Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Seumur Hidup Terlalu Lama

Seumur Hidup Terlalu Lama

Gerbang Kebebasan Pagi itu langit tampak cerah. Semilir angin Subang berembus lembut, membawa aroma basah tanah yang baru saja disiram embun. Sebuah mobil hitam berhenti tepat di depan gerbang Lapas Wanita. Dua orang pemuda dan tiga orang wanita turun dari mobil. Mereka adalah Anton, Thoriq, Bu Rahayu, Rauda, ​​dan Raima. Mereka berlima sudah tidak sabar menyambut kebebasan Uma.
1021.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 795 fois en tant que puisi berantai kemerdekaan
Read
+Librairie
Alstroemeria

Alstroemeria

"Saat jumpa pertama engkau beri hatimu relungnya rona pagi cerah musim semi Saat jumpa kembali engkau sampaikan seuntai kata baranya laksana musim panas tak terlukiskan Ketiga kalinya engkau beri tanganmu dalamnya tersembunyi musim rontok daun berguguran Terakhir kalinya berjumpa lewat mimpi singkatku dalam mimpi terdapat gumpalan angin musim dingin." Ah mengapa panjang sekali? Mengapa puisi ini sangat aneh? berakhir dengan musim-musim dan musim, tapi tunggu...
1015.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 423 fois en tant que puisi berantai kemerdekaan
Read
+Librairie
I'm Cyborg

I'm Cyborg

Beredar omong kosong lebih berharga Tanpa makna, mereka terkenal Aku iri dengan mereka Tak kenal kata kutukan, tak tahu arti merdeka Aku benci suara kegelapan Terus mengurung janji, memakan peradaban Apakah api bisa melawan dunia? Jika ia harus melewati tenangnya arus samudra Apakah dendam bisa menaklukan hati? Jika cahaya saja enggan mendekati Aku berjanji.. Aku bermimpi...
104.5K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 94 fois en tant que puisi berantai kemerdekaan
Read
+Librairie
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Nomor baru Ginos masih ada di daftar blokirnya, Susan tidak melihat pesan terakhir yang dia kirim. [Susan, aku mengorbankan hidupku untuk meminta maaf, bisakah kamu memaafkanku?]
17.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 445 fois en tant que puisi berantai kemerdekaan
Read
+Librairie
Kau yang Diantaranya

Kau yang Diantaranya

Surya di belakang Naya yang berdiri sejak tadi, memerhatikan mereka bertiga yang terlihat cemas, kesal, juga beraura yang Surya tidak yakin apa dia boleh berada di ruangan itu sekarang. Naya menyanyikan sebuah lagu lama, lagu yang mau atau pun tidak ketiga bocah itu akan datang menemuinya. Rock -a-bye baby, on the tree top. When the wind blows, the cradle will rock; When the bough breaks, the cradle will fall And down will come baby, cradle and all. Hush a bye baby, up in the sky, On a soft cloud tis easy to fly; When the clouds burst the raindrops will fall
8.55.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 154 fois en tant que puisi berantai kemerdekaan
Read
+Librairie
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Di atas kereta yang melesat stabil, aku menatap hamparan putih yang seolah tak berujung, lalu sebait syair meluncur begitu saja dari bibirku. Syair Di Atas Jalan Es Ribuan hektar ladang es bercahaya, → Maribu hektar hamparan aek batu na marsinondang mangkulingi tano, Puisi memiliki dua arti, → Sajak i mangandung dua lapatan ni hata, Keseimbangan menapaki jalan maju dan lurus. → Hasaimbangan mangulahon dalan na marhite maju, tigor dohot torus,
101.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 36 fois en tant que puisi berantai kemerdekaan
Read
+Librairie
PAPA MUDA

PAPA MUDA

Cinta Tak pernah meminta berlabuh di mana Sekotor apa pun wadahnya, tetap kan menyapa Derap langkah akan selalu mencari cara Untuk akhir yang tersembunyi bersama rahasia Cinta Kuatkan hati agar selalu setia Luaskan sabar menahan lara Hingga doa mampu berikan asa Aku dan kamu bisa bersama Gerimis di bumiku, 4 Oktober' Puisi terunggah tanpa menunggu lama. Ada kepuasan tersendiri bisa menyampaikan rasa lewat aksara. Bahkan ada keinginan untuk mencoba hoki dalam dunia literasi dan mengejar mimpi lewat satu cerita. Namun, nyalinya belum sekuat itu. Ia takut malah tidak bisa lagi berenang ke tepian lalu tenggelam karena melakukan tindakan berbahaya. Sementara raga belum mempersiapkan diri sama sek
108.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 314 fois en tant que puisi berantai kemerdekaan
Read
+Librairie
Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa

Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa

Rama membeli beberapa senjata, karena kini tokennya bahkan terisi penuh dengan 100 emas batangan yang diberikan paman Zao. Tiba-tiba Rama menemukan satu senjata yang menurutnya sangat ideal dan sesuai dengan keinginannya saat ini. Rama tersenyum senang dengan mata yang berbinar-binar. Kini ia bahkan menyenandungkan sebuah lagu kebangsaan kerajaan mereka. Lagu ini baru hadir setelah kemerdekaan bangsa mereka, jadi tidak ada satupun yang tau dengan lagu yang Rama senandungkan... "Maju tak gentar, membela yang benar..."
9.977.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.5K fois en tant que puisi berantai kemerdekaan
Afficher les avis (37)
Read
+Librairie
Ummi
"Ehm...Memberitahukan kepada para pasukan, Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa Season 2 akan hadir dengan judul PWSPD 2 : AKHIR DUNIA" Rama menatap author dengan seksama, apakah ia harus menyampaikan ini? "Jadi diharapkan para pasukan kembali, jangan nongkrong terlalu lama di lapak lain! Sekian!
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Lire tous les avis
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Kebebasan, kemandirian, dan keadilan. Ya, tiga simbol rantai sederhana dalam khayalanku. Bangau, katak, dan manusia kurasa harus silaturahmi. Benar-benar harus berjabat hati dan menyambung bahasa masing-masing, menjadi bahasa persatuan baru yang terunik di dunia.
102.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 51 fois en tant que puisi berantai kemerdekaan
Read
+Librairie
Memori Setengah Hari

Memori Setengah Hari

Ku letih bertarung dalam kesendirian Wahai kabut asmara Bentangkan akar kasihmu ke segala penjuru jiwa Hingga ku bisa semai warni warni pelangi Membuncahlah untukku bening embun surgawi Kan ku hias aurora tangga kebahagiaan Athena Menarilah engkau bersama denting simfoni para peri Kan kupetikkan gema harpa cinta Hera nan abadi Bersaksilah milyaran bintang Hestia ku berjanji -Jakarta Malam Tahun Baru-31 Desember 2019
3.5K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 116 fois en tant que puisi berantai kemerdekaan
Read
+Librairie
Dernier
1234568
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status