Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa
Warnanya pekat, nyaris seperti bayangan yang hidup, menari liar di antara awan, bergerak seperti akar-akar retak di cermin.
Kilau itu menggetarkan dada, seperti ada ribuan jarum listrik yang berlarian di bawah kulit. Setiap kilatan memantul di pupil mata Raven, membuat matanya sejenak tampak hitam seluruhnya—gelap, kelam, tanpa pantulan kehidupan.
Angin mendesir pelan, seperti bisikan maut yang tak sabar menunggu.
“Ini ... bukan petir biasa ...” gumam Raven, napasnya memburu, nyaris tercekat oleh tekanan udara yang mendadak menekan dari segala arah.
Bab Populer