Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Panglima Kalamantra

Panglima Kalamantra

Raven menghunuskan belatinya ke jantung nenek tua itu. Sang nenek sempat berbisik ke telinga Raven sebelum mati. “Kepalamu akan terpenggal oleh seorang iblis bermata merah!” Tak ada tanggapan apa pun dari Raja Ragnart melalui juru bicaranya terkait perbuatan Raven. Artinya, perbuatan Raven disetujui oleh pemimpin misterius itu.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 163 Times as three-eyed raven
Read
+Library
RAHASIA TIGA HATI

RAHASIA TIGA HATI

RAHASIA TIGA HATI - Twin Livia diam menatap langit siang yang mendung dari balik jendela kamarnya. Baru saja dia membaca inbox dari Agatha. Wanita itu mengirimkan pesan via akun sosial medianya, tidak lewat aplikasi pesan.
10459.2K viewsCompletedAdded to Library 14.2K Times as three-eyed raven
Show Reviews (91)
Read
+Library
Alodia Erica Christy
aku di sini kerana mas bre, ML yg di jodoh²kan dengan hilya oleh readers dalam novel "Usai keputusan cerai" gara² mas bre aku rajin buka ruang comment ingin tahu wataknya dari novel mana lol. finally, di chapters 66 author revealed judul novel. thank you author.
Andin Gemoy
Suka dgn cerita ini dan semua karyamu thor ternyata ada byk cerita mu yg lalu lalu blm up disini thor..seperti wanita pemilik rindu... fahri dan annisa... seruni, ambar dan bagas... ditunggu up disini thor
Read All Reviews
Senõrita Sang Vampir Mafia

Senõrita Sang Vampir Mafia

Mencengkram wajah keriput itu dengan ekspresi jijik, pria bertubuh tegap tersebut membiarkan kuku-kukunya memanjang atas keinginannya, mulai menusuk kulit si wanita tua. Erangan tipis terdengar, namun itu mengalun bak melodi indah di telinga Raven. Raven adalah pecinta musik, dan ada tiga musik yang sangat dicintainya : Erangan kesakitan, suara kematian, dan terakhir musik instrumental. "K-Kau takkan mendapatkan apapun walau membunuhku" Mata merah itu kembali berkilat. "Mati"
1.4K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as three-eyed raven
Read
+Library
TRIPLE SEVEN ADVENTURE

TRIPLE SEVEN ADVENTURE

dia hanya melihat sesuatu berbentuk logam persegi kecil, dengan lambang garuda, dan deretan angka timbul 777. "Triple Seven?" desis pemuda itu, hanya di tenggorokan. "Aku tidak mengerti." "Suatu saat kau akan mengerti. Tenang saja, aku akan memberitahumu nanti." Ella memasukkan benda itu dengan gerakan kilat kedalam jaketnya dan kembali melangkah. Tak ada yang bicara lagi. Hanya suara detak detak sepatu mereka teredam menghantam jalan. ***
1.2K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as three-eyed raven
Read
+Library
Sang Penakluk Dua Dunia Dengan Tiga Wanita Cantik Ku!

Sang Penakluk Dua Dunia Dengan Tiga Wanita Cantik Ku!

“Ini tidak mungkin! Bagaimana mereka bisa bergerak tanpa terdeteksi?!” Wang Li hanya dapat menggertakkan gigi. “Sialan…” Saat itulah pria berbaju hitam dengan lambang naga emas melangkah maju. Aura di tubuhnya jauh lebih dalam dari yang lain. Clara menatapnya dengan penuh minat. “Jika tidak salah, dia adalah Jendral Raven... Jendral ke tiga.” Alex mengangguk pelan. Namun melihat antusias Clara, Alex mulai mendesah pelan.
106.5K viewsCompletedAdded to Library 228 Times as three-eyed raven
Read
+Library
PENDEKAR PEWARIS SISTEM

PENDEKAR PEWARIS SISTEM

Bab 33: Duel di Ambang Kematian – Kenta vs. Raven Malam di Lembah Babi semakin larut, tetapi pertempuran belum usai. Di depan gerbang desa, dua sosok berdiri saling berhadapan. Kenta dan Raven. Sementara pertempuran terus berkecamuk di berbagai penjuru, di sinilah pertarungan sesungguhnya terjadi. Raven berdiri tegak, matanya yang merah bersinar dalam gelap. Di tangannya, pedang hitam panjang berdenyut dengan aura kematian, seolah-olah makhluk hidup yang haus darah. Di sisi lain, Kenta menggenggam pedangnya erat-erat, api biru samar masih berkobar di sekeliling tubuhnya. Keduanya tak bergerak. Hanya suara angin malam yang berdesir pelan di antara mereka.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as three-eyed raven
Read
+Library
HELLO HUSBAND {INDONESIA}

