Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
เฝ้า(รอ)รัก [Mpreg]

เฝ้า(รอ)รัก [Mpreg]

ไม่ได้สนใจเพราะไม่รู้จัก ไม่ได้คิดจะรักเพราะไม่อยากมีพันธะ แต่....นั่นมันอดีตไปแล้ว เพราะนายกับลูกเปลี่ยนทุกอย่างที่เคยเป็นฉัน
วาย
709 DibacaTamat
Baca
Tambahkan
PWP/คุณหนูอย่าอ่อย เดี๋ยวเดินไม่ไหวนะ3P|ชช

PWP/คุณหนูอย่าอ่อย เดี๋ยวเดินไม่ไหวนะ3P|ชช

คุณหนูอย่าอ่อย… เดี๋ยวเดินไม่ไหวนะ เมื่อ “คุณหนู” สุดน่ารัก ไม่ได้ใสอย่างที่เห็น กับบอดี้การ์ดสองหนุ่มที่พร้อม “ดูแล” แบบถึงใจ 3P จัดเต็ม ไม่มีพัก ไม่มีแผ่ว
LGBTQ+
188 DibacaTamat
Baca
Tambahkan
รักนี้...ไม่จำกัดนิยาม

รักนี้...ไม่จำกัดนิยาม

คำว่ารัก...ไม่ควรจำกัดไว้แค่คำว่าเพศ เพราะโลกใบนี้ไม่มีใครเลือกเกิดได้ แต่ทุกคนเลือกที่จะเป็นได้ เหมือนกับเขาสองคน ที่คิดว่า ความรักคือสิ่งที่สวยงามยิ่งกว่าสิ่งใด
LGBTQ+
882 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
พี่ติวเตอร์ครับ...ช่วยสอนผมหน่อยนะครับ[PWP]

พี่ติวเตอร์ครับ...ช่วยสอนผมหน่อยนะครับ[PWP]

“พี่ช่วยติวฟิสิกส์ให้ผมหน่อยนะครับ ถ้าพี่ไม่สอนผม เทอมนี้น้องยีสต์ร่วงแน่” “ถ้าจะให้ติวแล้วมีอะไรมาแลกล่ะ” “พี่อยากได้อะไรน้องยีสต์ ยอมทุกอย่างเลยครับ” พี่ฟาร์ [ปี 4] & น้องยีสต์ [ปี 2] คนพี่เนิร์ด & คนน้องไร้เดียงสา คนน้องกำลังจะสอบตก & คนพี่ช่วยติวน้องที “ถ้าให้พี่ติว มีอะไรมาแลกเปลี่ยนล่ะ”
วาย
1.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Mencintai Dalam Luka

Mencintai Dalam Luka

Orang-orang bilang aku sudah menemani Clayton selama lima tahun dan mencintainya dengan sangat dalam. Di tepi bendungan, dia melempar tasku ke dalam air dengan santai . Sambil bercanda dia berkata, "Kalau Vanessa berani melompat dan mengambilkan tas itu untukku, aku akan memberinya status." Dia tidak menyangka, aku benar-benar melompat ke air. Saat itu, matanya menunjukkan kepanikan yang jarang terlihat dalam sekejap. Setelah itu, aku berenang kembali ke tepi bendungan. Pahaku penuh darah dan di telapak tanganku ada gelang yang patah. Gelang itu adalah pemberian dari Clayton ....
Baca
Tambahkan
Hanya Karena Sebuah Rumah

