author-banner
analisis.mataair
Author

Novels by analisis.mataair

Kesandung Cinta Tuan Mafia

Kesandung Cinta Tuan Mafia

Setelah ayah nya meninggal, keluarga satu-satunya yang dimiliki oleh Aluna. Kini hidupnya harus terjebak dalam pernikahan balas budi yang tidak bisa Aluna tolak, meskipun tidak ada cinta namun itu adalah wasiat terakhir dari sang ayah. Sehingga mau tidak mau akhirnya Aluna menyerahkan sisa hidup nya untuk menjadi istri dari seorang pengusaha yang sombong dan kejam. Yang paling tersiksa bagi Aluna, ketika dirinya tau jika yang menikahinya adalah seorang duda yang masih tersesat dalam cinta masa lalunya (istrinya) yang sudah meninggal. Hal itu tentunya membuat hari-hari yang Aluna lalui menjadi semakin berat. Tidak hanya berjuang dengan perasaan nya sendiri, namun juga harus berjuang mencairkan hati sang suami. Apakah Aluna pada akhirnya berhasil menjadi perempuan satu-satunya? ataukah justru ia menyerah pada keadaan?
Read
Chapter: 120
Mas aku bawakan bekal untuk mu sarapan, kenapa tadi tidak sarapan dulu di rumah?" kata Aluna yang mengabaikan tatapan dingin Tuan Kenzo. "Aku sibuk, dan sudah sarapan tadi di mobil. Lebih baik kamu bawa pulang kembali saja makanan itu!" Jawab Tuan Kenzo tegas tanpa mempedulikan perasaan dan perubahan raut wajah Aluna yang tiba-tiba berubah. "Sarapan apa di mobil mas?" Tanya Aluna yang masih tak ingin menyerah. "Sandwich, Rangga yang membelinya." Jawab Tuan Kenzo dengan santainya. Sedangkan nama yang tiba-tiba terseret itu pun sedikit terkejut juga panik berada di antara drama rumah tangga Tuan nya. "Ya sayang sekali, padahal aku sudah memasakkan nya untuk mu dan bela-belain datang supaya kita bisa makan bersama." Jelas Aluna yang tampak sedikit kecewa dengan jawaban Tuan Kenzo, meskipun begitu tidak membuat Tuan Kenzo merasa iba. "Aku tidak memintamu untuk masak dan mengantarkan nya ke kantor. Lebih baik sekarang kamu bawa kembali makanan mu itu dan segera kembali ke man
Last Updated: 2026-10-11
Chapter: 119
Mas aku bawakan bekal untuk mu sarapan, kenapa tadi tidak sarapan dulu di rumah?" kata Aluna yang mengabaikan tatapan dingin Tuan Kenzo. "Aku sibuk, dan sudah sarapan tadi di mobil. Lebih baik kamu bawa pulang kembali saja makanan itu!" Jawab Tuan Kenzo tegas tanpa mempedulikan perasaan dan perubahan raut wajah Aluna yang tiba-tiba berubah. "Sarapan apa di mobil mas?" Tanya Aluna yang masih tak ingin menyerah. "Sandwich, Rangga yang membelinya." Jawab Tuan Kenzo dengan santainya. Sedangkan nama yang tiba-tiba terseret itu pun sedikit terkejut juga panik berada di antara drama rumah tangga Tuan nya. "Ya sayang sekali, padahal aku sudah memasakkan nya untuk mu dan bela-belain datang supaya kita bisa makan bersama." Jelas Aluna yang tampak sedikit kecewa dengan jawaban Tuan Kenzo, meskipun begitu tidak membuat Tuan Kenzo merasa iba. "Aku tidak memintamu untuk masak dan mengantarkan nya ke kantor. Lebih baik sekarang kamu bawa kembali makanan mu itu dan segera kembali ke man
Last Updated: 2026-10-10
Chapter: 118
Mas aku bawakan bekal untuk mu sarapan, kenapa tadi tidak sarapan dulu di rumah?" kata Aluna yang mengabaikan tatapan dingin Tuan Kenzo. "Aku sibuk, dan sudah sarapan tadi di mobil. Lebih baik kamu bawa pulang kembali saja makanan itu!" Jawab Tuan Kenzo tegas tanpa mempedulikan perasaan dan perubahan raut wajah Aluna yang tiba-tiba berubah. "Sarapan apa di mobil mas?" Tanya Aluna yang masih tak ingin menyerah. "Sandwich, Rangga yang membelinya." Jawab Tuan Kenzo dengan santainya. Sedangkan nama yang tiba-tiba terseret itu pun sedikit terkejut juga panik berada di antara drama rumah tangga Tuan nya. "Ya sayang sekali, padahal aku sudah memasakkan nya untuk mu dan bela-belain datang supaya kita bisa makan bersama." Jelas Aluna yang tampak sedikit kecewa dengan jawaban Tuan Kenzo, meskipun begitu tidak membuat Tuan Kenzo merasa iba. "Aku tidak memintamu untuk masak dan mengantarkan nya ke kantor. Lebih baik sekarang kamu bawa kembali makanan mu itu dan segera kembali ke man
