Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
HURT

HURT

Anak laki-laki itu terus-terusan berseru heboh: “Bunganya mekar! Bunganya mekar” Hyuk, nama anak laki-laki itu. Putra semata wayang Ae Ri. Harta paling berharga di hidupnya. Hyuk sangat menyukai musim semi sejak usia enam bulan. Putranya itu mengoceh dengan bahasa bayinya dan menggerak-gerakan tangan ke udara setiap kali Ae Ri mengajaknya jalan-jalan ke taman saat puncak musim semi. Lalu, semenjak bisa berbicara dengan lancar dan jelas, Hyuk selalu heboh setiap kali melihat pohon plum di samping rumah mereka mekar. Setelah itu, anak laki-laki itu akan merengek ingin jalan-jalan ke taman sambil membawa camilan.
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 120 Beses bilang filth
Read
+Library
Revenge

Revenge

Randu menyindir ketidaksetiaan Frasa. “Terserah, aku tidak lagi peduli dengan semua anggapan itu. Aku tidak ingin lagi terlibat dalam hal yang menentang hukum,” jawab Frasa. “Sejak kapan kamu peduli dengan hukum?” “Sejak aku sadar bahwa perbuatanku bisa merugikan banyak orang. Aku ingin memulai semuanya dari awal. Kukembalikan semua fasilitas yang kamu berikan padaku. Maaf, aku sudah menggunakan kartu kredit itu untuk memenuhi kebutuhanku.” Frasa menyodorkan kunci apartemen, kartu kredit dan beberapa barang yang dia dapatkan dari Randu.
104.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 128 Beses bilang filth
Read
+Library
Betrayal

Betrayal

ujar Zero dengan nada perhatian. “Tidak masalah Zero, tapi aku tidak toleran terhadap alkohol,” jelas Callis. “Kau tenang saja, Callista. Ada banyak minuman non-alkohol di sana,” ujar Zero. Tebakan Zero tentang Callis sepenuhnya benar. Wanita itu terlalu naif dan polos. Bahkan, sudah sejauh ini, Callis sama sekali tidak memiliki pikiran yang buruk terhadap Zero. Padahal, dengan masuknya Callis ke bar ini, sama saja Callis sedang melemparkan dirinya ke ambang kehancuran.
106.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 137 Beses bilang filth
Read
+Library
DEATH

DEATH

Sebenarnya seberapa keras mereka berusaha untuk mencari jalan keluar, maka tidak akan bisa mereka temukan karena memang tidak ada jalan keluar dari tempat mereka berada. “Bukankah ini aneh. Ditempat yang sangat luas ini kita tidak menemukan apapun!” Laure juga merasakan hal yang sama. Tidak mungkin tempat yang sangat luas tidak terdapat satu makhluk apa pun. Setidaknya terdapat beberapa monster lemah seperti slime karena tempat mereka sekarang adalah tempat yang biasanya penuh dengan slime. Slime adalah monster paling lemah yang hampir ada di setiap tempat kecuali tempat yang dihuni banyak manusia.
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 105 Beses bilang filth
Read
+Library
FATED

FATED

Uh, nothing can frighten me out Bring your greatest evil out and I won’t fear Uh, nothing can beat my passion There’s a big fire burn inside my body Go go go and beat the evil I’m ready to risk it all Kurangkai kata-kata dalam bahasa Inggris dan menyusunnya hingga tercipta sebuah rap dengan tiga bait. Begitu menyelesaikannya, aku langsung merasa sedikit lega. Meski, aku belum maju. Setidaknya aku memiliki bahan untuk kubawakan di hadapan para juri. Pintu terbuka dan trainee itu keluar dan trainee di depanku pun masuk ke dalam ruangan. Sepuluh menit tersisa dan sebentar lagi tibalah giliranku.
104.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 121 Beses bilang filth
Read
+Library
SCANDAL

SCANDAL

Tsabitha tidak terima kalau hubungannya dengan Moreno disebut sebagai sebuah skandal oleh keluarganya sendiri. “Tapi apa yang kamu lakukan itu bukanlah hal yang benar, Bitha! Kamu telah melanggar norma-norma adat ketimuran keluargamu sendiri!” Shanty mulai meradang, nada suaranya terdengar penuh amarah. “Selama ini mungkin kamu merasa apa yang kamu lakukan itu adalah benar! Tapi semuanya salah! Salah besar! Dan semua itu karena kamu telah dibutakan oleh cinta! Atas nama cinta, kalian berdua menghalalkan segalanya!” bentaknya lantang.
1011.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 406 Beses bilang filth
Read
+Library
Sweet Revenge

Sweet Revenge

Sweet Revenge Part 5 "Aaaak." Stela berteriak kesakitan ketika rambutnya dijambak oleh seseorang. "Berani sekali kau menjatuhkan hukuman kepada anakku. Kau pikir dengan siapa kau berhadapaan hah!" "Aaaak." Stela semakin meringis kesakitan ketika rambutnya semakin kuat dijambak.
103.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 95 Beses bilang filth
Read
+Library
SCANDAL

SCANDAL

Dia sangat lelah. "Kakek, Sasa sudah kembali. Kakek kangen kan sama Sasa. Maafin Sasa baru berkunjung sekarang. Sasa harus menyelesaikan studi Sasa kek. Sasa harus menjadi kebanggaan kakek. Kakek sakit karena mengetahui kematian orangtua Sasa ya. Jangan sedih kek. Sasa baik-baik saja, Sasa tahu apa yang terjadi sebenarnya. Maafin Sasa tidak jujur sama kakek dari awal. Sasa gak mau membuat kakek sakit seperti ini. Kakek, Sasa batal nikah dengan kekasih Sasa. Dia selingkuh dengan teman Sasa, kek. Dia tidak terima kalau Sasa miskin. Maafin Sasa lagi, kek. Sebab Sasa tidak bisa menjaga kehormatan Sasa. Padahal kakek mengajarkan Sasa untuk berbuat baik dan menjaga harga diri. Maaf, Sasa gagal kek
2.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 54 Beses bilang filth
Read
+Library
RUSAK

RUSAK

Kini mereka berada di sebuah ruangan dan kebetulan di sana sedang tidak ada orang. “Apa?” tanya Sarah. “Lihat sendiri!” Sarah pun melihat ponsel milik Sinta, betapa terkejutnya dia tatkala melihat video dirinya yang sedang berpesta di pantai itu. Terlihat jelas dia menenggak minuman memabukkan langsung dari botolnya. “Gila kamu Sar.” Sinta kesal bukan main, bukan tanpa alasan. Jika Sarah terkena skandal bukan tidak mungkin jika karier Sarah bisa hancur kapan saja.
2.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 49 Beses bilang filth
Read
+Library
FATAMORGANA

FATAMORGANA

Tubuhku di seret olehnya sepanjang beberapa meter dan dicampakkan di karpet ruang tamu. Rasanya remuk semua badanku. "Dasar perempuan murahan! Pelacur!" Aku bergeming mendengar caciannya. **** BERSAMBUNG
108.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 193 Beses bilang filth
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status