Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kesetiaan Yang tergadai

Kesetiaan Yang tergadai

Oxel Ghaisanara
Kegagalan usaha Haikal merubah kehidupan Fatma. Sebuah usaha Garment yang sudah lama dijalani Haikal bersama Fatma harus ditutup karena adanya sebuah persaingan tidak sehat dalam bisnis yang menyebabkan kerugian besar dan harus tutup. Fatma yang tadinya hanya sebagai seorang istri yang hanya diam dirumah, kini memutuskan untuk bekerja membantu suaminya. Fatma bekerja sebagai Sekertaris dan asistem pribadai Direktur Sebuah perusahaan besar di Ibukota. Tuntutan membayar semua tagihan dan gaji karyawan harus dipenuhi. Membuat Haikal dan Fatma harus merelakan semua aset yang dimilikinya.Rumah dan mobil mewah kini telah berganti dengan sepetak rumah kecil dan motor . Namun semua masih belum cukup, masih ada sisa hutang yang besar yang dulu digunakan untuk mebesarkan usahanya belum terbayarkan. Dua bulan Fatma bekerja sebagai sekertaris pribadi Nathan. Nathan dan Fatma semakin akrab Obrolan tentang masalah pribadipun mulai terbuka diantara Fatma dan Nathan. Nathan bercerita dia mempunyai masalah , dia dituntut memiliki anak sedangkan istrinya yang sangat dicintainya telah divonis tidak akan bisa memiliki keturunan. Pikiran Fatma yang sedang kalut dengan keadaan keuangan keluarga dengan nekat menawarkan rahimnya untuk dibuahi Nathan agar Nathan memiliki keturunan. Namun Fatma meminta imbalan kepada Nathan yaitu untuk melunasi hutang hutangnya . Nathan dan istrinya yang juga dalam keadaan yang sama tertekan dengan tuntutan memiliki momongan pada akhirnya menerima tawaran Fatma. Permasalahan kelurga Fatma dan Nathan inilah yang akhirnya menyebabkan terujinya kesetiaan diantara mereka pada pasangannya. Akankah kesetiaan Fatma akan tetap sama kepada suaminya , setelah mendapatkan kasih sayang yang lebih oleh Nathan setelah dia berhasil memberi keturunan? Akan kah Nathan akan tetap bersama Alicia , walaupun sekarang Nathan memiliki perasaan cinta pada Fatma sekertaris pribadi yag menjadi ibu kandung anaknya ? Oxel Gahaisanara
Romansa
102.1K viewsOngoing
Read
Idagdag sa library
Dinikahi CEO berstatus Duda

