Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Diam-Diam Jatuh Cinta

Diam-Diam Jatuh Cinta

“Abusers and manipulative people don't question themselves. They don't ask themselves if the problem is them. They always say the problem is someone else.” Masih sambil menangkup pipinya Cassandra menatapku tajam. “Kamu bisa bilang itu sekarang, tapi manusia paling munafik yang sesungguhnya adalah kamu, Zach Mahanta.” “Aku munafik? Bukannya kamu? Kamu diam-diam menghancurkan hubunganku dengan Zola. Apa begitu yang dinamakan seorang sahabat? Better an honest enemy than a false friend like you.”
9.728.9K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as munafik
Read
+Library
Orang Ketiga Di Pernikahanku

Orang Ketiga Di Pernikahanku

Dia munafik. “Di mana harga diri Kakak? Kalau aku jadi kakak. Aku nggak bakal sudi nerima uang pemerian dari orang yang menyebabkan kematian orang tuaku.” “….” “Sampai kapan pun di mata aku kakak adalah orang munafik. Jadi berhentilah bersikap kalau Kakak itu orang paling baik di dunia ini. Apa kakak tahu? Kita nggak ada bedanya.”
9.830.7K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as munafik
Read
+Library
Kutukan Cinta

Kutukan Cinta

Jelas Ega, dengan jawaban yang masih cukup samar. "Tapi kamu gak pernah terlihat bekerja." Tukas Nadia kembali. "Kita sama-sama udah dewasa. Dalam usia yang cukup matang untuk memisahkan perasaan dan realita kehidupan. Aku gak mau munafik Ga." Nadia menghentikan bicaranya. Ia menatap Ega sejenak kemudian kembali mengarahkan pandangannya ke jalanan yang ada didepannya.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as munafik
Read
+Library
Misunderstood First Love

Misunderstood First Love

“Lo munafik.” Satu tarikan nafas itu berhasil membuat Alieen berhenti bernafas seperkian detik. Apa hubungan persahabatan mereka harus berakhir di sini? Tapi Alieen masih ingin mengetahui alasannya, dan di ucapkan lansung oleh Rini. “Munafik? Apa ketulusan dan kepercayaan gue selama ini hanya ‘Munafik’ buat lo?”
103.2K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as munafik
Read
+Library
Slave

Slave

Sebab itulah Adnan berani membuat keributan. **** Ayesha pulang dengan perasaan kecewa dan nyeri di hatinya. Bagaimana mungkin, seseorang yang begitu ia percaya bisa sangat tega mengkhianatinya dalam sekejap. Ayesha tak menyangka jika selama ini Adnan memiliki sifat berengsek sama seperti ... dia. Seseorang yang pernah dan hampir berulang kali mengingatkannya jika Adnan itu adalah pria berengsek.
10.0K viewsCompletedAdded to Library 370 Times as munafik
Read
+Library
SENTUHAN HARAM SUAMIKU

SENTUHAN HARAM SUAMIKU

beber Mas Fajar panjang lebar. "Kamu bilang khilaf, Mas? Khilaf itu satu kali. Kalau dua itu kali itu doyan. Kalian benar-benar mur*han. Kamu baj*ingan, m Mas. Aku jijik sama kamu. Aku ga mau lihat wajah kamu lagi, Mas!" Emosiku kembali meledak bersamaan dengan tenagaku yang mulai kembali sedikit demi sedikit.
1061.4K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as munafik
Read
+Library
Remorse

Remorse

Kansa berujar kencang, kemudian menutup mulutnya yang tidak memiliki sopan santun itu. “Jangan gitu, Ca. Allah gak suka,” timpal Edo masih dengan tawanya. “Kecanduan cogan sih, makanya sengklek!” Tawa Anaya pecah dengan lontaran tak berdasar itu. Entahlah rasa lelah yang sedari tadi ditanggung kini hilang dirampas kebahagiaan.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as munafik
Read
+Library
NAFKAH YANG KAU MINTA KEMBALI

NAFKAH YANG KAU MINTA KEMBALI

Aku tersenyum malu, pasti dari tadi bapak di depanku ini memerhatikankanku yang selalu membenarkan jilbabku. "Iya, Pak." "Pantas jilbab kamu miring-miring," kekehnya. "Semoga istiqomah ya," sambungnya lagi. "Saya Mirna, Pak. Bukan Istiqomah." "Istiqomah itu maksudnya konsisten. Duh ... Pagi-pagi kok sudah membuat saya terpingkal-pingkal." Bapak komisaris yang belum aku ketahui namanya itu tertawa lepas.
9.627.2K viewsOngoingAdded to Library 760 Times as munafik
Read
+Library
MANIPULASI CINTA MAFIA

MANIPULASI CINTA MAFIA

Edward membantu Bi Mirna bangkit, tetapi Bi Mirna bersikeras mempertahankan posisinya. "Saya benar-benar tidak berguna, Tuan. Bukannya melindungi Anda, saya justru berani mengkhianati kepercayaan Anda. Saya bersalah kepada Anda dan bersalah kepada mendiang Nyonya. Saya pantas mati." Suara Bi Mirna terdengar serak parau. Dia menangis histeris di hadapan Edward karena sangat menyesali perbuatannya. Sebab, di dalam hatinya merasa sangat bersalah karena telah berani mengkhianati majikan yang sangat baik kepadanya. Namun, dia tidak punya pilihan. Tentu saja, Edward juga membutuhkan penjelasan. Alasan mengapa Bi Mirna mengkhianati kepercayaannya. Seorang pembantu yang sudah dia anggap seperti peng
2.4K viewsCompletedAdded to Library 87 Times as munafik
Read
+Library
BUKAN MENANTU MISKIN

BUKAN MENANTU MISKIN

Pak Firman memulai pembicaraan. "Tidak masalah, Pak Firman," jawab Pak Yusuf dengan sikap yang begitu santai. "Kadang dengan ketidak tahuan, kita jadi tahu sifat asli seseorang, apakah orang itu benar-benar tulus atau tidak. Bukankah begitu, Pak Firman?" Wajah Pak Firman seketika berubah memerah mendengar ucapan Pak Yusuf. Belum saja dia mengutarakan niat utamanya, Pak Yusuf seakan sudah memberinya ulti yang memojokkan.
5.7K viewsOngoingAdded to Library 194 Times as munafik
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status