Chapter: 107Mata Caeoline dan Deborah mengarah ke Cassandra. "Oke kali ini aku yang bertanya, Cass apa ada lelaki yang sedang dekat denganmu? Jujur apa tantangan?" "Tantangan!" Jawab Cassandra cepat. "Waah, kenapa nih gak mau jujur?" Deborah menatap Cassandra penuh curiga. "Pengen aja, ayo apa nih tantangannya?" Caroline berpikir sejenak. "Keliling komplek 5 kali." "Yang bener aja Line, 5 kali? banyak amat." "Hayoo mau tantangan apa jujur aja?" Goda Deborah. "Ya sudah, ayo aku akan lari." Mereka bertiga memakai jaket lalu keluar rumah untuk melihat Cassandra lari keliling komplek. Di kompek perumahan Cassandra suasana cukup lenggang tak banyak orang lalu lalang di jam malam begini, padahal masih jam 7 malam. Cassandra berlari santai dengan sorakan semangat dari Caroline dan Deborah. "Hah hah hah hah hah." Cassandra membungkuk memegangi lututnya dengan nafas ngos ngosan. "Air, aiir aku butuh air." Deborah menyodorkan sebotol air mineral yang langsung tandas di tenggak C
Last Updated: 2026-04-03
Chapter: 106Di kampus Caroline terus menghindari Jason, saat di kelas Caroline berkali - kali membuang muka saat tak sengaja bertatapan dengan Jason. klung [Miss, kenapa memghindariku?] Caroline mengabaikan pesan itu. [Kenapa tidak balas?]Caroline terus berjalan menuju ruangan dosen, dia mengabaikan pesan Jason.Saat berada di tikungan, antara kantor dan koridor yang menuju ke arah kantin, Caroline merasa terkejut saat tangannya di tarik kesudut yang sepi."Miss!" Bisik Jason tepat di telinga Caroline, tubuhnya berada di antara Jason dan tembok.Jantung Caroline berdegub kencang, tubuhnya terasa gerah. Nafas Jason yang hangat menyapu wajahnya."Lepas Jas, gimana kalau ada yang melihat?""Biarkan saja, kita tidak sedang melanggar hukum." Jason makin merapatkan tubuhnya, memhimpit tubuh mungil Caroline.Caroline memalingkan wajahnya, tak ingin menatap Jason."Jika butuh bantuan, panggil saja aku. Aku akan selalu membantumu.""Apa maksudmu?""Ini maksud ku!" Jason memgangkat dagu Caroline dan
Last Updated: 2026-02-26
Chapter: 105"Jaaas.." Panggil Caroline lirih. Jason makin rakus menjilatt dan menhisap payudaranya, Badan Caroline bergetar gairahnya memuncak. Logikanyapun menghilang. Jason terus menikmati payudara dosennya itu, tangan kirinya merayap kebagian bawah tubuh Caroline. Menyibak rok pendeknya dan mulai mengelus vagina yang masih tertutup celana dalam. "Eehm auh, Jass." Mulut Jason terus melumat payudara sedangkan tangan kirinya mulai mencoba menarik lepas celana dalam, dan menekan jari tengahnya ke dalam vagina Caroline. "Aaah Jaaas, ehhm." "Kamu sangat basah dan hangat." Bisik Jason di telinga Caroline. Jason menarik kaki Caroline lalu membukanya lebih lebar, wajahnya mendekat dan mulai menjilati bukit itu, membuat Caroline menggelinjang tak karuan. Tangan sebelah kanan nya menyentuh rambut Jason dan tangan kirinya meremas payudaranya. "Aah aaah aaah, Jasooon. Jasoooon." Rintihnya, Mendengar namanya terus di sebut Jason makin beringas menjilati vagina Caroline, jari tengahnya bergan
Last Updated: 2026-02-12
Chapter: 104Saat tamu bulanannya hampir datang, Caroline merasa tubuhnya gampang sekali terangsang. Karena itu dia tidak ingin berada dekat - dekat dengan pria.Seperti malam ini, vaginanya dan payudaranya mulai terasa gatal. Dengan gelisah Caroline membolak balikkan tubuhnya merasa tidak nyaman berbaring.Tangannya mengusap dada dan vaginanya berulang namun rasa gatal makin parah. Dia lalu berdiri dan masuk kedalam kamar mandi.Di dalam kamar mandi Caroline membuka seluruh pakaiannya dan mengguyur tubuhnya dengan air dingin. Setelah beberapa menit di bawah sower, badannya mulai menggigil. Ini cukup efektif meredakan rasa gatal. Dengan handuk dia keringkan tubuhnya dan kembali berpakaian. Setelahnya Caroline mencoba untuk tidur lagi. Namun rasa gatal yang tidak nyaman itu datang lagi. Caroline bangkit lagi menuju kamar mandi."Miss? ada apa kamu mondar mandir kamar mandi?" Jason bangun dan duduk memandang Caroline yang sudah berada di depan pintu kamar mandi."Tidak hanya mules." Caroline langs
Last Updated: 2026-02-08
Chapter: 103"Tidak bekerja di rumah sakit?" "Iya, mama Jason bekerja di perusahaan Timberlake sedangkan papa Jason bekerja di perusahaan Timberlake luar negeri." "Oh ya? apa mamanya Jason sodara dokter Marco satu - satunya?""Ya, kami dua bersaudara. Dia kakak yang baik.""Apa dokter sering bertemu dengan mama Jason?""Hanya hari - hari besar saja. Kami sibuk dengan pekerjaan masing - masing. Jadi jarang sekali bertemu, namun kami masih sering bertelepon." "Lalu gimana dengan kehidupanmu?" Tanya dokter Marco. "Tak banyak yang bisa ku ceritakan." Jawab Cassandra agak malu. "Kamu gadis yang hebat, di usia muda sudah jadi dosen." "Biasa saja, aku hanya dosen baru di kampus. Aku baru lulus S2 tahun lalu." "Kamu mengajar mata kuliah apa?" "Matematika." Jawab Cassandra tersenyum lebar. "Waah, kamu pasti pintar. Tak banyak gadis cantik yang menyukai ilmu pasti." "Dokter terlalu memuji." "Sepertinya seru, apa yang kalian obrolkan?" Dari arah pintu suara Caroline terdengar, membuat
Last Updated: 2026-02-05
Chapter: 102"Jas, aku akan pulang mandi dan berganti baju lalu kembali ke rumah sakit." Ucap Caroline saa makanan mereka datang. "Mau aku antar?" "Ya." Mereka makan dalam diam, tenggelam dengan pikiran masing - masing. Setelah makan, Caroline pulang dan mandi lalu mengemas barang - barangnya karena malam ini akan menginap di rumah sakit. "Sudah siap?" "Ya ayo kita pergi." Jason mengambil tas besar dari tangan Caroline dan membawanya masuk kedalam mobil. "J, kamu sudah datang." "Iya paman." Saat memasuki kamar Cassandra, dokter Marco sedang memeriksa kondisinya. "Satu jam lagi akan di laksanakan operasi, apa kamu sudah puasa?" Cassandra mengangguk. "Baiklah, istirahat dulu ya. Satu ajam lagi perawat akan membawamu keruang operasi." "Baik dok, terima kasih." Caroline duduk di samping ranjang Cassandra. "Maaf ya Cas, kamu lama ya nunggu aku datang? pasti bosan banget." "Nggak kok, dokter Marco menemaniku mengobrol. Orangnya cukup ramah." "Syukurlah kalau begitu. Apa yang in
Last Updated: 2026-01-29