di rumah, dan langsung mengetuk pintu. Setelah cukup lama ia berdiri, akhirnya pintu perlahan terbuka, tapi tidak ada orang di dalamnya. Suasana rumah tampak sangat tidak enak dipandang, seperti rumah yang sudah lama tidak ditempati. Dia lalu mencari keberadaan ibu, istri, serta anaknya. Akhirnya ia melihat istrinya, lalu menggenggam tangan istrinya. Ia berkata sangat rindu dengan keluarga kecilnya. Tapi anehnya, tangan sang istri sangat dingin dan wajahnya pucat pasi, seperti orang yang sudah....
964 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai peredam suara pintu
Baca
+Pustaka
Suami dan Anak Membakarku Demi Wanita Lain

Suami dan Anak Membakarku Demi Wanita Lain

Malam setelah aku didiagnosis hamil, vilaku tiba-tiba terbakar. Aku menahan rasa sesak dan mempertaruhkan nyawaku untuk berlari ke kamar putraku. Namun, ternyata tidak ada siapa pun di dalam sana. Tiba-tiba, aku mendengar sorakan bahagia di luar sana. "Kak Tasya, kamu keren sekali. Kamu pasti dapat juara satu pada lomba nanti!" Aku ingin menegur putraku yang membuat onar ini, tetapi tubuhku malah tertimpa tembok yang runtuh. Ketika kesadaranku mulai melemah, aku mendengar suamiku yang selalu bersikap tegas, memuji keberanian seorang wanita. Jika tebakanku tidak salah, seharusnya suami dan anakku membakar vila ini demi menyenangkan hati wanita itu. Aku hanya bisa menatap pintu yang begitu dekat denganku. Sebelum mati, aku mengirim sebuah pesan kepada suamiku.
5.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai peredam suara pintu
Baca
+Pustaka
Meski Lupa Ingatan, Hati Tak Bisa Bohong

Meski Lupa Ingatan, Hati Tak Bisa Bohong

Tunanganku adalah ilmuwan otak terkemuka di dalam negeri. Kekasih masa kecilnya, Yuki, didiagnosis kanker dan hanya bisa hidup selama sebulan. Demi menemaninya melewati hari-hari terakhirnya, Oscar memaksaku meminum obat penghapus ingatan yang baru dikembangkan agar aku melupakannya selama sebulan. Dalam sebulan itu, dia menikahi Yuki, berbulan madu, dan berjanji untuk bertemu kembali di kehidupan berikutnya di tengah lautan bunga. Sebulan kemudian, Oscar menangis darah, berlutut di tengah hujan. Dengan suara serak, dia bertanya kepadaku. "Obat itu seharusnya hanya bekerja selama sebulan. Kenapa kamu melupakanku seumur hidup?"
10.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai peredam suara pintu
Baca
+Pustaka
Transmigrasi: Menjadi Sang Permaisuri Terbuang

Transmigrasi: Menjadi Sang Permaisuri Terbuang

Melompat dari gedung adalah keputusan terakhir di tangan seorang pembunuh bayaran—Lin Ya Fei—setelah tidak punya jalan kembali dari kejaran polisi. Prediksinya sudah tepat. Dia pasti mati. Namun, suara wanita tua benar-benar mengganggu. “Jangan tutup mata, Permaisuri! Tarik napas, embuskan!” “Ayo sedikit lagi!” Lin Ya Fei mengerjap lebar, tapi kemudian ada rasa yang aneh dan baru di perutnya. “Ap—” Belum sempat dia selesai bicara, mulutnya secara otomatis mengejan. “Enggg.” Lin Ya Fei membeku. Dia melompat gedung, kenapa malah berubah melahirkan? “Sialan! Kapan aku hamil?”
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai peredam suara pintu
Baca
+Pustaka
2.59

2.59

Cheezyweeze
Kematian seorang wanita muda yang belum terungkap dan masih menjadi sebuah misteri ini membuat kedua gadis yang baru pindah ke sebuah rumah di hantui sosok hantu wanita dan sering terdengar jeritan ataupun suara minta tolong.Berbagai kejadian aneh terus dialami oleh mereka. Kedua kakak beradik ini pun kemudian mencari tahu dan menyelidikinya semua hal yang mereka alami setelah tinggal beberapa hari di rumah tersebut.Berawal dari ruang tengah yang berada di rumah tersebut, terungkaplah sedikit demi sedikit misteri yang terjadi. Namun hampir saja misteri itu terungkap, nyawa mereka dalam bahaya. Bahkan Revan dan Bagas ikut terseret.
1015.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 387 kali sebagai peredam suara pintu
Baca
+Pustaka
TERPAKSA

TERPAKSA

Hello Vey
Aku masih berasama dia, dimalam minggu yang gelap dengan sedikit gerimis air hujan. Masih ku ingat, bayangan tubuhnya yang tinggi di bawah lampu jalan, suara seret langkah kaki dengan sepatu convers yang ringan. Wangi parfum dan wajah sendunya malam itu. Ini semua salahku, Maaf. Dari awal aku memang tidak ingin berpacaran dengan Bagas. Aku juga tidak pernah berpikir akan hubungan ku dengan Pak Manager itu akan sangat rumit. Terjebak friend-zone, jatuh cinta, skandal dengan mempertaruhkan nama pemimpin perusahaan dan bersandiwara dalam satu waktu. Apakah aku sengaja? Atau aku memang terpaksa? Maaf.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai peredam suara pintu
Baca
+Pustaka
PESUGIHAN GUNUNG SEMERU

PESUGIHAN GUNUNG SEMERU

"Kemana bayiku!" Indah terhenyak saat ia mendapati perutnya yang sudah cukup membesar tiba-tiba mengempis. "Mas, bangun!" Indah yang menangis membangunkan lelaki yang tidur bersamanya. "Ada apa, Dek!" ucap Prapto mengusap lembut matanya yang masih mengantuk. "Bayiku hilang, Mas!" Indah menangis dengan tubuh bergetar dan wajah pucat. "Astaghfirullahaladzim!" Prapto melonjak hampir jatuh dari atas ranjang saat melihat Indah berubah menjadi seperti orang yang kesetanan. "Berikan bayi itu untukku!" ucap Indah dengan suara aneh, tubuhnya melayang di atas ranjang dengan tangan yang siap untuk mencekik leher Prapto. Cover by pixel Credits by Canva
1025.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 587 kali sebagai peredam suara pintu
Baca
+Pustaka
Rahasia Bersama Kakak Ipar Di Bioskop

Rahasia Bersama Kakak Ipar Di Bioskop

“Kak… sayang, puaskan aku.” “Sial! Kamu belajar dari mana? Kok tiba-tiba jadi begitu jago?” Di dalam bioskop, aku menyamar jadi kakakku. Tangan kakak ipar sudah menyelinap ke balik rokku dan meraba-rabanya. Reaksiku yang begitu sensitif membuat wajah kakak ipar memerah karena bergairah. Tanpa membuang waktu, dia langsung melorotkan celananya. Benda miliknya yang besar itu memantul keluar. Dia menggendong dan mendudukanku di pangkuannya, rasa membaranya menembus tubuhku. Tubuhku gemetar, aku memekik tertahan dan mencapai klimaks. Detik berikutnya, aku mendengar suara cemas kakak ipar, “Jangan bergerak! Ada orang yang melihat ke arah kita!”
9.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai peredam suara pintu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
2930313233
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status