Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku istrimu, Mas!

Aku istrimu, Mas!

"Silahkan, Mas bela terus ibuk dan Susan tapi aku sudah tidak bisa lagi menjamin mau sampai kapan pernikahan kita akan berlanjut." "Apa maksud kamu, Rum?" "Sudah aku tegaskan, kalau Mas tidak bisa bersikap tegas sama mereka maka aku yang akan mengambil keputusan. Sudah cukup selama ini mereka berbuat seenaknya sendiri, kita juga punya keluarga sendiri Mas yang harus Mas perhatikan." Bayu terdiam, sedang Arum sudah berada di puncak kemarahan dan lelah karena selama ini keluarga suaminya itu terus saja menjadi duri dalam rumah tangganya dan Arum sudah muak dan tak mau lagi menurutinya .
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai rum ball
Baca
+Pustaka
Kami Bisa Tanpamu Mas

Kami Bisa Tanpamu Mas

Gianira dan kedua putranya harus mengalami berbagai hal pilu karena kemiskinan hidup yang harus mereka lakoni. Penderitaan bertambah saat Jazirah, pria yang disebut sebagai suami dan ayah tersebut menghilang tanpa kabar. “Dasar anak enggak tau diri! beraninya kamu mencuri roti di warungku?!” terdengar suara teriakan dari bude Rum, pemilik warung klontong di dekat rumahku. “Ampun, Bude, ampun,” Ya Allah, itu suara anakku, Langit. Bagaimana kelanjutan hidup Gianira dan anak-anaknya ke depan tanpa sosok pria yang selama ini menjadi pelindung mereka? Kemana sebenarnya Jazirah? Apakah Gianira dan kedua putranya mampu bertahan di tengah badai cobaan hidup?
1060.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai rum ball
Baca
+Pustaka
Saat Istri Memilih Pergi

Saat Istri Memilih Pergi

Arum pikir setiap luka pasti meninggalkan darah. Nyatanya, tidak. Luka yang Damar tinggalkan hanya berupa perasaan kalah dan putus asa, lalu menjelma menjadi kebencian yang begitu mendalam. Kali ini wanita itu tengah duduk di kursi kerjanya dengan setangkup harapan, berharap akan ada secercah harapan untuknya. Ia mulai memainkan jemarinya dilayar keyboard yang sudah lama tidak ia sentuh. "Rum, selamat ya kamu diterima? filenya sudah jadi belum?" tanya Lestari. Arum mendongak mencari arah suara. "Iya sebentar lagi ... makasih berkat kamu juga kan." "Bagaimana pernikahanmu?" Pertanyaan itu terlontar begitu saja dari mulut Lestari. Hening. "Talak tiga." Lestari melotot kaget. "Apa ... gila. Sudah hentikan isak tangismu itu, terdengar bos bisa dipecat nanti. Lagian dunia juga belum kiamat kan jika kamu tidak bersamanya."
1058.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai rum ball
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
111213141516
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status