Cinta Pertama Membayangi Pernikahan
Di usia 20 tahun, Elora menikah dengan sahabat lama ayahnya, Rezie. Pria itu delapan tahun lebih tua darinya dan dikenal sebagai sosok dingin seperti raja neraka di kalangan mereka. Di dunia bisnis, caranya menangani masalah sangat kejam dan tegas. Dia juga tidak pernah dekat dengan wanita.
Namun entah mengapa, pria itu begitu lembut terhadap dirinya sampai sulit dipercaya.
Hanya karena Elora pernah berkata "kalung itu bagus", keesokan harinya Rezie langsung menyuruh orang mengantarkan perhiasan bernilai ratusan puluhan miliar itu ke tangannya.
Saat Elora kesakitan karena datang bulan hingga meringkuk di atas ranjang, Rezie rela menunda proyek bernilai ratusan miliar, lalu memasakkan teh jahe gula merah sendiri untuk Elora dan menyuapinya sedikit demi sedikit sambil membujuknya agar minum.
Di tengak puncak kenikmatan, Rezie akan mencengkeram pinggangnya, lalu memanggilnya "sayang" dengan suara rendah yang serak. Dia juga mengatakan Elora patuh dan membuatnya ketagihan.
Bahkan, semua akun media sosialnya pun memakai nama "Für Elise".
Elora selalu mengira nama itu adalah untuk mengenang lagu yang dimainkan Elora saat pertemuan pertama mereka dulu.
Sampai suatu hari, dia menemukan sebuah album foto lama di ruang kerja pria itu.