LANTING BRUGA
Beberapa prajurit masih memaki-makinya, tapi beberapa prajurit lain mulai menyadari jika Lanting Beruga bukan orang sembarangan, struktur tulangnya sangat keras, beberapa kali mereka meninju kepala Lanting Beruga, tapi yang mengalami sakit malah kepalan tinju mereka sendiri.
"Maf maf..." ucap Lanting Beruga. "Roti kalian terlihat nikmat sekali, aku belum berbuka dari pagi tadi."
Sang Ratu berusaha bangun dari pembaringan, meskipun beberapa tabib melarang dirinya melakukan hal tersebut.
Mendengar bahasa yang digunakan oleh Lanting Beruga, ratu tahu jika pemuda itu berasal dari bumi selatan satu wilayah dengan mantan suami pertamanya.
Hot Chapters