Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BAIT-BAIT CINTA SANG PEMBERONTAK

BAIT-BAIT CINTA SANG PEMBERONTAK

Bond Monosta
Ibsen Maulanza atau Moza adalah seorang remaja tampan rupawan yang salah asuhan, ia hakikatnya hanyalah pemuda biasa yang dalam pencarian jati diri. Namun, karena ia dibesarkan dalam lingkungan orang-orang yang menentang pemerintah dan mengemban misi untuk membuat berbagai kekacauan dan keonaran dalam negeri dengan maksud hilangnya kepercayaan masyarakat pada pemerintah, dan pada saat itulah para pemberontak yang sedang memperjuangkan kemerdekaan muncul sebagai pahlawan, begitulah yang diutarakan pemimpin mereka. Senjata dan peperangan adalah keahliannya, karena sejak dalam asuhan Gandara, ia sudah diajarkan cara merakit dan menggunakan senjata serta berbagai strategy perang hingga ia pun tumbuh sebagai mesin pembunuh. Misi utama Moza bukan hanya memerdekakan wilayahnya, tapi juga ingin mencari tahu siapa sesungguhnya orang yang telah membunuh keluarganya dengan keji. Kekacauan dan keonaran yang ia buat, hakikatnya hanyalah pelampiasan dendam yang bersarang di dadanya. Sebuah Misi hampir saja berhasil jika saja tahanan utama mereka tidak berhasil meloloskan diri, dan lolosnya tahanan mereka mengakibatkan peristiwa fatal. Markas pemberontak dibombardir dan banyak pasukan pemberontak yang tewas. Apalagi setelah peristiwa itu pemerintah mengadakan sapu bersih yang mengakibatkan semakin sempitnya pergerakan pasukan pemberontak. Moza yang masih berusia remaja namun menjadi salah satu yang diperhitungkan oleh pemimpin pergerakan, demi keamanannya, lewat relasi tersembunyi pemimpin pergerakan, Moza akhirnya dimasukan ke sebuah kampus dan menyamar sebagai mahasiswa. Namun, keputusan pemimpinnya itu justru menjadi bumerang bagi pergerakan mereka, karena Moza ternyata hanyut dengan rutinitas barunya. Apalagi setelah ia berjumpa dengan seorang gadis cantik mempesona bernama Zahra Maorrin Ayesha, dan karena gadis itu juga lah Moza berbalik arah memerangi pemberontak, dan para tentara Republik yang penasaran atas aksi heroik Moza yang berhasil menonaktifkan bom di kantor gubernur, kini mencari tahu siapa sesungguhnya Moza. Gerak gerik Moza pun semakin sempit, karena ia kini diburu oleh dua kelompok, pemberontak yang ingin membunuhnya dan tentara Republik yang ingin membongkar jaringan pemberontak.
102.5K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Kesendirian

Kesendirian

Refiani Siburian
Di suatu kota ada seorang gadis yang cantik, kuat, dan pemberani. Dia hidup sebatang kara di kota tersebut, dan dia menghadapi banyak rintangan hidup juga pemendam rasa terhadap seseorang. Seiring berjalannya waktu dia menemukan suatu hal aneh di kota tersebut. Mimpi-mimpinya harus bisa tercapai dan dia memiliki tekad yang kuat. Tapi yang anehnya, dia tidak mudah berbaur dengan yang lainnya. Dia suka menyendiri dan suka pergi ke suatu tempat dengan sendiri juga tanpa ada teman. Karena kesendirian membuat dia nyaman tanpa menggangu kehidupan orang lain. Tapi hal ini tidak baik dengan dirinya sendiri. Tapi dia berargumen masa bodoh dan cuek sekali pada kehidupan sekitar. Dia suka menyendiri dan mandiri melakukan tentang hal apapun itu. Baginya perjuangan itu harus dan dia tidak mau di repotkan dan jika ada minta pertolongan dia langsung segera untuk menolong. Dia memiliki jiwa seni yang tinggi juga rasa kepedulian yang tinggi. Dia cuek karena menggangap suatu hal tidak penting baginya untuk itu dia melakukan semuanya sendiri. Dia sudah terbiasa dalam menghadapi hidup yang rumit, dan hal ini membuat dia bisa bertahan, untuk mencapai hal itu memang tidak mudah, harus optimis dan bekerja secara cerdas juga tetap berserah padaNya. Dia yakin semua hal yang dia lakukan adalah untuk membuat dia belajar memaknai hidup juga dia tidak pernah mengeluh, dan tetap bersyukur. Dia di besarkan di keluarga yang sangat sederhana dan hanya memiliki seorang Ibu yang baik hati dan memiliki sifat kerja keras dan sama dengan dirinya sendiri. Dia sudah menyelesaikan sekolah di perguruan swasta terbaik selama 4 tahun dan kini meranjak untuk merantau kembali ke negeri orang untuk meningkatkan hidupnya dan membuat ibunda tercinta bangga terhadap dirinya. Dia seorang gadis berumur 25 tahun, dan hobi menulis juga memasak. Berkarya dan selalu berkarya adalah impian terbesarnya. Karena berkarya membuat dia bisa menginspirasi semua orang termasuk bagi keluarganya sendiri.
Historical
101.9K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Terjebak Cinta Sang Mafia

