Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sistem Penakluk Heroine

Sistem Penakluk Heroine

Arya, seorang remaja biasa, mati secara tragis dan terbangun kembali di dunia fantasi bernama Libra. Namun ia tidak reinkarnasi sebagai pahlawan… melainkan Arthur Pendragon, karakter tragis dalam game yang dulu sering ia mainkan. Arthur ditakdirkan mati muda karena cinta terlarang dengan sang ratu. Tapi kali ini, nasib tidak memberinya pilihan. Sebuah suara sistem bergema di kepalanya: [Misi Utama: Taklukkan seluruh heroine di dunia ini] [Kegagalan: Jiwa disiksa selamanya di Neraka Abadi] Dengan pesona A+ yang bisa memikat siapa saja, namun tubuh yang lemah, Arthur harus berjalan di atas garis tipis antara cinta dan kematian. Setiap tatapan, setiap kata, bahkan setiap senyum bisa menjadi
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai seven sins game
Baca
+Pustaka
Catatan Usang

Catatan Usang

“Dek, tolong catat semua hadiah yang udah aku kasih ke kamu. Bonnya ada di tasku!” “Catat lagi?” “Iyalah kita harus menghemat. Pengeluaran dan pemasukan harus ada notanya. Tidak boleh kita pakai berlebihan sehari hanya boleh 70 ribu. Tidak boleh lebih.” Tak ada sahutan dari istriku malah menatap lurus dengan pandangan kosong. Aku mendekat untuk memastikan dia mendengarnya atau tidak. “Kau dengar tidak, Dek?” Baru saja kau ingin menyentuh pundaknya. Prily sudah lebih dahulu berjalan menghindar. “Hmm,” sahutnya tak acuh. Bahkan barang-barang yang kuberikan sebagai hadiah ulang tahun pernikahan kita saja dia abaikan. Bukankah dia pernah bilang menginginkan long dress dengan berwa
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 341 kali sebagai seven sins game
Baca
+Pustaka
Jujur atau Tantangan: Aku Pilih Pergi

Jujur atau Tantangan: Aku Pilih Pergi

Setiap kali bermain game "Jujur atau Tantangan", Clara, teman masa kecil pacarku, selalu menantang Ronan untuk mengerjaiku, sedangkan Ronan tidak pernah menolak, dia berpura-pura melamarku. Terakhir kali, aku sempat percaya dengan tipuan mereka. Aku mengulurkan tangan dengan senang hati, tetapi komponen di dalam cincin itu tiba-tiba menjepit jariku, seketika itu juga aku menjerit kesakitan. Ronan dan Clara tertawa terbahak-bahak, mengabaikan jariku yang sudah membiru karena terjepit. Setelah itu, Ronan menahanku di dinding dan bersumpah bahwa dia akan serius melamarku tahun ini. Sehingga ketika pengawalnya mengantarku ke klub elite tempat kami pertama kali bertemu, aku mengenakan gaun sutra
775 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai seven sins game
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status