Penebusanku, Semoga Kau Senang
Pada hari ujian masuk perguruan tinggi, kartu peserta ujian milik sahabat masa kecil pacarku ketinggalan di rumah.
Dia bersikeras ingin mengambilnya sendiri. Aku membujuknya agar jangan pergi.
Akibatnya, sahabat masa kecilnya itu gagal mengikuti ujian Soshum, lalu karena putus asa, ia melompat dari gedung hingga tewas.
Setelah itu, aku dan pacarku diterima di Universitas Teknologi Banduna. Kami berpenghasilan tinggi, hidup mapan, dan pernikahan kami tampak sempurna.
Tapi pada hari peringatan kematian sahabat masa kecilnya itu, dia menikamku berkali-kali sampai aku mati.
“Kamulah yang membuat dia mati. Kalau waktu itu aku mengambil kartu ujian untuk Xena, dia tidak akan putus asa sampai melompat!”
Saat aku membuka mata lagi ....
Aku kembali hidup, tepat di hari ujian masuk perguruan tinggi.
Suara panik pacarku terdengar di telingaku, “Cindy, aku harus pulang untuk mengambil kartu peserta ujian Xena!”
Kali ini, aku hanya tersenyum dan berkata padanya, “Pergilah. Hati-hati di jalan.”