HELLO HUSBAND {INDONESIA}

" Teriak Eliana Lim yang mengerang kesakitan dengan tersungkur ke pelukkan Romeo. Salah satu kakinya telah di tembak oleh Raven. "Raven, dengarkan dulu ceritanya!" geram Romeo kepada kembarannya yang hobi main tembak. "Dia wanita ular yang mengincar Pandora heart." "Tidak mungkin,” pekik Romeo yang tidak percaya. Ia menatapi Raven yang masih tetap mengarahkan pistol ke arah Emilia Lim. Zeus berjalan mendekati ketiganya. Ia berdiri di depan Raven dan mengeluarkan satu kotak biru dengan symbol keluarga Van Diora yang terlukis indah di sampul kotak tersebut.
9.7379.3K viewsCompletedAdded to Library 9.5K Times as three-eyed raven
Show Reviews (64)
Read
+Library
Risma Resmiati
boleh dong di lanjutin biar seru aku mau tau kelnjutan si kembar itu,,si kakanya raven pasti meninggal duluan dach karna terlalu cape dengzn sellallu memperdaya wNita hingga sampai pingsan y ampun raven nanti kmanu pasti punya penyakit kelamin dach
Senada
Hay kk, sukses selalu yah, maaf mau numpang promo. bagi kk mana tau ada yang berkenan untuk mampir juga ke cerita aku. "Radit dan Tia" By Senada. berharap banget buat kehadirannya. terimakasih banyak. 🥰🥰🙏
Read All Reviews
Jebakan Ranjang Suami Tampan

Jebakan Ranjang Suami Tampan

“Vi, apa kamu jadi melihat berlian dikeluarkan? “Vivian membaca isi pesan dari Yana tersebut. Seketika sebuah senyum merekah muncul di bibir Vivian. Ia dengan cepat membalas pesan tersebut dan menjawab ‘ya’ ditambah dengan emoticon penuh harap yang melengkapi jawabannya. “Jam tiga siang ya,” gumam Vivian sembari mengetuk-ngetukkan jarinya di atas meja kerjanya karena pukul satu siang hari ini Raven seharusnya pergi keluar untuk menemui klien. Jika seperti biasanya Raven akan membawa dirinya seperti perjanjiannya dengan Raven sebelumnya, maka dia harus ikut bersama dengan Raven. Sebab, salah satu perjanjiannya adalah, dia harus melakukan semua tugasnya selama mencari cara untuk mencuri Black
1036.8K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as three-eyed raven
Read
+Library
Kebangkitan Sang Raja Teknologi

Kebangkitan Sang Raja Teknologi

Tirta yang akhirnya bertanya, suaranya parau, nyaris tak percaya dengan kata-kata Raven. “Karena dia bukan hanya pion Radja,” jawab Raven dengan mantap, matanya menyapu semua wajah yang menatapnya. “Dia adalah pemainnya sendiri. Dia tidak tertarik pada uang receh dari Radja. Dia tertarik pada kita. Pada teknologi kita. Dia tidak ingin menghancurkan mainan barunya.” Tepat saat Raven selesai bicara, suara getar ponselnya memecah udara. Suara itu terdengar asing di tengah kesunyian bunker, membuat semua orang menoleh serempak.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as three-eyed raven
Read
+Library
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Warnanya pekat, nyaris seperti bayangan yang hidup, menari liar di antara awan, bergerak seperti akar-akar retak di cermin. Kilau itu menggetarkan dada, seperti ada ribuan jarum listrik yang berlarian di bawah kulit. Setiap kilatan memantul di pupil mata Raven, membuat matanya sejenak tampak hitam seluruhnya—gelap, kelam, tanpa pantulan kehidupan. Angin mendesir pelan, seperti bisikan maut yang tak sabar menunggu. “Ini ... bukan petir biasa ...” gumam Raven, napasnya memburu, nyaris tercekat oleh tekanan udara yang mendadak menekan dari segala arah.
1053.6K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as three-eyed raven
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status