Last Updated: 2026-10-09
Chapter: 117
Mas aku bawakan bekal untuk mu sarapan, kenapa tadi tidak sarapan dulu di rumah?" kata Aluna yang mengabaikan tatapan dingin Tuan Kenzo. "Aku sibuk, dan sudah sarapan tadi di mobil. Lebih baik kamu bawa pulang kembali saja makanan itu!" Jawab Tuan Kenzo tegas tanpa mempedulikan perasaan dan perubahan raut wajah Aluna yang tiba-tiba berubah. "Sarapan apa di mobil mas?" Tanya Aluna yang masih tak ingin menyerah. "Sandwich, Rangga yang membelinya." Jawab Tuan Kenzo dengan santainya. Sedangkan nama yang tiba-tiba terseret itu pun sedikit terkejut juga panik berada di antara drama rumah tangga Tuan nya. "Ya sayang sekali, padahal aku sudah memasakkan nya untuk mu dan bela-belain datang supaya kita bisa makan bersama." Jelas Aluna yang tampak sedikit kecewa dengan jawaban Tuan Kenzo, meskipun begitu tidak membuat Tuan Kenzo merasa iba. "Aku tidak memintamu untuk masak dan mengantarkan nya ke kantor. Lebih baik sekarang kamu bawa kembali makanan mu itu dan segera kembali ke man
Last Updated: 2026-10-08
Chapter: 116
"Kita mau kemana Tuan?" Tanya Aluna yang merasa keheranan saat kuda yang di tungganginya itu mulai keluar dari area berkuda tempatnya berkeliling tadi. "Kenapa tidak panggil "Mas" Lagi?" Kata Tuan Kenzo yang justru berbalik bertanya pada Aluna, bukan nya menjawab pertanyaan Aluna sebelum nya. Aluna sendiri sampai merasa malas mendengar pertanyaan Tuan Kenzo tadi, bahkan dia sampai memutar bola matanya dengan malas tanpa sepengetahuan Tuan Kenzo. "Lupa." jawab Aluna singkat dan benar-benar malas dibuat nya. "Sekarang?" tanya Tuan Kenzo kembali, seolah benar-benar mengejar jawaban dari Aluna. "Huhf... " Aluna membuang nafasnya dengan berat, merasa muak dengan pertanyaan tak bermutu Tuan Kenzo. "Mas Kenzo sayang, kita mau ke mana?" tanya Aluna kembali dengan nada yang di buat-buat selembut mungkin dan dengan senyum yang di paksakan mengembang. Tepat di saat itu juga dia membalikkan kepalanya menghadap ke arah Tuan Kenzo sehingga keduanya sempat saling tatap sebelum akhirnya
Last Updated: 2026-10-07
Chapter: 115
Mas aku bawakan bekal untuk mu sarapan, kenapa tadi tidak sarapan dulu di rumah?" kata Aluna yang mengabaikan tatapan dingin Tuan Kenzo. "Aku sibuk, dan sudah sarapan tadi di mobil. Lebih baik kamu bawa pulang kembali saja makanan itu!" Jawab Tuan Kenzo tegas tanpa mempedulikan perasaan dan perubahan raut wajah Aluna yang tiba-tiba berubah. "Sarapan apa di mobil mas?" Tanya Aluna yang masih tak ingin menyerah. "Sandwich, Rangga yang membelinya." Jawab Tuan Kenzo dengan santainya. Sedangkan nama yang tiba-tiba terseret itu pun sedikit terkejut juga panik berada di antara drama rumah tangga Tuan nya. "Ya sayang sekali, padahal aku sudah memasakkan nya untuk mu dan bela-belain datang supaya kita bisa makan bersama." Jelas Aluna yang tampak sedikit kecewa dengan jawaban Tuan Kenzo, meskipun begitu tidak membuat Tuan Kenzo merasa iba. "Aku tidak memintamu untuk masak dan mengantarkan nya ke kantor. Lebih baik sekarang kamu bawa kembali makanan mu itu dan segera kembali ke man
Last Updated: 2026-10-06
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status