Terjebak Cinta Sang Mafia

Elisabeth Yulyanti
Divya Aleshia perempuan desa yang mengadu nasib di kota Metropolitan, Jakarta. Ia pergi bersama dengan sahabatnya yang bernama Valen patrecia. Keduanya sudah mengenal satu sama lain sejak usia 5 tahun. Saat tiba di Jakarta, keduanya langsung mendapat kontrakan dengan harga yang terjangkau. Valen yang bekerja dalam bidang marketing, mengajukan diri pada salah satu perusahaan yang jaraknya lumayan jauh dari kontrakan, dan beruntungnya ia langsung diterima. Sedangkan Divya sudah mengunjungi hampir seluruh perusahaan yang bekerja dalam bidang komunikasi tapi belum juga ada yang menerimanya. Saat ingin pulang ke kontrakan, Divya tidak sengaja bertabrakan dengan seorang pria yang tingginya sekitar 180 cm, pria itu menatap Divya dengan tajam dan aura kekejaman terasa kental dalam dirinya. Sialnya lagi ternyata pria itu ada seorang mafia yang terkenal seantero negeri karena kekejamannya dalam membunuh orang tanpa memandang status ataupun usia. Bukannya takut, Divya malah menatap pria itu dengan tatapan yang tak kalah mengerikan. Tanpa rasa bersalah Divya pergi begitu saja meninggalkan pria itu sendiri dengan amarah yang memuncak. Keesokan harinya, Divya mendapatkan panggilan dari salah satu perusahaan yang sukses dalam bidang komunikasi, melalui panggilan itu staff perusahaan mengatakan kalau Divya diterima. Mungkin hari ini berpihak pada Divya selain gaji yang memuaskan, perusahaan itu juga dekat dengan kontrakannya. Setibanya Divya di perusahaan ia dipanggil ke ruangan Presdir untuk dimintai keterangan lebih lanjut karena telah menandatangani kontrak kerjasama. Betapa terkejutnya Divya karena Presdir tempatnya bekerja adalah pria yang semalam ia tabrak dan bodohnya lagi ia tak mengucap sepatah katapun seperti permintaan maaf dan malah pergi begitu saja. Pria itu juga tak kalah terkejut, tapi dalam hitungan detik muncul senyuman menyeringai dari bibirnya. Bagaimana kelanjutan cerita nya? Ikuti terus perjalanan cinta yang memiliki segudang lika-liku ini, karena dijamin bakal penasaran.
Romansa
108.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Selingkuhannya Hamil