Dinikahi CEO berstatus Duda

AkaraLangitBiru
Pilihan berat kini Anna hadapi di detik-detik sisa hidupnya. Sungguh ia begitu dilema dengan apa yang menjadi pilihannya, gara-gara penyakit yang di idapnya sejak bangku kuliah membuat ia harus memutuskan antara hidup dan mati. Jika tetap dibiarkan hidup rasanya percuma sebab ia tidak akan bisa menjadi perempuan pada umumnya. ya, ia tidak akan pernah bisa memiliki anak sebab penyakit yang menggerogotinya mengharuskan ia berakhir di meja operasi untuk pengangkatan rahim. sungguh, ini tidak bisa di percaya. "Pikirkan baik-baik nak, sungguh Ayah dan ibumu tidak ingin kehilangan putri kesayangan satu-satunya. Cepat putuskan apa yang akan kamu pilih, ayah harap kamu mau mendengarkan perkataan dokter Darius. tak apa nak, jika kamu tidak bisa memiliki anak. Ayah dan ibumu ridho asalkan kamu kembali sehat" dengan nada bergetar Herman berujar. Matanya kini menatap sendu putri semata wayangnya, membuat Anna tak lagi bisa menahan kesedihan atas apa yang ia alami saat ini. "Tapi Ayah, Anna ingin memiliki anak seperti kebanyakan orang. Apalagi Mario, calon suami Anna itu selalu mengidam-idamkan anak yang lucu-lucu dariku. Bagaiman jika Mario tau? pasti ia akan kecewa dan meninggalkanku" rasa sesak kini menyelimuti rongga dadanya, ya tuhan ujian apa ini? "Lupakan Mario, fokuslah pada kesembuhanmu. Kita bisa cari solusinya nanti, jika dia benar-benar mencintaimu tanpa syarat, dia pasti akan tetap memilih bersamamu tapi jika tidak? ayah sudah siapkan calon suami yang lebih baik dari dia, dan insyaallah ia akan lebih menerima keadaanmu" bak di sambar petir siang bolong, kini yang Anna rasakan saat ini. Apa yang dikatakaan ayahnya sungguh menyayat luka dihatinya, batinnya seakan terasa tersiksa. Dadanya sesak, kepalanya kian terasa pening. Sekali lagi, pilihan mana yang harus dia ambil? menuruti kata dokter untuk di operasi dan menikah dengan laki-laki yang sudah ayahnya pilihkan atau tetap merasakan sakit dan menikah dengan Mario, kekasih tercintanya meski harapan hidupnya tidak akan lama lagi?
Romansa
106.8K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Saat aku berusia tujuh tahun, wanita cantik yang dibawa pulang oleh ayahku memberiku sekotak mangga. Hari itu, sambil melihatku menyantap mangga dengan lahapnya, ibuku membubuhkan tanda tangannya di atas surat cerai, lalu melompat dari gedung untuk mengakhiri hidupnya. Sejak saat itu, mangga menjadi mimpi burukku seumur hidup. Oleh karena itu, di hari pernikahan kami, aku berkata kepada suamiku, Edwin Faresta, "Kalau suatu saat kamu mau cerai, kasih saja aku buah mangga." Suamiku memelukku tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Namun, sejak saat itu, mangga juga menjadi hal yang tabu bagi dirinya. Pada malam Natal di tahun kelima pernikahan kami, teman masa kecil suamiku meletakkan sebuah mangga di atas meja kerjanya. Hari itu juga, suamiku mengumumkan pemutusan hubungan dengan teman masa kecilnya, Rani Delana dan memecat Rani dari perusahaan. Pada hari itu, aku merasa bahwa dialah pria yang memang sudah ditakdirkan untukku. Hingga setengah tahun kemudian, aku kembali dari luar negeri setelah berhasil menegosiasikan kontrak kerja sama senilai dua triliun. Di pesta perayaan itu, suamiku menyodorkan segelas minuman kepadaku. Setelah aku meminum setengahnya, teman masa kecil suamiku, yaitu wanita yang dulu diusirnya dari perusahaan itu, berdiri di belakangku dan bertanya sambil menyeringai, "Apa jus mangganya enak?" Dengan wajah penuh rasa tidak percaya, aku menoleh ke arah Edwin, suamiku. Namun, Edwin justru menahan tawa dan berkata, "Jangan marah ya. Rani bersikeras memintaku untuk mengerjaimu sedikit." "Aku kan nggak kasih kamu buah mangga. Aku cuma kasih kamu sebotol jus mangga saja." "Lagi pula, menurutku Rani benar. Kamu nggak mau makan mangga itu cuma karena kamu banyak tingkah aja." "Lihat sendiri, 'kan? Tadi kamu meminumnya dengan sangat senang." Wajahku langsung menjadi dingin. Aku mengangkat tangan dan menyiramkan sisa jus mangga itu ke wajah pria itu, lalu berbalik pergi. Ada beberapa hal yang selamanya tidak akan pernah menjadi bahan candaan. Mangga bukan sekadar lelucon dan niatku untuk bercerai juga bukan candaan.
Maikling Kwento · Romansa
11.1K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
PREV
1
...
67891011
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status