Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gairah Satu Malam

Gairah Satu Malam

ucapnya lirih nyaris tidak percaya. "Ziiie, aku kangeeen!" Gadis cantik bergaun panjang biru langit itu memeluk Zie erat. "Mey, aku juga kangen kamu." Zie membalas pelukan hangat sahabat lama. Dua tahun tidak bertemu, menumbuhkan kepingan rindu jadi buncahan tidak terbendung.
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 291 kali sebagai tiba tiba kangen mantan
Baca
+Pustaka
Hello, Dr. Jack

Hello, Dr. Jack

tanya Nadine balik menggoda. "Paling ngeselin tuh, ya. Udah pacaran bertahun-tahun, eh nanti bilang, sorry gue dijodohin sama orang tua. Hari gini dijodohin? Kayak cerita di sinetron," sungut Niken. "Liat entar deh, Kak," kata Nadine asal. "Eh, tadi udah lu bales pesannya?" "Ya ampun belom dibales. Lupa gue." Gadis itu menepuk dahi.
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai tiba tiba kangen mantan
Baca
+Pustaka
I REPAY MY HUSBAND'S BETRAYAL

I REPAY MY HUSBAND'S BETRAYAL

“Isn't this the Lambe-Lambe official account?” Lisa's eyes widened in disbelief. “Gosh, girls will become famous in such a ...” Lisa waved her hand with a disgusted look. “Lowly.” *** “Here, aren't you eating?” asked Tania as she shifted her chair. Since Gadis's arrival that morning, Tania had only had a moment to talk. Just to ask how Gadis was and what work she had done after her session in Bandung. With the cheerfulness that Tania recognized from Gadis, she talked a lot about the fun she had with Ransi.
9.679.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai tiba tiba kangen mantan
Baca
+Pustaka
The boy next door

The boy next door

"Tell me something, Gianna,Are you in love with Jayden?" T.B.C
9.832.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai tiba tiba kangen mantan
Baca
+Pustaka
RUINING MY HUSBAND

RUINING MY HUSBAND

she said, laughing. Brandon didn't laugh. That made Tábata feel more uncomfortable. "I'm sorry, I'm very sorry Tabata. I don't have time now. I'm on something more important. I promise to call you later, take care,” he said without waiting for her response. A tear slipped from Tábata's eyes. That phrase was always going to stay with her. “I don't have time now. I'm on something more important.” ******
9.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai tiba tiba kangen mantan
Baca
+Pustaka
Ditipu Mertua dan Suami

Ditipu Mertua dan Suami

"Duh, Tiara, mana betah aku pisah sama kamu. Bisa-bisa setiap Minggu aku balik Indonesia nanti. Boros, dong." "Makanya ditahan aja." "Gayamu, palingan juga kamu bakalan kangen aku, dah terbiasa tiap malam tidur kupeluk." "Nggaklah, aku mah betah." "Oke, nanti buktikan, ya. Betah betahan. Siapa yang kangen duluan." "Palingan Mas Putra yang kalah." "Jangan sok yakin begitu. Kualat lho." . . .
822.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 516 kali sebagai tiba tiba kangen mantan
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status