Selingkuhannya Hamil

Pada hari aku ketahuan bukanlah putri asli dari sebuah keluarga yang kaya raya, si anak asli menyerbu ke dalam rumah dan menusuk perutku beberapa kali hingga pada akhirnya aku tidak bisa memiliki anak sendiri. Tunanganku sangat marah, begitu pula dengan orang tuaku. Mereka dengan tegas menyatakan tidak akan mengakui anak itu sebagai putri kandung mereka. Untuk menghiburku, tunanganku melamarku secepatnya. Orang tuaku juga menulis surat pernyataan pemutusan hubungan keluarga supaya aku bisa segera sembuh dari cederaku. Kemudian, mereka mengatakan bahwa putri yang tidak mereka akui itu melarikan diri ke luar negeri dan menerima karma dengan dijual ke Myano Utara. Aku percaya pada informasi itu. Enam tahun setelah aku menikah, aku justru melihat putri yang tidak diakui dan seharusnya sedang hidup menderita di Myano Utara itu. Dia sedang bersandar di pelukan suamiku dengan perutnya yang membuncit sambil mendesah. "Kalau saja enam tahun lalu aku nggak marah dan melakukan kesalahan seperti itu, kamu juga nggak perlu menikahi Sisilia." "Untung saja kamu dan orang tuaku memihak padaku. Kalau nggak, aku pasti sudah dipenjara gara-gara si pembohong itu. Dia pasti nggak menyangka aku selama ini hidup di bawah radarnya dan sedang mengandung anakmu." "Begitu anak ini lahir, kamu tinggal cari alasan untuk mengadopsinya dan jadikan putri palsu itu menjadi pengasuh buatku selamanya." "Terima kasih atas kerja kerasmu selama ini, Anton." Sorot tatapan penuh kasih sayang dari putri yang seharusnya tidak diakui itu membuat tunanganku, Anton Raksa, tersipu. "Jangan bilang begitu. Hanya dengan aku menikahinya, kamu baru bisa menjalani hidup tanpa rasa bersalah." "Asalkan kamu senang, semua yang kulakukan itu sepadan." Ternyata suami yang kukira benar-benar mencintaiku itu membohongiku selama ini. Orang tuaku juga membohongiku demi melindungi putri kandung mereka. Baiklah, aku tidak menginginkan mereka lagi!
Baca
Tambahkan
Love in Kyoto

Love in Kyoto

Vanny Chrisma W
Anindya Vannisa Putri, adalah seorang mahasiswi yang mendapatkan kesempatan untuk kuliah di Universitas Kyoto, Jepang. Ia mengambil kuliah di Universitas di Surabaya jurusan Bahasa Jepang. Senangnya hati Nindy, panggilan gadis remaja itu yang berbinar-binar saat membaca pengumuman bahwa ia lolos menjadi mahasiswi pertukaran ke Jepang. Nindy yang sejak kecil bermimpi pergi ke Jepang, karena ibunya adalah seorang novelis yang sering menceritakan tentang negeri matahari itu. Berkat doa dari sang ibu, ada jalan menuju kesana. Dari ia mengambil kuliah jurusan sastra Jepang, kemudian mendaftarkan diri secara acak dimana para peserta wajib mengikuti ujian. Berhasillah Nindy lolos masuk tiga besar. Singkat cerita, Nindy bersama dengan seorang teman lainnya pergi ke Kyoto-Jepang. Di sana ia tinggal di dalam sebuah dorm atau apartemen kecil khusus untuk mahasiswa pertukaran. Mempelajari berbagai macam budaya Jepang dan keunikan-keunikan lainnya, membuat Nindy selalu tak lupa membawa kamera dan dipost melalui jejaring sosial facebooknya. Agar ibu Nindy juga bisa memantau aktivitas anaknya tersebut. Hingga pada suatu hari, ketika bulan demi bulan berlalu. Ia berkenalan dengan seorang laki-laki yang kuliah di Universitas Seika. Tetapi berbeda jurusan, ia mengambil jurusan ilustrator komik. Namanya Takuya. Seorang pemuda berumur 23 tahun dan bekerja di toko boneka. Dari perkenalan itu, berbincang-bincang mengenai dunia komik yang ternyata adalah kesukaan Nindy juga. Di sana mereka bertemu, di sana pula mereka harus berpisah. Ketika waktu memisahkan jarak mereka, dan keharusan Nindy yang wajib pulang ke Indonesia oleh sebab hanya mendapatkan jatah 1 tahun. Pada saat terakhir mereka bertemu, Nindy berkata bahwa ia mencintai Takuya. Begitupun ternyata Takuya juga mencintai Nindy dan memberikan kecupan terakhir di pipi Nindy. Sebelum Nindy kembali ke Indonesia, Takuya mengajak gadis itu berkeliling Kyoto dan mengabadikan momen-momen mereka. Takuya berjanji pada Nindy setelah kuliahnya rampung, ia akan menyusul Nindy ke Indonesia, dan tinggal di kota Bali. Menjadi guru ilustrator komik disana.
Romansa
102.3K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
EGO