Hanya Karena Sebuah Rumah

Sudah lima tahun menikah, tiba-tiba cinta pertama suamiku mengunggah foto sertifikat rumah di instagram. Dia menulis, "Terima kasih Kak Boni sudah memindahkan kepemilikan rumah ini untukku." Aku terkejut melihat alamat di sertifikat itu adalah rumah kami, jadi aku memberikan komentar, "?" Tak lama kemudian, suamiku langsung meneleponku dengan nada marah, "Dia itu ibu tunggal, kasihan sekali. Aku hanya memindahkan kepemilikan rumah supaya anaknya bisa lebih mudah untuk daftar sekolah nantinya. Itu nggak akan mengganggu tempat tinggal kita!" "Kenapa kamu nggak punya hati nurani? Masa nggak bisa sedikit bersimpati?" Di balik telepon, terdengar suara tangisan lembut dari cinta pertamanya. Setengah jam kemudian, cinta pertamanya mengunggah lagi, kali ini menandai aku di unggahannya. Dia memamerkan sebuah mobil mewah seharga dua miliar, lengkap dengan catatan, "Dibayar lunas, seperti kata pepatah, pria yang mencintaimu akan rela menghabiskan uang untukmu." Aku tahu itu hadiah dari suamiku untuk menenangkannya. Tapi kali ini, aku sudah memutuskan untuk bercerai. Bukankah hanya memberinya sertifikat rumah?
Cerita Pendek · Romansa
13.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Suamiku Menuduhku Selingkuh

Suamiku Menuduhku Selingkuh

Aku baru saja duduk dan bersulang dengan temanku, tiba-tiba meja di depan kami dihantam hingga terbalik. Segerombolan orang mengelilingi kami sambil membawa ponsel, menunjuk-nunjuk dan berkomentar sinis. "Dasar nggak tahu malu, suaminya bekerja keras di rumah, kamu malah bersenang-senang di luar?" "Dasar pelakor! Kami harus menghajarmu hari ini!" "Masih melotot? Mau menakut-nakuti siapa? Hancurkan saja semuanya! KIta harus membela keadilan!" Segerombolan orang itu seperti orang gila, menghancurkan semua yang bisa dihancurkan. Bahkan ada yang mengambil kursi dan memukul kepala temanku hingga berdarah. Aku melindungi temanku di belakang, mengambil ponsel untuk menghubungi polisi dan memberitahu pengacaraku. "Kalau Ben mau main kasar, langsung urus saja proses cerainya. Jangan biarkan dia dapat sepeser pun."
Baca
Tambahkan
Kata Cinta Membuat Sakit Hati

Kata Cinta Membuat Sakit Hati

Aku sedang hamil empat bulan, tetapi suamiku yang seorang dokter membatalkan janjinya sebanyak 16 kali untuk kami mengurus surat nikah. Pertama kali, perawat kecilnya pingsan karena melihat darah saat operasi. Aku menunggunya seharian di depan Kantor Catatan Sipil. Kedua kalinya, begitu perawat kecilnya menelepon, dia meninggalkanku di jembatan layang, hanya untuk membelikan pembalut untuk si perawat kecil. Setelah itu, setiap kali kami berencana untuk mengurus surat nikah, perawat kecilnya selalu saja membuat masalah. Terakhir kali, aku mendengar suamiku sedang sakit. Aku bergegas datang ke rumah sakit di tengah hujan deras, tetapi ternyata yang sakit adalah si perawat kecilnya. Pria itu menjaga perawat kecilnya di samping tempat tidur tanpa beranjak sedikit pun, berbohong padaku tanpa perubahan ekspresi lewat telepon. Pada saat itu, aku mulai membenci pria itu. Aku dengan tegas menggugurkan kandungan, lalu pergi. Namun, pria itu malah mengejarku hingga ke luar negeri, meminta maaf padaku.
Cerita Pendek · Romansa
14.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Kelahiran yang Menghancurkan