EGO

Mae Takata
Sebuah kisah petualangan seorang gadis yang ingin mencari tahu jawaban dari pertayaan besar yang ia pendam bertahun-tahun. Nama lengkapnya Elzora Giandra Oktaviani. Jika rumah adalah surga bagi kebanyakan orang tapi tidak baginya. Ialah mahasiswi semester akhir seorang aktivis dalam organisasi seni. Hidupnya seakan hanya untuk mencintai dunia seni dan travel writer. Darah itu pula yang membawanya berpetualang mencari sosok pelukis "Art Style". Jiwa yang kalut dibawa lari untuk sekedar mengistirahatkan hati dan pikiran. Keras hatinya dalam menerima cinta tercipta sebab sempat kecewa oleh laki-laki yang sering disebutnya sebagai fakboy. Mengubah sosok yang semula hangat menjadi gadis dingin. Pada setiap perjalanannya Elzora dipertemukan oleh banyak hal baru. Takdirpun mempertemukannya dengan laki-laki bernama Morgan dan Fikri, tokoh perwakilan 2 laki-laki yang selama ini berputar dan terpenjara dalam hati dan pikiran penulis. Pada setiap perjalanan Elzora dipertemukan dengan banyak hal tak terduga. Dimulai dari persinggahannya di Surabaya. Dipertemukan dengan Fikri. Berbagai hal manis terjadi. Mulai dari menikmati senja bersama-sama. Dipertemukan dan diselamatkan dalam musibah. Memiliki tujuan perjalanan yang sama, bahkan tidur dalam satu kamar hotel yang sama di Bali. Sama-sama menyukai seni dan meresa sudah satu frekuensi. Namun, pertemuan berujung perpisahan. Di Bali Fikri terpaksa meninggalkan Elzora sebab tuntutan pekerjaan. Setelah membaca sebuah media online dan mendapat info bahwa Bang Danu sudah di Yogyakarta. Dengan uang seadanya Elzora terbang menuju Kota Gudeg. Diperjalanan ia dipertemukan dengan seorang pemuda tampan, rapi, dan ramah. Sesampainya di Yogya, musibah kecopetan menimpanya. Hingga datanglah Morgan, laki-laki yang bertemu dengannya di pesawat. Seorang pengusaha muda tampan yang mengajaknya pulang ke rumah neneknya untuk menginap beberapa hari. Banyak hal yang diceritaknnya. Perlakuan dan perkataan Morgan membuat Elzora nyaman. 5 Tahun kemudian Elzora menempuh pendidikan ke luar negeri dan dipertemukan kembali dengan Fikri.
3.5K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
BARA CINTA TERLARANG

BARA CINTA TERLARANG

Aku, Jessika Widiantoro, mahasiswa semester lima pada fakultas Ekonomi sebuah universitas swasta yang terkenal, anak yatim, ayahku telah meninggal . Ibu tinggal di kota kecil bersama dua adikku yang masih sekolah. Sejak kecil Jeje, nama panggilanku ingin menjadi akuntan. Setiap jenjang sekolah aku mendapat beasiswa. Setelah tamat SMA , aku ingin masuk fakultas ekonomi , ibuku tidak merestui .Dengan memberanikan diri aku mengikuti jalur prestasi Universitas Negeri dan Universitas Swasta. Aku lolos. Masalahnya aku lolos dari jalur prestasi universitas swasta yang terkenal dengan biaya yang tinggi, meskipun hanya iseng-iseng karena tidak dipungut biaya pendaftaran. Aku mengacuhkan permintaan ibu agar membatalkan niatku Berbekal uang hasil jualan kue di kantin sekolah, sejak SD sampai SMA, aku dan Sari berangkat ke ibu kota. Kami tinggal di rumah oomnya Sari, pak Bima adalah dosen pada fakultas ekonomi di mana aku lolos seleksi jalur prestasi. Awalnya semua berjalan lurus-lurus saja, kemudian hidupku berbalik ketika oom Bima memintaku untuk membawa laporan audit untuk temannya. Sejak pertemuan pertama, aku sering ke di apartemen oom Bulus, diminta membuat laporan keuangan pribadinya . Aku menganggap oom Bulus sebagai ayahku, mungkin karena perbedaan usia kami sangat jauh, aku berusia 23 tahun dan dia berusia 45 tahun, sama dengan usia ibuku. Untuk mendapatkan uang bulanan setiap bulan ,Oom Bulus mengikatku dengan “Kontrak teman kencan “ selama tiga tahun. Aku menerimanya karena aku bingung membayar uang semester, membayar sekolah adik-adikku dan biaya kost. Aku mendapat imbalan gaji sebesar lima juta per bulan .Aku menerima kontrak yang diajukan oom Bulus karena item ke lima, yakni No s*ks di antara kita. Oom Bulus mengaku dia hanya staf yang dipercayakan oleh bosnya yang mempunyai perusahaan yang tinggal di luar negeri. Aku percaya saja, karena penampilan biasa-biasa saja, apartemennya juga biasa-biasa saja. Seringnya kami bersama-sama membuat ada getaran-getaran di tubuhku. Oom menawariku wine. Dalam keadaan mabuk aku terjatuh dalam bara cinta terlarang.
Romansa
94.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Saat aku berusia tujuh tahun, wanita cantik yang dibawa pulang oleh ayahku memberiku sekotak mangga. Hari itu, sambil melihatku menyantap mangga dengan lahapnya, ibuku membubuhkan tanda tangannya di atas surat cerai, lalu melompat dari gedung untuk mengakhiri hidupnya. Sejak saat itu, mangga menjadi mimpi burukku seumur hidup. Oleh karena itu, di hari pernikahan kami, aku berkata kepada suamiku, Edwin Faresta, "Kalau suatu saat kamu mau cerai, kasih saja aku buah mangga." Suamiku memelukku tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Namun, sejak saat itu, mangga juga menjadi hal yang tabu bagi dirinya. Pada malam Natal di tahun kelima pernikahan kami, teman masa kecil suamiku meletakkan sebuah mangga di atas meja kerjanya. Hari itu juga, suamiku mengumumkan pemutusan hubungan dengan teman masa kecilnya, Rani Delana dan memecat Rani dari perusahaan. Pada hari itu, aku merasa bahwa dialah pria yang memang sudah ditakdirkan untukku. Hingga setengah tahun kemudian, aku kembali dari luar negeri setelah berhasil menegosiasikan kontrak kerja sama senilai dua triliun. Di pesta perayaan itu, suamiku menyodorkan segelas minuman kepadaku. Setelah aku meminum setengahnya, teman masa kecil suamiku, yaitu wanita yang dulu diusirnya dari perusahaan itu, berdiri di belakangku dan bertanya sambil menyeringai, "Apa jus mangganya enak?" Dengan wajah penuh rasa tidak percaya, aku menoleh ke arah Edwin, suamiku. Namun, Edwin justru menahan tawa dan berkata, "Jangan marah ya. Rani bersikeras memintaku untuk mengerjaimu sedikit." "Aku kan nggak kasih kamu buah mangga. Aku cuma kasih kamu sebotol jus mangga saja." "Lagi pula, menurutku Rani benar. Kamu nggak mau makan mangga itu cuma karena kamu banyak tingkah aja." "Lihat sendiri, 'kan? Tadi kamu meminumnya dengan sangat senang." Wajahku langsung menjadi dingin. Aku mengangkat tangan dan menyiramkan sisa jus mangga itu ke wajah pria itu, lalu berbalik pergi. Ada beberapa hal yang selamanya tidak akan pernah menjadi bahan candaan. Mangga bukan sekadar lelucon dan niatku untuk bercerai juga bukan candaan.
Cerita Pendek · Romansa
11.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
373839404142
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status