Kelahiran yang Menghancurkan

Saat usia kehamilanku sembilan bulan, aku sudah ada di penghujung masa kehamilan, tubuhku terasa berat dengan bayi yang bisa lahir kapan saja. Tapi suamiku, Alexander Santoso, wakil kepala keluarga, justru mengurungku. Dia menahanku di sebuah ruang medis bawah tanah yang dingin dan steril, lalu menyuntikkan obat penahan kontraksi. Saat aku berteriak kesakitan, dia menatapku dengan dingin dan berkata aku harus menahannya. Karena pada saat yang sama, istri almarhum kakaknya, Elisa juga diperkirakan akan melahirkan. Sebuah sumpah darah yang pernah dia buat dengan mendiang kakaknya menyatakan bahwa anak laki-laki sulung akan mewarisi wilayah keluarga di Teluk Barat Jaya yang begitu menguntungkan. "Warisan itu milik anak Elisa," katanya. "Davin sudah tiada, dia benar-benar sendirian dan tak punya apa-apa. Seluruh cintaku tetap untukmu, Alana. Aku hanya butuh dia melahirkan dengan selamat. Setelah itu, barulah giliranmu." Obat itu membuat tubuhku terus-menerus tersiksa. Aku memohon padanya untuk membawaku ke rumah sakit. Dia justru mencekik leherku, memaksaku menatap mata dinginnya. "Berhenti berpura-pura! Aku tahu kau baik-baik saja. Kau cuma berusaha merebut warisan itu." "Untuk mendahului Elisa, kau rela melakukan apa saja." Wajahku pucat, tubuhku bergetar hebat. Dengan sisa tenaga, aku berbisik lirih, "Bayinya akan lahir... aku tidak peduli soal warisan. Aku hanya mencintaimu, dan aku ingin anak kita lahir dengan selamat!" Dia mencibir. "Kalau kau memang sesuci itu, kalau kau benar mencintaiku, kau tak akan pernah memaksa Elisa menandatangani perjanjian pranikah yang membuat anaknya kehilangan hak warisan." "Jangan khawatir, aku akan kembali padamu setelah dia melahirkan. Bagaimanapun, kau mengandung darah dagingku." Sepanjang malam, dia berjaga di depan ruang bersalin Elisa. Baru setelah melihat bayi itu di pelukan Elisa, dia teringat padaku. Dia akhirnya menyuruh tangan kanannya, Raka untuk membebaskanku. Tapi ketika Raka menelepon, suaranya gemetar. "Bos... nyonya dan bayinya... mereka sudah tidak ada." Di saat itu juga, Alexander hancur.
Cerita Pendek · Mafia
56.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Ditinggal 17 Kali, Kini Aku Pemimpin Mafia

Ditinggal 17 Kali, Kini Aku Pemimpin Mafia

Malam sebelum pernikahan yang ke-17, suamiku, yang seorang mafia, berjanji kali ini pernikahan kami akan tenang tanpa gangguan. "Merry, kali ini aku janji," katanya dengan sungguh-sungguh. "Aku sudah bilang pada Agnes, besok, sekali pun langit runtuh, dia harus menanggungnya sendiri." Kandunganku sudah memasuki bulan kelima. Aku dan Lewis sudah bersama selama tiga tahun. Kini, aku hamil lima bulan, tetapi belum pernah sekali pun kami berhasil menggelar pernikahan. Sebab sebelumnya, dia sudah membatalkan pernikahan kami sebanyak enam belas kali. Setiap kali itu terjadi, alasannya selalu sama, yaitu karena adik angkatnya, Agnes. Pertama, katanya demam. Aku menemaninya semalaman di rumah sakit tanpa sempat ganti gaun pengantin, yang ternyata Agnes hanya flu ringan. Kedua, katanya sakit jantung. Lewis langsung pergi meninggalkanku, padahal sebenarnya dia sedang asyik mengobrol bersama teman-temannya sambil minum teh. Ketiga, katanya takut petir. Lewis meninggalkanku di tengah sumpah pernikahan, membiarkanku berdiri sendirian di depan para tamu. Namun, kali ini berbeda. Tiga hari lalu, aku menerima sepucuk surat dari Vireka Utara. Ayahku, kepala Keluarga Damian, secara pribadi mengirim undangan agar aku pulang. Jika kali ini Lewis masih memilih pergi demi Agnes, maka aku akan menghilang untuk selamanya.
Cerita Pendek · Mafia
5.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
3637383940
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status